Suprapto Suprapto
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Elektrolisis Larutan Garam Grosok dengan Merkuri dan Polivinil Asetal Komersial (Kanebo) Sebagai Pemisah Anolit Katolit : Perbandingan Kadar Natrium Mike Natalia Kristanti; Suprapto Suprapto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.158 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3730

Abstract

Elektrolisis larutan garam grosok dengan merkuri dan polivinil asetal komersial (kanebo) sebagai pemisah anolit katolit telah diteliti. Dalam penelitian ini digunakan larutan garam 35% dengan variasi beda potensial 8 V, 10 V dan 12 V. Proses elektrolisis dilakukan selama 180 menit. Larutan hasil elektrolisis kemudian dianalisis dengan menggunakan Inductively Coupled Plasma-Atomic Emission Spectroscopy (ICP-AES). Berdasarkan hasil elektrolisis diketahui bahwa produksi natrium dengan elektrolisis menggunakan penyekat polivinil asetal komersial (kanebo) menghasilkan kadar natrium yang lebih banyak yaitu 44% sampai 48% dibandingkan dengan elektrolisis menggunakan sel merkuri. Pada elektrolisis larutan garam 35% selama 180 menit pada beda potensial 12 V, elektrolisis menggunakan kanebo menghasilkan kadar natrium sebesar 45,94% sedangkan merkuri sebesar 0,99%.
PENENTUAN TIMBAL (Pb), KADMIUM (Cd) DAN TEMBAGA (Cu) DALAM NUGGET IKAN GABUS (Channa striata) - RUMPUT LAUT (Eucheuma spinosum) Anik Fathimatuz Zahro; Suprapto Suprapto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2109.173 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.9569

Abstract

Penentuan timbal (Pb), kadmium (Cd) dan tembaga (Cu) dalam nugget ikan gabus (Channa striata)-rumput laut (Eucheuma spinosum) telah dilakukan. Nugget ikanĀ  dengan rumput laut sebagai bahan pengikat ini dianalisis kadar Pb, Cd dan Cu dengan menggunakan Flame Atomic Absorption Spectrophotometry (FAAS). Semua sampel dipreparasi dengan destruksi basah menggunakan campuran asam HNO3:H2O2 perbandingan 6:2. Hasil rata-rata kadar Pb dalam nugget ikan rumput laut tidak melebihi batas yang disyaratkan oleh SNI 7758:2013 yaitu 0,3 mg/kg dan pada kadar Cu dalam nugget ikan rumput laut tidak melebihi batas yang disyaratkan oleh Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan No. 03725/B/SK/VII/1989 yaitu kisaran 0,1 mg/kg - 150 mg/kg. Sedangkan pada Cd melebihi sedikit menurut SNI 7758:2013 pada batas 0,1 mg/kg.
Pemisahan Mangan Dioksida (MnO2) Dari Limbah Pasta Baterai dengan Metode Elektrolisis Muhammad Iman Hidayat; Suprapto Suprapto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.176 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan mangan dioksida (MnO2) dari limbah pasta baterai dengan metode elektrolisis. Limbah pasta baterai didapatkan dari pasta baterai bekas. Pasta dikarakterisasi menggunakan XRF dan didapatkan komposisi terbesar adalah MnO 60%. Pasta dilindih dengan variasi asam sulfat (H2SO4) 1 M, 2 M, dan 4 M dan reduktor asam oksalat (H2C2O4) 0,8 M pada suhu 700C Variasi waktu pelindihan ini adalah 20, 40, dan 60 menit. Kandungan Mn dalam larutan hasil pelindihan dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Didapatkan kandungan terbesar Mn pada konsentrasi 4 M selama 60 menit sebesar 29,43%. Pemisahan MnO2 dengan metode elektrolisis dari larutan hasil pelindihan dilakukan dengan variasi tegangan 1, 3, dan 5 Volt dan variasi waktu 20, 40, dan 60 menit. Endapan yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan XRD. Difraktogram XRD menunjukkan senyawa MnO2 dalam bentuk groutelit dan manganit. Endapan terbesar dihasilkan pada tegangan 5 Volt selama 60 menit sebesar 0,1559 gram.