Junaedi Junaedi
Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN), BATAN Kawasan Puspiptek-Tangerang Selatan 15314, Banten

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERBAIKAN CRANE-2 HOTCELL 01 DI INSTALASI RADIOMETALURGI Junaedi Junaedi; Darma Adiantoro; Saud Maruli Tua
PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir No 13 (2014): April 2014
Publisher : PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.432 KB)

Abstract

PERBAIKAN CRANE HOTCELL 01 DI IRM. Telah dilakukan perbaikan crane-2 hotcell 01 di Instalasi Radiometalurgi (IRM). Dokumen crane-2 hotcell 01, gambar wiring diagram dan hasil identifikasi digunakan untuk melakukan perbaikan pada crane-2 hotcell 01. Tujuan dari perbaikan crane ini untuk memfungsikan kembali crane-2 yang telah lama mengalami kerusakan. Perbaikan crane hotcell 01dilakukan meliputi perbaikan sistem operasi, instalasi dan penggantian suku cadang seperti: module driver, relay dan proximity switch yang telah mengalami kerusakan, berdasarkan hasil identifikasi kerusakan pada crane-2 hotcell 01. Setelah dilakukan perbaikan dan penggantian suku cadang, dilakukan uji fungsi dengan hasil baik. Kata kunci:  Perbaikan, crane-2, hotcell 01
IDENTIFIKASI KERUSAKAN KONVEYOR JALUR -1 DI INSTALASI RADIOMETALURGI Junaedi .; Supriyono .; Darma Adiantoro; Setia Permana
PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir Vol 2, No 4 (2009): Oktober 2009
Publisher : PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.58 KB)

Abstract

ABSTRAK IDENTIFIKASI KERUSAKAN KONVEYOR JALUR-1 DI INSTALASI RADIOMETALURGI. Telah dilakukan identifikasi kerusakan konveyor jalur-1 (antara glove-box sampai dengan hotcell 107) di Instalasi Radiometalurgi (IRM). Dokumen konveyor jalur-1 dan gambar wiring diagram digunakan untuk menganalisa dan mengidentifikasi kerusakan. Tujuan dari identifikasi ini untuk perbaikan dan penggantian suku cadang. Dari hasil identifikasi kerusakan konveyor jalur-1 diketahui adanya kerusakan pada sistem mekanik, yang menyebabkan  “pin” (pasak) dari poros penggerak putus. Hal ini dapat mengakibatkan sistem program logic control (PLC) konveyor jalur-1, mengalami ganguan terutama pada sistem monitor  radiasi (beta–gamma) air lock. Kereta konveyor jalur-1 bila dioperasikan secara otomatis menuju glove box maka kereta konveyor tersebut selalu tidak sampai tujuan, dan selalu berhenti di air lock dan lampu alarm selalu menyala sehingga mengakibatkan pintu air lock motor (M 3) tidak mau membuka. Untuk memfungsikan kembali konveyor jalur-1 maka, perlu dilakukan perbaikan pada sistem mekanik, sistem central program unit (CPU) dan sistem monitor radiasi air lock serta penggantian suku cadang yang sesuai. PLC mengalami kerusakan pada CPU dan monitor radiasi air lock mengalami kerusakan pada sistem sensor proximity switch dan modul pencacah radiasi.   Kata kunci: Identifikasi, konveyor, CPU/PLC, monitor radiasi  air lock
IDENTIFIKASI KERUSAKAN POWER MANIPULATOR PADA HOTCELL DI IRM Junaedi .; Setia Permana; Darma Adiantoro
PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir Vol 1, No 02 (2008): Oktober 2008
Publisher : PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.63 KB)

Abstract

ABSTRAK IDENTIFIKASI KERUSAKAN POWER MANIPULATOR PADA HOTCELL DI IRM. Telah dilakukan analisis kerusakan power manipulator di Instalasi Radiometalurgi (IRM). Dokumen power manipulator dan gambar wiring diagram digunakan untuk menganalisis dan mengidentifikasi kerusakan. Tujuan dari analisis ini untuk perbaikan dan penggantian suku cadang.  Hasil dari  identifikasi kerusakan diketahui bahwa sistem limit switch batas atas (top) tertabrak oleh gerakan naik yang terlalu berlebihan, sehingga mengakibatkan tidak berfungsinya semua sistem kendali power manipulator dan berdampak pula pada modul sistem catu daya 24 volt/DC dan modul sistem logika pada kabinet kontrol.  Untuk memfungsikan kembali alat ini maka perlu dilakukan perbaikan dan penggantian suku cadang yang sesuai seperti: kapasitor, transistor, dioda, relay dan beberapa IC, karena komponen-komponen tersebut mengalami kerusakan dan perlu penggantian. Kata kunci:  Identifikasi, limit switch, suku cadang
IDENTIFIKASI KERUSAKAN BARREL LIFTING DEVICE DAN BARREL DOUBLE LID HOTCELL 001/102 DI IRM Junaedi Junaedi; Darma Adiantoro; Saud Maruli Tua
PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir No 8 (2011): Oktober 2011
Publisher : PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.927 KB)

Abstract

IDENTIFIKASI KERUSAKAN BARREL LIFTING DEVICE DAN BARREL DOUBLE LID HOTCELL 001/102 DI IRM. Telah dilakukan identifikasi dengan melakukan analisis terhadap kerusakan barrel lifting device dan barrel double lid hotcell 001/102 di Instalasi Radiometalurgi (IRM). Survei lapangan dan dokumen yang berkaitan dengan barrel lifting device dan barrel double lid hotcell 001/102 serta gambar wiring diagram digunakan untuk menganalisa dan mengidentifikasi kerusakan. Tujuan dari identifikasi kerusakan alat ini untuk menetapkan ruang lingkup pekerjaan perbaikan dan penggantian suku cadang.  Hasil identifikasi kerusakan diketahui bahwa: Sistem Program Logic Control (PLC), sistem interlock, sistem pompa hidrolik tidak berfungsi, saklar darurat (saklar emergency) rusak dan selang compressed air (udara tekan) untuk barrel double lid hancur (rusak). Dapat disimpulkan bahwa untuk memfungsikan kembali alat ini maka perlu dilakukan perbaikan dan penggantian komponen/suku cadang yang sesuai seperti: sistem modul PLC, sistem interlock, sistem pompa hidrolik dan saklar emergency serta selang udara tekan, karena sistem dan komponen-komponen tersebut telah rusak.   Kata kunci : Identifikasi, perbaikan, sistem dan suku cadang
TRANSFER MATERIAL RADIOAKTIF DI HOTCELL 101 IRM VIA KH-IPSB3 Junaedi .; Agus Jamaludin; Muradi .
PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir Vol 3, No 06 (2010): Oktober 2010
Publisher : PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.898 KB)

Abstract

ABSTRAK TRANSFER MATERIAL RADIOAKTIF DI HOTCELL 101 IRM VIA KH-IPSB3. Transfer material radioaktif berupa bahan bakar bekas di hotcell Instalasi Radiometalurgi (IRM) melalui Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas (KH-IPSB3) telah dipelajari. Tujuan penulisan adalah untuk berbagi pengalaman agar proses transfer yang sama dapat dilakukan oleh personil lain dengan baik, lancar dan aman serta tersedianya dokumen pelengkap dari hasil kegiatan ini diharapkan akan membantu pekerjaan yang sama pada waktu yang akan datang bila dilaksanakan oleh personil yang belum pernah melakukannya.  . Studi ini merupakan kombinasi antara studi literatur/dokumen, studi lapangan, diskusi, materi pelatihan/coaching operator dan supervisor hotcell serta pengalaman dari praktek pelaksanaan transfer bahan bakar bekas. Transfer dilakukan dengan menggunakan fasilitas hotcell 101 dan fasilitas kanal hubung di bawah hotcell 101. Hasil studi transfer menunjukkan bahwa transfer bahan bakar bekas dari hotcell 101 IRM, dapat dipindahkan ke KH-IPSB3 di bawah hotcell 101 dengan lancar, aman dan selamat sesuai dengan dokumen prosedur transfer, kemungkinan terjadi di lapangan, hasil diskusi dan materi pelatihan.   Kata kunci: hotcell 101 IRM, KH-IPSB3, manipulator dan basket MTR-fuel.
PERANCANGAN PEMBANGKIT TEGANGAN TINGGI DIRECT CURRENT PADA SISTEM ELECTROSPINNING Junaedi Junaedi; Donny Nurmayady
PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir No 9-10 (2012): April-Oktober 2012
Publisher : PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.476 KB)

Abstract

PERANCANGAN PEMBANGKIT TEGANGAN TINGGI DIRECT CURRENT PADA SISTEM ELECTROSPINNING. Telah dilakukan perancangan pembangkit tegangan tinggi direct current, yang digunakan sebagai komponen utama dalam proses pembuatan nanofiber dengan teknik yang dikenal sebagai teknik electrospinning. Tujuan dari perancangan pembangkit tegangan tinggi ini, didasari kebutuhan akan tegangan tinggi yang perlu divariasikan dalam pembuatan nanofiber dari berbagai bahan dasar. Pembuatan nanofiber dengan teknik ini sangat dipengaruhi oleh faktor larutan, jarak antara anoda dengan katoda dan juga kondisi lingkungan. Perancangan pembangkit tegangan tinggi ini menggunakan flyback transformator sebagai komponen utama pembangkit tegangan tinggi. Frekuensi kerja flyback transformator pada 15,625 Hz dan hasil pengujian keluaran tegangan tinggi yang dihasilkan tiap langkah variasi yang diinginkan dengan menggunakan metode pembagi tegangan dapat diukur telah sesuai dengan skala yang ditentukan. Jaring-jaring benang dengan bahan dasar polycarbosilane dapat dibentuk pada tegangan 15 kV pada jarak 10 cm.   Kata kunci : tegangan tinggi, direct current, electrospinning.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN MIKROSKOP OPTIK HOTCELL 107 DI INSTALASI RADIOMETALURGI Junaedi .; Darma Adiantoro; Setia Permana
PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir Vol 2, No 03 (2009): April 2009
Publisher : PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.46 KB)

Abstract

ABSTRAK IDENTIFIKASI KERUSAKAN MIKROSKOP OPTIK HOTCELL 107 DI INSTALASI RADIOMETALURGI. Telah dilakukan identifikasi kerusakan mikroskop optik hotcell 107 di Instalasi Radiometalurgi (IRM). Dokumen mikroskop optik hotcell 107 dan gambar wiring diagram digunakan untuk menganalisa dan mengidentifikasi kerusakan. Tujuan dari identifikasi ini untuk perbaikan dan penggantian suku cadang.  Hasil dari  identifikasi kerusakan diketahui bahwa catu daya sistem kontrol, catu daya  lampu optik dan motor stepper di dalam hotcell 107 mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan tidak berfungsinya semua sistem operasi mikroskop optik. Untuk memfungsikan kembali alat ini maka, perlu dilakukan perbaikan dan penggantian suku cadang yang sesuai seperti: kapasitor, dioda bridge, dioda arus, transistor, kapasitor tantalum, dan intergrated circuit (IC). Kata kunci: catu daya, identifikasi, kerusakan, mikroskop optik, hotcell