Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis Of Cash Ratio, Return on Assets, Debt to Equity Ratio and Earnings per Share Of Cash Dividend (Studies in Food and Beverage Subsector Company Listed in Indonesia Stock Exchange Nungki Asri Saraswati; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.895 KB)

Abstract

This study aims to examine and analyze the effect of the cash ratio, return on assets,  debt  to  equity  ratio  and  earnings  per  share  of  the  cash  dividend  on  food  and beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange. Secondary data were obtained from  the annual  financial statements  in  the  Indonesia Stock Exchange. The population in  this  study  amounted  to  21  food  and  beverage  companies  listed  in  Indonesia Stock Exchange in 2010-2013. The sampling method used is saturated sampling method. The samples studied a total of 11 companies. Based on the hypothesis testing is done using multiple  regression,  the  results  showed  that  independent variable  return  on  assets  and earnings  per  share  cash  dividend  significantly  influence  the  food  and  beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange. Keywords:  Cash  Ratio,  Return  on  Assets, Debt  to  Equity  Ratio,  Earning  per  Share, Cash Dividend
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX DAN BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010 – 2012 Awan Werdhy Ajiwanto; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.74 KB)

Abstract

Isu mengenai Corporate Governance mulai mengemuka, khususnya di Indonesia pada tahun 1998 ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi yang berkepanjangan. Banyak pihak yang mengatakan lamanya proses perbaikan di Indonesia disebabkan oleh sangat lemahnya Corporate Governance yang diterapkan dalam perusahaan di Indonesia. Sejak saat itu, baik pemerintah maupun investor mulai memberikan perhatian yang cukup signifikan dalam praktek Corporate Governance. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perngaruh penerapan Good Corporate Governance yang diukur dengan proporsi kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris independen dan keberadaan komite audit terhadap hasil return saham. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang go public di BEI yang mempublikasikan laporan keuangannya serta masuk dalam peringkat Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada tahun 2010 – 2012. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Dengan metode tersebut diperoleh jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 39 perusahaan dari 13 perusahaan tiap tahunnya. Dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen yang diwakili oleh kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen dan komite audit secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadapn variabel dependen yaitu return saham. Secara parsial komite instititusional berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, sementara itu proporsi dewan komisaris independen dan komite audit berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap return saham. Kata Kunci : Good Corporate Governance, Return Saham
PENGARUH EFISIENSI MODAL KERJA, LIKUIDITAS, DAN SOLVABILITAS TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Pada Perusahaan Farmasi yang Terdaftar di BEI Periode 2007-2011) Farahiyah Sartika; Juni Herawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.077 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of the  efficiency of working capital (working capital turnover), liquidity (current ratio), and solvency (debt to total assets ratio) toward profitability (return on investment) either simultaneously or partially in the pharmaceutical company listed on the Indonesian Stock Exchange over period 2007-2011. Type of research used in this research is associative research that aims to explain the relationship between two or more variables  through hypothesis testing. The sampling technique used was purposive sampling and obtained a sample of 7 companies. Data which have already collected are processed with classic assumption test before hypothesis test. To test the hypothesis proposed in this study  used multiple regression analysis.   The results of the research  simultaneously  using F test  showed  that  all  of  the three  independent  variables  have a significant effect  on profitability  (return on investment). The results of the research partially using t test showed that  liquidity  (current ratio)  have positive significant influence on  profitability  (return on investment). While the efficiency of working capital (working capital turnover) and solvency (debt to  total  assets ratio)  have no significant influence  on profitability  (return on investment). Keywords: Profitability, Efficiency of Working Capital, Liquidity, Solvency
Prediksi Kemungkinan Default Obligasi Perusahaan yang Terdaftar di BEI Ayu, Rara Astari Wulan; Herawati, Juni
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 6 No. 3 (2008)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

his paper is aims to find out whether financial ratios as profitability ratio, solvability ratio, ratio of debt management, liquidity ratio and cash flow having ability to predict default risk of bonds and to identify ratio with the best influence to predict it. The research relies on a sample of 19 firms listed in Indonesia Stock Exchange over the 2003 until 2006 period and the logistic regression model is employed to analyze the relationship between dependent and independent variables to directly predict default risk This model found to have higher classification power and higher predictive accuracy. The result indicated that financial ratios were useful to predict default risk and those ratios had ability to predict default risk. The result of SPSS showed basic earning power, return on equity working capital to total assets, ratio of total debt to total assets, debt to equity ratio and current ratio had significant influence on predict probability of default bond. Moreover, the logistic regression identified basic earning power was the ratio which had the best influence to predict default risk. This result would be an alternative to the stake holders evaluating the performance of the firms and making decision for their financing or investment.
PENGELOLAAN MODAL KERJA DALAM USAHA MENJAGA LIKUIDITAS DAN MENINGKATKAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN (Pada Perusahaan rokok yang terdaftar di BEI periode 2007-2010) Laventosa, Ferryco Enggi; Herawati, Juni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modal merupakan faktor utama penggerak operasional perusahaan dimana lebih dari separuh jumlah aktiva perusahaan adalah aktiva lancar yang merupakan unsur modal kerja. Pengelolaan modal kerja secara efektif dan efisien merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang meningkatan profitabilitas dan menjaga tingkat likuiditas perusahaan. Dalam kondisi normal, likuiditas dan profitabilitas berbanding terbalik. Dimana semakin tinggi profit yang diperoleh oleh suatu perusahaan, makan semakin tidak likuid kemampuan perusahaan tersebut dalam memenuhi kewajiban lancarnya dan sebaliknya. Industri rokok merupakan sektor yang menarik untuk diteliti karena disatu sisi rokok berpengaruh buruk pada kesehatan, akan tetapi pada sisi lainnya, industri rokok adalah penyumbang pajak terbesar bagi indonesia. Agar perusahaan dapat bertahan dan mampu mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan maka diperlukan suatu pengelolaan modal kerja, dimana masing-masing pos aktiva lancar yaitu: kas, piutang, dan persediaan harus dikelola dengan baik. Dari latar belakang diatas, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan modal kerja, tingkat likuiditas dan profitabilitas pada perusahaan rokok yang listing di BEI dengann menggunakan rasio-rasio antara lain: rasio lancar, rasio cepat, rasio kas, rasio perputaran persediaan, DSO, rasio perputaran aset tetap, rasio perputaran aset total, GPM, NPM, ROI, ROE, ROWC. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Yaitu menafsirkan data yang ada dengan cara mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas Industri pada perusahaan rokok yang terdaftar di BEI telah berhasil mencapai standart umum yang mengindikasikan bahwa perusahaan berada dalam keadaan likuid atau mampu memenuhi kewajiban lancarnya. selain itu, dana yang tertanam pada persediaan bahan baku cukup besar, waktu yang diperlukan untuk piutang menjadi kas juga mengalami percepatan pada tiap tahunnya selama masa periode penelitian dan perputaran aset tetap dan aset total industri juga dapat dikatakan mengalami peningkatan. Kemudian untuk tingkat profitabilitas, industri mengalami peningkatan pada tiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan industri rokok untuk menghasilkan keuntungan mengalami peningkatan. Secara umum, pengelolaan modal kerja pada Perusahaan rokok yang listing di BEI pada periode 2007 hingga 2010 dapat dikatakan efektif. Kata kunci : Modal Kerja, Likuiditas, Profitabilitas, Analisis Deskriptif.
Pengaruh Variabel ROA, ROE, DER, EPS dan PER terhadap Return Saham Perusahaan Non Bank LQ45 Periode 2010-2012 Juwita, Cerlienia; Herawati, Juni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the era of globalization, many people who want a investment for profit. Investors in this paasti always do a lot of consideration before making the investment. Function of this study is to analyze the influence of Return on Assets, Return on Equity, Debt Equity Ratio, Earnings per Share and Price Earning Ratio of Stock Return in non bank company's annual report LQ45 in Indonesia. The population in this study is consistent 45 companies listed in Indonesia Stock Exchange LQ45 index (BEI) in the study period from 2010 to 2012 and the sample consists of 10 firms meet the criteria established by purposive sampling. Analysis of the data used is multiple linear regression. Results of this study showed that the ratio of Return on Assets, Return on Equity, Earnings per Share and Price Earning Ratio significantly influence the company's stock returns. Debt Equity Ratio Meanwhile no significant effect on the company stock returns. Keywords: Profitability, Solvency, Market Value and Stock Return
ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI BETA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index Bursa Efek Indonesia) Chandra, Yulian Ade; Herawati, Juni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh variabel fundamental terhadap risiko pasar atau risiko sistematis pada saham konstituen Jakarta Islamic Index (JII) dalam Bursa Efek Indonesia. Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini adalah leverage, dividend payout, earning variability dan asset growth. Sedangkan pengukur resiko pasar adalah beta. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Untuk menghindari permasalahan asumsi klasik maka penelitian ini menggunakan model regresi Double Log. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh saham konstituen JII yaitu 30 saham, sedangkan hasil dari purposive sampling adalah 14 saham. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh secara simultan terhadap beta saham. Sedangkan secara parsial variabel leverage berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap beta saham dan variabel dividend payout berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap beta saham. Kata Kunci: Beta, leverage, dividend payout, earning variability, asset growth.
ANALISIS PENGARUH EARNING PER SHARE, RETURN ON EQUITY DAN DEBT TO TOTAL ASSET TERHADAP HARGA SAHAM PADA INDUSTRI KERTAS YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA Rohmawati, Eni; Herawati, Juni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahui  apakah  variabel  Earning  Pershare (EPS), Return On Equity  (ROE) dan Debt To Total Asset  (DTA) mempunyai pengaruh yang signifikan secara simultan dan parsial terhadap harga saham. Dan untuk mengetahui variabel  Earning Pershare  (EPS),  Return  On  Equity  (ROE)  dan  Debt  To  Total  Asset (DTA) yang berpengaruh dominan terhadap harga saham.  Teknik  analisis  data  yang digunakan yaitu menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji F dan uji t. Dari hasil penelitian dan pembahasan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel  Earning Pershare dan  Return On Equity  dan Debt  To  Total  Asset mempunyai  pengaruh  yang  signifikan secara simultan terhadap harga  saham.  Secara  parsial  variabel  Earning  Pershare  dan Return On Equity mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham sedangkan untuk variabel Debt To Total Asset  tidak mempunyai pengaruh yang signifikan  terhadap harga  saham.  Earning  Pershare mempunyai  pengaruh  dominan terhadap  harga  saham pada industri kertas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.Kata Kunci: Earning Per Share (EPS), Return On Equity (ROE), Debt   To Total Asset (DTA), Harga Saham
Analisis Pengaruh Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham Perbankan (Studi pada Bank Manaha, Paulsen William; Herawati, Juni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of financial ratios, represented by ROA, ROE, NPM, and EPS simultaneously or partially, as well as identify and analyze the dominant variables on stock prices private banks listed on the Indonesia Stock Exchange at 2009-2011 period.   This study uses ROA, ROE, NPM, EPS as independent variables and the stock price as the dependent variable. This study is a descriptive study. Descriptive method is a method used to analyze data in ways that describe or depict the data that has been collected as systematically aims to determine the research done and examine the causes certain symptoms. The samples in this study were 19 private banks company of the total population 27 private banks company. The tests in this study are classical assumption comprising, normality test, autocorrelation, heteroscedasticity test and multicollinearity test. In multiple linear regression, testing using the F test is used to indicate whether all the independent variables simultaneously have a significant effect on the dependent variables and t tests were used to see the significance of the effect of independent variables on the dependent variable individually. The results of this study indicate that all the independent variables simultaneously have a significant effect on stock prices. Partial variable ROA, ROE, NPM, and EPS showed a significant  effect on stock prices. Dominant variables affecting the stock price is EPS variable. Keywords : Bank, ROA, ROE, NPM, EPS, Share Price
Menilai Kesehatan Bank Sebelum dan Sesudah Akuisisi pada Bank “XYZ” Catura, Cadika Cakra; Herawati, Juni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan Bank adalah hal yang mutlak  harus dijaga oleh bank. Karena hal ini menentukan bagaimana kinerja suatu bank. Untuk memperbesar kapasitas suatu bank dapat pula dilakukan dengan menambah modal, dan modal tersebut bisa didapat dari merger atau akuisisi. Dan diharapkan pula dengan adanya penambahan modal melalui akuisisi  ini kinerja perbankan diharapkan menjadi lebih baik.Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan membandingkan kesehatan bank antara sebelum akuisisi yang dilakukan oleh Bank “ABC”. Penghitungan kesehatan bank ini dengan menggunakan metode risk based. Aspek penelitian risk based ini meliputi:  risk profile, Good Corporate Governance  (GCG), Rentabilitas, dan Permodalan. Penelitian ini membandingkan kesehatan bank pada tahun 2009 & 2010 yaitu pada sebelum akuisisi dan 2011 &  2012 yaitu pada setelah akuisisi.Adapun hasil penelitian antara sebelum & sesudah akuisisi jika dilihat dari 4 aspek diatas tidak mengalami perubahan yang signfikan. Hal ini dikarenakan Bank XYZ belum dapat memaksimalkan kinerja dikarenakan perubahan sistim yang cukup rumit paska akuisisi. Hal ini diperparah dengan masih tingginya beban untuk biaya promosi dan re-branding yang juga mengurangi pendapatan dari bank XYZ.Kata Kunci: Kesehatan Bank, Risk Based, Akuisisi