Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Virtual Tour Wisata Lembah Mbencirang sebagai Media Promosi Online yang Interaktif dan Imersif untuk Upaya Percepatan Pemulihan Pariwisata Okta Putra Setio Ardianto; Thomas Ari Kristianto; Anggra Ayu Rucitra; Caesario Ari Budianto; Arfan Fahmi; Deti Rahmawati
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2365.511 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.130

Abstract

Pengembangan Pariwisata merupakan salah satu cara untuk mewujudkan perputaran ekonomi di suatu daerah. Mojokerto merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki sejumlah objek wisata. Wisata Lembah Mbencirang merupakan wisata yang masih membutuhkan pengembangan, namun semenjak COVID-19 melanda Indonesia pariwisata ini mengalami penurunan jumlah wisatawan sehingga perputaran ekonomi di kawasan lembah mbencirang menjadi terhambat. Pengembangan media virtual imesif online berupa Virtual Tour untuk Lembah Mbencirang dilakukan dapat dilakukan dengan tiga tahapan besar yaitu observasi, produksi dan pengembangan rancang bangun Virtual Tour untuk membantu upaya promosi Lembah Mbencirang melalui tools promosi yang kekinian berbasis sistem yang interaktif dan imersif serta menjangkau pasar yang lebih luas karena berbasis online. Pada tahap pengembangan diterapkan konsep Community Based Tourism dengan melibatkan BumDES Gajah Mada dan masyarakat Desa Kebontunggul sebagai pihak yang menyuplai materi promosi. Dari kegiatan ini Lembah Mbencirang diharapkan tetap dapat berpromosi dengan delivery yang apik dan menjangkau pasar yang lebih luas lagi selama pandemi COVID19 belum mereda sehingga dapat dikenal serta pada saatnya pariwisata mulai dibuka akan lebih banyak calon pengunjung yang telah mengenal sehingga akan lebih banyak berkunjung ke Lembah Mbencirang.
Rancang Bangun Lemari Disinfektan APD Berbasis UV-C untuk Puskesmas Caesario Ari Budianto; Okta Putra Setio Ardianto; Mahendra Wardhana; Thomas Ari Kristianto; Anggra Ayu Rucitra; Ailsashofa Alfadhila; Zahra Ayudhia Pawestri
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10191.565 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.139

Abstract

Pandemi COVID19 yang disebabkan oleh virus corona jenis baru menjadi tantangan berat bagi pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ketiga yaitu mewujudkan kehidupan sehat dan sejahatera. Pandemi telah menghantam seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia yang pada pertengahan tahun 2021 telah mencapai gelombang kedua yang memberikan tekanan luar biasa pada sistem kesehatan. Karena disebabkan virus baru yang terus bermutasi sehingga membuat kolaborasi berbagai disiplin ilmu dan teknologi oleh masyarakat dunia untuk melawan COVID-19 menjadi mendesak dan penting untuk dilakukan. Pada tulisan ini dibahas program pengabdian kepada masyarakat berupa upaya penanggulangan penyebaran pandemi dengan pengembangan rancang bangun lemari desinfeksi berbasis UVC yang digunakan untuk mensterilkan Alat Perlindungan Diri (APD) untuk tenaga kesehatan di puskesmas. Metode yang digunakan dalam rangkaian kegiatan rancang bangun adalah design thinking yang mengembangkan rancangan dari ide hingga evalasi purwarupa yang telah dibuat serta digunakan pada puskesmas mitra. Dari serangkaian kegiatan pengembangan lemari desinfeksi didapat desain dan purwarupa yang telah digunakan oleh naracoba. Evaluasi desain diambil dari pengamatan dan data dari naracoba sehingga menghasilkan masukan pengembangan di masa depan terkait faktor usability, functionality, solvabilty dan design elements.
Redesain Interior Surabaya Square sebagai Upaya Meningkatkan Pemasaran Produk Usaha Mikro Binaan Pemerintah Kota Surabaya Okta Putra Setio Ardianto; Thomas Ari Kristianto; Caesario Ari Budianto; Prasetyo Wahyudie; Aria Wenny Anggraita; Farida Fitrianing Arum
Sewagati Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1031.551 KB)

Abstract

Usaha Mikro berperan strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Bahkan Usaha Mikro terbukti mampu bertahan lebih baik menghadapi krisis ekonomi nasional dibandingkan perusahaan-perusahaan skala besar. Surabaya sebagai metropolitan kedua di Indonesia memiliki potensi pengembangan Usaha Mikro yang besar. Dengan jumlah populasi mencapai 3 juta penduduk pada tahun 2017, pengembangan Usaha Mikro mempunyai modal strategis dari sisi ketersediaan pasar dan tenaga kerja manusia. Dengan fakta tersebut Departemen Desain Interior melakukan pengabdian masyarakat dengan merevitalisasi desain interior sentra-sentra Usaha Mikro milik Dinas Perdagangan Kota Surabaya untuk mendukung usaha marketing produk Usaha Mikro. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan tahapan yaitu, (1) studi sentra Usaha Mikro sebagai obyek perancangan, (2) studi produk Usaha Mikro, (3) studi pustaka untuk mendukung perancangan, (3) perancangan sentra Usaha Mikro hingga (4) produksi dokumen pelaporan serta luaran pengabdian masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat berupa desain interior baru sentra Usaha Mikro milik Dinas Perdagangan Kota Surabaya berjumlah 5 (lima) yang dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu stand di mall dan toko mandiri di fasilitas publik. Masing-masing desain interior memiliki luaran berupa dokumen konsep dan presentasi desain, gambar teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pelaksanaan. Luaran tersebut selanjutnya dapat digunakan Dinas Perdagangan Kota Surabaya untuk panduan pelaksanaan revitalisasi sentra Usaha Mikro.
Pengembangan Media Wisata Edukasi Interaktif Berkonten Lokal dengan Teknologi GPS Based Augmented Reality Guna Mendukung Pemulihan Pariwisata Pasca Pandemi Okta Putra Setio Ardianto; Siska Arifiani; Thomas Ari Kristianto; Caesario Ari Budianto
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.761

Abstract

Pandemi COVID19 yang hingga awal tahun 2022 tetap berlangsung telah banyak menimbulkan dampak berupa lesunya banyak sektor industri dan pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak paling parah. Di awal tahun 2022, setelah melalui banyak upaya penanggulangan pandemi secara perlahan kondisi semakin membaik sehingga memberikan harapan bagi kebangkitan ekonomi, termasuk dari sektor pariwisata. Memperhatikan hal tersebut, memunculkan ide solusi mengenai wahana wisata berbasis teknologi AR atau Augmented Reality berbasis GPS di desa mitra pengabdian masyarakat yaitu Desa Kebontunggul, Kabupaten Mojokerto dengan tujuan mendukung momen pemulihan pariwisata di lokasi tersebut. Teknologi AR yang merupakan bagian dari teknologi Industri 4.0 diharapkan memunculkan antusiasme calon wisatawan untuk datang berwisata ke Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) di desa mitra yaitu Lembah Mbencirang. Wahana yang akan dihasilkan bertema edukasi budaya lokal dimaksudkan agar sekaligus memberikan efek ganda sebagai upaya mempopulerkan budaya dalam kegiatan wisata. Luaran utama yang dihasilkan dari kegiatan adalah produk wahana wisata berbasis GPS based AR. Diharapkan dari luaran tersebut memberi dampak positif bagian seluruh pihak terkait, baik bagi mitra pengabdian masyarakat dan institusi tim pengabdi masyarakat.
Pembuatan Paket Tutorial Batik Ikat (Tie Dye) bagi Pelajar Sekolah Dasar Kelas 3-5 Guna Memperkenalkan Batik Ikat dan Meningkatkan Aria Weny Anggraita; Nanik Rachmaniyah; Budiono Budiono; Okta Putra Setio Ardianto
Jurnal Desain Interior Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v6i1.9639

Abstract

Pembuatan paket tutorial batik ikat bertujuan berbagi ilmu dengan para pelajar SD untuk lebih mengenalkan keunikan dan keindahan batik ikat. Paket ini ditujukan kepada pelajar SD kelas 3-5 yaitu anak usia 9-11 tahun sebagai target utama, melihat dari kondisi School from home (SFH). Pelajar SD yang sangat aktif dengan berbagai kegiatan diluar rumah baik dari sekolah ataupun dari kegiatan ekstra diluar sekolah, saat ini harus tetap tinggal dirumah dan belajar dirumah karena adanya wabah atau pandemi Covid-19. Mengapa batik ikat dan bukan batik tulis, alasan utama adalah karena teknik batik ikat lebih mudah dibandingkan dengan batik tulis, batik ikat juga memiliki bahan yang sederhana, batik ikat juga mudah dikreasikan. Dengan adanya paket tutorial batik ikat, kami berharap dapat mengenalkan batik ikat lebih dini kepada para pelajar SD, dan bermanfaat dalam mengisi aktivitas mereka saat SFH. Paket tutorial ini berisi video tutorial cara membuat batik ikat, dan semua bahan yang dibutuhkan dalam membuat batik ikat. Pada paket juga akan dilengkapi dengan asesoris interior yaitu sarung bantal kursi, sehingga setelah sarung bantal kursi selesai di batik, pelajar dapat menata bantal tersebut pada salah satu ruang dirumah. Paket yang dibagikan akan dikemas dengan kemasan yang praktis dan handy.
Eksplorasi Desain dan Teknik Fabrikasi Digital untuk Elemen Desain Interior Berbasis Teknologi Manufaktur Aditif Okta Putra Setio Ardianto; Mahendra Wardhana; Thomas Ari Kristianto; Anggra Ayu Rucitra; Caesario Ari Budianto
Jurnal Desain Interior Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v7i2.15115

Abstract

Teknologi manufaktur aditif atau yang banyak dikenal sebagai teknologi printer 3D merupakan bagian dari revolusi industri 4.0 telah memberi dampak di berbagai bidang industri. Teknologi ini juga telah memberikan dampak di bidang konstruksi dengan merevolusi pendekatan merancang dan fabrikasi produk konstruksi termasuk pada desain interior. Kelebihan manufaktur aditif pada proses merancang dan fabrikasi digital desain interior adalah kemampuan menghasilkan bentukan yang unik, dapat dikustomisasi, relatif lebih cepat dan ekonomis dibandingkan dengan metode fabrikasi konvensional. Beberapa kelebihan termasuk membuat proses fabrikasi menjadi lebih efisien bahan dan dana sehingga dinilai sebagai proses yang lebih berkelanjutan. Tulisan ini berisi dokumentasi penelitian yang bertujuan untuk mengeksplorasi desain dan teknik fabrikasi elemen interior menggunakan teknologi manufaktur aditif dengan penggunaan mesin printer 3D berjenis Fused Deposition Modeling (FDM) tingkat pengguna akhir. Metode penelitian menggunakan teknik eksperimen dengan analisa kualitatif untuk mencapai tujuan penelitian. Eksplorasi desain dan fabrikasi elemen interior menggunakan studi kasus desain lampu estetika dikarenakan mempertimbangkan jenis peralatan yang digunakan pada penelitian. Serangkaian eksperimen yang mencakup proses merancang hingga fabrikasi purwarupa menghasilkan temuan berupa poin-poin terkait eksplorasi desain dan fabrikasi elemen desain interior meliputi faktor berpengaruh, anjuran dan batasan mengenai desain serta pengaturan teknis pada mesin printer 3D yang optimal pada kasus fabrikasi digital elemen interior berupa lampu estetika.