Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Waktu Tunggu Dan Kenyamanan Ruang Tunggu Dengan Kepuasan Pasien Lansia Di Instalasi Rawat Jalan RSUD Labuang Baji Putri Adhira Qania; Nurmiati Muchlis; Haeruddin
Window of Public Health Journal Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/b1psvc88

Abstract

The elderly are a vulnerable group that requires high-quality, friendly healthcare services. This study aims to determine the relationships among waiting time, waiting room comfort, and elderly patient satisfaction at the Outpatient Installation of Labuang Baji Regional Hospital, Makassar City. This study used a quantitative cross-sectional design. A sample of 190 elderly patients was selected using cluster purposive sampling from three clinics with the highest number of visits. Analysis was performed using the chi-square test. The independent variables were waiting time and waiting room comfort based on three servicescape dimensions (surrounding environment, layout and functionality, symbols and signs). The dependent variable was elderly patient satisfaction. The results of the bivariate analysis showed a significant relationship between waiting time and the three dimensions of waiting room comfort, as well as elderly patient satisfaction (p < 0.05). This study concluded that reducing waiting time and increasing waiting room comfort improve elderly patient satisfaction. The main problem identified in this study was the low level of elderly satisfaction, influenced by the length of wait and the discomfort of the waiting room. This condition indicates that the elderly need a service environment that is more responsive, safe, and friendly to their physical limitations. This study also provides several recommendations, including improving queue management, optimizing waiting room facilities, and improving communication and support for elderly patients during the service process.
Edukasi Membudayakan Masyarakat Mengkonsusmsi Sayur Bayam Melalui Pengolahan Kripik Nurbaeti; A. Rizki Amelia; Haeruddin
Window of Community Dedication Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v1i2.1740

Abstract

Pengolahan kripik berbahan bayam belum banyak masyarakat yang mengetahui. Mengkomsumsisayur bayam sangat baik bagi kesehatan tubuh, sebab bayam mengandung vitamin dan mineralyang cukup lengkap. Peran serta pihak-pihak terkait untuk memberikan masukan kepadamasyarakat (majelis ta’lim) membudayakan mengkomsusi bayam melalui pengolahan kripik,terutama bagi anak-anak yang enggan makan sayuran hijau. Dalam kegiatan ini diterapkanbeberapa metode yang sesuai untuk mencapai tujuan, yakni meningkatkan pengetahuanmasyarakat dengan pemberian edukasi dan pelatihan tentang pengolahan kripik berbahan bayam,kemungkinan bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat juga untuk dijadikan tambahanpenghasilan. Hasil pada kegiatan ini adalah, (1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentangmanfaat bayam dan pengolahan kripik bayam (2) Membuka peluang kerja bagi ibu-ibu rumahtangga sebagai tambahan penghasilan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian terlaksana selama 3 kalikunjungan yaitu permintaan izin oleh pihak ketua RW, silaturrahim oleh ketua majelis ta’limKampung Parang dan penyuluhan tentang manfaat bayam serta pelatihan pembuatan kripikbayam. Penyuluhan dan pelatihan pembuatan kripik dihadiri sebanyak 10 orang dari perwakilankelompok majelis ta,lim, kader posyandu dan kelompok rumah zakat. Keaktifan peserta terlihatpada keseriusan dalam mengikuti pelatihan dengan mengajukan berbagai pertanyaan tentang caramembuat adonan kripik bayam.