Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DAN PEMAHAMAN INFORMASI KB DALAM PENGENDALIAN KELAHIRAN KELUARGA NELAYAN PESISIR KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA Herawati, Febri
Academica Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.063 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan Di Kabupaten Donggala, dengan lokasi penelitian di KecamatanBanawa dengan sasaran masyarakat nelayan dan anggota bhayangkari. Data dalampenelitian didapatkan melalui data triangulasi, bersumber dari koesioner, observasi dandokumentasi, serta wawancara mendalam. Informan yang dipilih sebanyak 5 orang dan 160orang responden, metode pemilihan responden dengan metode acak, dan metode pemilihaninforman secara random sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitiandeskriptif dengan analisis kualitatif dengan menggunakan tabulasi silang sebagai daya dukunginterpretasi analisis. Hasil penelitian menjelaskan, Belum berhasilnya penerimaan informasiKB dalam meningkatkan pemahaman ber KB keluarga nelayan terkait dengan rendahnyakualitas komunikator dalam proses penyampaian informasi KB, belum terprogramnyapenyajian informasi KB dengan baik dan minimnya penggunaan media komunikasi dalamproses penerimaan informasi, serta isi pesan yang disampaikan hanya sekedar memenuhipertanggungnjawaban proyek, bukan berdasarkan kebutuhan. Dampak dari tidak adanyahubungan penerimaan informasi KB terhadap pemahaman KB pada keluarga nelayanmenyebabkan prilaku ber KB menjadi prilaku KB pasif.Keyword : Penerimaan, Pemahaman, Perilaku.
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DAN PEMAHAMAN INFORMASI KB DALAM PENGENDALIAN KELAHIRAN ANAK DI KALANGAN ANGGOTA BHAYANGKARI DAN KELUARGA NELAYAN PESISIR DI KABUPATEN DONGGALA Herawati, Febri; Cangara, Hafied; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.3 Juli - September 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penerimaan informasi KB yang diterima oleh keluarga nelayan, tidak ada hubungan dengan peningkatan pemahaman ber KB dalam pengendalian kelahiran bagi keluarga nelayan, namun sebaliknya penerimaan informasi KB anggota Bhayangkari ada hubunganya dengan pemahaman ber KB, sehingga berpengaruh terhadap perilaku dalam mengendalikan kelahiran anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Hubungan Antara Penerimaan Dan Pemahaman Informasi KB Dalam Pengendalian Kelahiran Anak Dikalangan Anggota Bhayangkari dan Keluarga Nelayan Pesisir di Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilakukan Di Kabupaten Donggala, dengan lokasi penelitian di Kecamatan Banawa dengan sasaran masyarakat nelayan dan anggota bhayangkari. Data dalam penelitian didapatkan melalui data triangulasi, bersumber dari kuesioner, observasi dan dokumentasi, serta wawancara mendalam. Informan yang dipilih sebanyak 5 orang dan 160 orang responden, metode pemilihan responden dengan metode acak, dan metode pemilihan informan secara random sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif dengan menggunakan tabulasi silang sebagai daya dukung interpretasi analisis. Hasil penelitian menjelaskan, Belum berhasilnya penerimaan informasi KB dalam meningkatkan pemahaman ber KB keluarga nelayan terkait dengan rendahnya kualitas komunikator dalam proses penyampaian informasi KB, belum terprogramnya penyajian informasi KB dengan baik dan minimnya penggunaan media komunikasi dalam proses penerimaan informasi, serta isi pesan yang disampaikan hanya sekedar memenuhi pertanggungnjawaban proyek, bukan berdasarkan kebutuhan. Dampak dari tidak adanya hubungan penerimaan informasi KB terhadap pemahaman KB pada keluarga nelayan menyebabkan prilaku ber KB menjadi prilaku KB pasif.Abstract Acceptance of family planning information received by the family of fishermen, no association with an increased understanding of family planning in the areas of birth control for family of fishermen, but instead receiving members Bhayangkari infomation family planning are associated with understanding family planning, therefore contributes to controlling the behavior of the child’s birth. This study aims to determine: Relationship Between Acceptance and Understanding of Information family planning Amongst the Kids In Birth Control And Family Members Bhayangkari Coastal Fishermen In Donggala. The research was conducted in Donggala, with research sites in the District Banawa targeting fishing communities and members Bhayangkari. The data were obtained through triangulation of data, sourced from kuesioner, observation and documentation, as well as in-depth interviews. Informants were selected by 5 people and 160 respondents, respondent selection method with random method, and the method of selecting informants by random sampling. The research method used is descriptive and analisis qualitative research method using cross tabulation analysis interpretation as the carrying capacity. The results explain, yet successful acceptance of family planning information to improve understanding of the family planning family of fishermen due to the low quality of the communicators in the process of delivering family planning information, presentation of information has not been programmed properly and lack of family planning use of communication media in the process of receiving information, as well as the content of the message only meets the accountability project, not based on need. The lack of acceptance relations planning information to the understanding of family planning behaviors on family fisherman causing family planning being KB passive behavior. 
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DAN PEMAHAMAN INFORMASI KB DALAM PENGENDALIAN KELAHIRAN KELUARGA NELAYAN PESISIR KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA Herawati, Febri
Academica Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.063 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan Di Kabupaten Donggala, dengan lokasi penelitian di KecamatanBanawa dengan sasaran masyarakat nelayan dan anggota bhayangkari. Data dalampenelitian didapatkan melalui data triangulasi, bersumber dari koesioner, observasi dandokumentasi, serta wawancara mendalam. Informan yang dipilih sebanyak 5 orang dan 160orang responden, metode pemilihan responden dengan metode acak, dan metode pemilihaninforman secara random sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitiandeskriptif dengan analisis kualitatif dengan menggunakan tabulasi silang sebagai daya dukunginterpretasi analisis. Hasil penelitian menjelaskan, Belum berhasilnya penerimaan informasiKB dalam meningkatkan pemahaman ber KB keluarga nelayan terkait dengan rendahnyakualitas komunikator dalam proses penyampaian informasi KB, belum terprogramnyapenyajian informasi KB dengan baik dan minimnya penggunaan media komunikasi dalamproses penerimaan informasi, serta isi pesan yang disampaikan hanya sekedar memenuhipertanggungnjawaban proyek, bukan berdasarkan kebutuhan. Dampak dari tidak adanyahubungan penerimaan informasi KB terhadap pemahaman KB pada keluarga nelayanmenyebabkan prilaku ber KB menjadi prilaku KB pasif.Keyword : Penerimaan, Pemahaman, Perilaku.
Implementasi CSR PT. Koninis Fajar Mineral di Kabupaten Banggai Muhamad Ramdan; Ilyas; Febri Herawati
KOMUNIKA Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Komunika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/komunika.v13i2.23277

Abstract

The presence of mining companies within local communities is never a simple matter. On one hand, these companies bring economic opportunities, yet on the other, they introduce tangible social and environmental risks. This is where Corporate Social Responsibility (CSR) programs should serve as a communication bridge between the company and the community. This study focuses on PT Koninis Fajar Mineral (KFM), which operates in Banggai Regency, to analyze the company's CSR communication strategy. A qualitative approach utilizing the case study method was employed. Data were gathered through in-depth interviews with company representatives, community leaders, and program beneficiaries, supplemented by field observations and document analysis. Data validity was ensured through source and method triangulation. Field findings reveal that while PT KFM has demonstrated intent and commitment regarding CSR, its communication strategy has not functioned effectively. Community needs assessment relies on incoming proposals rather than active field engagement. Some CSR programs remain administrative routines rather than responses to genuine needs. Communication largely relies on personal relationships and tends to be one-way. Program evaluation is virtually non-existent due to the lack of clear benchmarks and the absence of structured channels for community feedback. The study concludes that PT KFM’s CSR has not yet fully evolved into a strategic communication tool. The company needs to shift from a reactive approach toward communication that is genuinely two-way, planned, and consistently evaluable, thereby fostering an honest and sustainable relationship with the communities surrounding the mine.