Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Malang Tahun 2010 – 2013 Galuh Ayu Pangastuti; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan daerah Kabupaten Malang tahun 2010 – 2013. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan berupa laporan keuangan yang diperoleh dari DPPKA Kabupaten Malang periode 2010 – 2013. Alat analisis yang digunakan adalah rasio kemandirian, rasio efektivitas, rasio aktivitas dan rasio pertumbuhan. Hasil analisis rasio kinerja keuangan daerah Kabupaten Malang menunjukkan tingkat kemandirian keuangan Kabupaten Malang mengalami trend positif meski tergolong pada pola hubungan yang instruktif dengan rata – rata sebesar 10.06%. Rasio efektivitas sebesar 116.7% yang berarti sangat efektif. Prioritas alokasi belanja masih pada belanja rutin dengan rata – rata rasio aktivitas belanja rutin terhadap APBD sebesar 64.32% lebih besar dibandingkan rasio aktivitas belanja pembangunan terhadap APBD yang memiliki rata – rata sebesar 35.68%. Serta rasio pertumbuhan yang terus meningkat dengan peningkatan yang fluktuatif terdiri dari rata – rata PAD sebesar 22.96%, Pendapatan sebesar 16.58%, Belanja pembangunan sebesar 23.58%, dan Belanja rutin sebesar 12.11%. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan kabupaten malang masih kurang meningkatkan potensi sumber pendapatan yang ada guna mengurangi ketergantungan kepada pemerintah pusat.   Kata Kunci: Kinerja Keuangan Daerah, rasio kemandirian, rasio efektivitas, rasio aktivitas, rasio pertumbuhan, Kabupaten Malang Tahun 2010 - 2013.
Pengaruh Dividend Yield dan Dividend Payout Ratio Terhadap Volatilitas Harga Saham Pada Perusahaan Properti Dan Real Estate Yang Te rdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2013 Agung Putra Pratama; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  dividend  yield  dan dividend  payout  ratio  terhadap  volatilitas  harga  saham  pada  perusahaan  properti  dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan  tahunan  dan  laporan  penutupan  harga  saham  harian  perusahaan  di  BEI.  Populasi  dalam penelitian  ini berjumlah  49   perusahaan properti dan  real  estate  yang terdaftar  di  BEI  pada  periode  2011-2013.  Metode  sampling  yang  digunakan  adalah metode  sampling  jenuh.  Sampel  yang  diteliti  berjumlah  11  perusahaan.  Berdasarkan pengujian  hipotesis  yang  dilakukan  menggunakan  regresi  berganda,  diperoleh  hasil bahwa variabel  independen dividend payout ratio dan variabel kontrol size berpengaruh signifikan  terhadap  volatilitas  harga  saham  perusahaan  properti  dan  real  estate  yang terdaftar di BEI.   Kata Kunci: Dividend Yield, Dividend Payout Ratio, Volatilitas Harga Saham
Menilai Kesehatan Bank Sebelum dan Sesudah Akuisisi pada Bank “XYZ” Cadika Cakra Catura; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.459 KB)

Abstract

Kesehatan Bank adalah hal yang mutlak  harus dijaga oleh bank. Karena hal ini menentukan bagaimana kinerja suatu bank. Untuk memperbesar kapasitas suatu bank dapat pula dilakukan dengan menambah modal, dan modal tersebut bisa didapat dari merger atau akuisisi. Dan diharapkan pula dengan adanya penambahan modal melalui akuisisi  ini kinerja perbankan diharapkan menjadi lebih baik.Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan membandingkan kesehatan bank antara sebelum akuisisi yang dilakukan oleh Bank “ABC”. Penghitungan kesehatan bank ini dengan menggunakan metode risk based. Aspek penelitian risk based ini meliputi:  risk profile, Good Corporate Governance  (GCG), Rentabilitas, dan Permodalan. Penelitian ini membandingkan kesehatan bank pada tahun 2009 & 2010 yaitu pada sebelum akuisisi dan 2011 &  2012 yaitu pada setelah akuisisi.Adapun hasil penelitian antara sebelum & sesudah akuisisi jika dilihat dari 4 aspek diatas tidak mengalami perubahan yang signfikan. Hal ini dikarenakan Bank XYZ belum dapat memaksimalkan kinerja dikarenakan perubahan sistim yang cukup rumit paska akuisisi. Hal ini diperparah dengan masih tingginya beban untuk biaya promosi dan re-branding yang juga mengurangi pendapatan dari bank XYZ.Kata Kunci: Kesehatan Bank, Risk Based, Akuisisi
Pengaruh Variabel Price Earning Ratio (PER), Dividend per Share (DPS), Earning per Share (EPS), dan Return on Equity (ROE) terhadap Harga Saham (Studi Pada Perusahaan Otomotif dan Otopart) Rizky Andawasatya Rachman; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.105 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variabel fundamental yang terdiri dari Price Earning Ratio (PER), Dividend per Share (DPS), Earning per Share (EPS), dan Return on Equity (ROE) terhadap harga saham baik secara simultan maupun parsial, serta mengetahui dan menganalisis variabel dominan berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan otomotif dan otopart periode 2008  -  2012  di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian ini adalah explanatory research, yaitu menjelaskan ada tidaknya pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen  melalui suatu pengujian hipotesis yang dilakukan. Populasi penelitian ini sebanyak 14 perusahaan otomotif dan otopart dan sampel yang memenuhi beberapa kriteria yang ditentukan  diperoleh sampel sebanyak  6 perusahaan  yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.  Berdasarkan populasi dan sampel tersebut maka dilakukan analisis regresi berganda. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi linear berganda menunjukkan secara simultan PER, DPS, EPS, dan ROE berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan otomotif dan otopart. Besarnya pengaruh keempat variabel tersebut terhadap harga saham adalah sebesar 64,8% sedangkan sisanya sebesar 35,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model regresi. Sedangkan secara parsial, hanya variabel PER dan EPS yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan  otomotif dan otopart, karena  PER dan EPS  merupakan informasi penting bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi yang tepat.  Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keempat variabel independen yaitu  PER,  DPS, EPS, dan  ROE  secara simultan maupun parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham perusahaan. Variabel EPS merupakan variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap harga saham perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Kata kunci : Price Earning Ratio (PER), Dividend per Share (DPS), Earning per Share (EPS), dan Return on Equity (ROE), Harga Saham.
Analisis Pengaruh Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham Perbankan (Studi pada Bank Paulsen William Manaha; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.468 KB)

Abstract

This study aimed to determine the effect of financial ratios, represented by ROA, ROE, NPM, and EPS simultaneously or partially, as well as identify and analyze the dominant variables on stock prices private banks listed on the Indonesia Stock Exchange at 2009-2011 period.   This study uses ROA, ROE, NPM, EPS as independent variables and the stock price as the dependent variable. This study is a descriptive study. Descriptive method is a method used to analyze data in ways that describe or depict the data that has been collected as systematically aims to determine the research done and examine the causes certain symptoms. The samples in this study were 19 private banks company of the total population 27 private banks company. The tests in this study are classical assumption comprising, normality test, autocorrelation, heteroscedasticity test and multicollinearity test. In multiple linear regression, testing using the F test is used to indicate whether all the independent variables simultaneously have a significant effect on the dependent variables and t tests were used to see the significance of the effect of independent variables on the dependent variable individually. The results of this study indicate that all the independent variables simultaneously have a significant effect on stock prices. Partial variable ROA, ROE, NPM, and EPS showed a significant  effect on stock prices. Dominant variables affecting the stock price is EPS variable. Keywords : Bank, ROA, ROE, NPM, EPS, Share Price
ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI BETA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index Bursa Efek Indonesia) Yulian Ade Chandra; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.34 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh variabel fundamental terhadap risiko pasar atau risiko sistematis pada saham konstituen Jakarta Islamic Index (JII) dalam Bursa Efek Indonesia. Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini adalah leverage, dividend payout, earning variability dan asset growth. Sedangkan pengukur resiko pasar adalah beta. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Untuk menghindari permasalahan asumsi klasik maka penelitian ini menggunakan model regresi Double Log. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh saham konstituen JII yaitu 30 saham, sedangkan hasil dari purposive sampling adalah 14 saham. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh secara simultan terhadap beta saham. Sedangkan secara parsial variabel leverage berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap beta saham dan variabel dividend payout berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap beta saham. Kata Kunci: Beta, leverage, dividend payout, earning variability, asset growth.
PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DAN MANAJEMEN LABA (Studi pada Perusahaan yang Termasuk dalam LQ-45 Tahun 2011-2013) Jenyarti Dewi Arganata; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is intent on examining the effect of good corporate governance mechanism (institutional ownership, managerial ownership, board of independent commissioner, and audit committee) toward firm value and earning management at the company that listed in LQ-45 index from 2011 until 2013. The type of this research is hypothesis testing and this research uses multiple regression analysis. The research discovers that firm value is influenced significantly by institutional ownership, managerial ownership, and board of independent commissioner, whereas earning management is only influenced significantly by managerial ownership, and board of independent commissioner. The audit committee in this research has no effect towards both dependent variable, either firm value or earning management.   Keywords:   good   corporate   governance   mechanism,   firm   value,   earning management.
Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Penerapan Good Corporate Governance (Studi Kasus Pada PT Kimia Farma,tbk) Ajidio Mobilala (0910220054) Ajidio Mobilala; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.895 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan kinerja keuangan serta memberikan bukti empiris bahwa  Good Corpaorate Governance  (GCG) berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan dalam hal ini pada PT.Kimia Farma  Tbk, khususnya melalui pengukuran Return On Asset, Return On Equity, Net Profit Margin, Current ratio dan Price Earning Ratio.   Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan data sekunder, yaitu laporan tahunan PT. Kimia Farma , Tbk. Sumber data yang dalam penelitian adalah laporan tahunan periode sebelum penerapan mekanisme  Good Corpaorate Governance (Tahun 2004-2007) dan setelah penerapan mekanisme Good Corpaorate Governance  (Tahun 2009-2012). Metode pengumpulan data dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif   Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan kondisi kinerja keuangan setelah diterapkannya mekanisme  Good Corpaorate Governance  (GCG). Selain itu rasio-rasio keuangan yang digunakan sebagai pengukur seperti Return On Asset, Net Profit Margin, Current Ratio  dan    Return On Equity  berpengaruh positif dan signifikan. Sedangkan untuk rasio Price Earning Ratio  pada penelitian ini berhasil menemukan adanya pengaruh negative dan signifikan setelah perusahaan menerapkan mekanisme mekanisme Good Corpaorate Governance (GCG).   Kata Kunci : Good Corporate Governance, Return On Asset, Return On Equity, Net Profit Margin, Capital Adequancy Ratio.
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN DANA PIHAK KETIGA, LOAN TO DEPOSIT RATIO, NON PERFORMING LOAN, BIAYA OPERASIONAL DAN NET INTEREST MARGIN TERHADAP PROFITABILITAS BANK (Studi pada Bank Umum yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2012) Mega Fitrah Rachmawati; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.205 KB)

Abstract

Increasing the measurement ability of the banking business to collect and distribute credit showed improved performance and health level of the bank. Health level of the banks can be seen from the financial performance, especially the performance of its profitability. The purpose of this study was to determine the effect of the growth of Third Party Funds, Loan to Deposit Ratio, Non-Performing Loans, Operating Costs and Net Interest Margin on Bank Profitability. The research object is the 13 commercial banks in Indonesia, which has a core capital above 5 trillion listed on the Indonesia Stock Exchange Period 2010-2012. The method of analysis used is multiple linear regression analysis. The results of the study of multiple linear regression analysis showed that the simultaneous growth variable Deposits, Loan to Deposit Ratio, Non-Performing Loans, Operating Costs and Net Interest Margin has a significant influence on bank profitability as measured by return on assets ratio. While partially, the variable growth of third party funds, non-performing loans and loan to deposit ratio had no significant influence on profitability, while Operating Costs and Net Interest Margin has significant influence on profitability. Based the five variables, the variable operating  cost has dominant influence on the profitability of banks. This suggests that the level of bank efficiency in running its operations affect the level of income or "earnings" generated by the bank. If operations are conducted efficiently (in this case the value of ROA ratio is low) then the income generated will increase the bank's profits from the banks will be even greater.
PENGELOLAAN MODAL KERJA DALAM USAHA MENJAGA LIKUIDITAS DAN MENINGKATKAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN (Pada Perusahaan rokok yang terdaftar di BEI periode 2007-2010) Ferryco Enggi Laventosa; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modal merupakan faktor utama penggerak operasional perusahaan dimana lebih dari separuh jumlah aktiva perusahaan adalah aktiva lancar yang merupakan unsur modal kerja. Pengelolaan modal kerja secara efektif dan efisien merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang meningkatan profitabilitas dan menjaga tingkat likuiditas perusahaan. Dalam kondisi normal, likuiditas dan profitabilitas berbanding terbalik. Dimana semakin tinggi profit yang diperoleh oleh suatu perusahaan, makan semakin tidak likuid kemampuan perusahaan tersebut dalam memenuhi kewajiban lancarnya dan sebaliknya. Industri rokok merupakan sektor yang menarik untuk diteliti karena disatu sisi rokok berpengaruh buruk pada kesehatan, akan tetapi pada sisi lainnya, industri rokok adalah penyumbang pajak terbesar bagi indonesia. Agar perusahaan dapat bertahan dan mampu mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan maka diperlukan suatu pengelolaan modal kerja, dimana masing-masing pos aktiva lancar yaitu: kas, piutang, dan persediaan harus dikelola dengan baik. Dari latar belakang diatas, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan modal kerja, tingkat likuiditas dan profitabilitas pada perusahaan rokok yang listing di BEI dengann menggunakan rasio-rasio antara lain: rasio lancar, rasio cepat, rasio kas, rasio perputaran persediaan, DSO, rasio perputaran aset tetap, rasio perputaran aset total, GPM, NPM, ROI, ROE, ROWC. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Yaitu menafsirkan data yang ada dengan cara mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas Industri pada perusahaan rokok yang terdaftar di BEI telah berhasil mencapai standart umum yang mengindikasikan bahwa perusahaan berada dalam keadaan likuid atau mampu memenuhi kewajiban lancarnya. selain itu, dana yang tertanam pada persediaan bahan baku cukup besar, waktu yang diperlukan untuk piutang menjadi kas juga mengalami percepatan pada tiap tahunnya selama masa periode penelitian dan perputaran aset tetap dan aset total industri juga dapat dikatakan mengalami peningkatan. Kemudian untuk tingkat profitabilitas, industri mengalami peningkatan pada tiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan industri rokok untuk menghasilkan keuntungan mengalami peningkatan. Secara umum, pengelolaan modal kerja pada Perusahaan rokok yang listing di BEI pada periode 2007 hingga 2010 dapat dikatakan efektif. Kata kunci : Modal Kerja, Likuiditas, Profitabilitas, Analisis Deskriptif.