Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analysis of Student Satisfaction Levels with the Quality of Academic Services Erny Rachmawati; Hadi Pramono; Suyoto Suyoto
International Journal of Economics and Management Research Vol. 2 No. 2 (2023): August : International Journal of Economics and Management Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v2i2.113

Abstract

The problem of the quality of academic services for each faculty is different. The aim of this research is to describe the level of student satisfaction regarding the quality of academic services based on the Parasuraman dimensions. The assessment used a 5-point Likert scale of satisfaction with lecturers with the respondents being students from three study programs, namely the faculties of Economics and Business, Psychology and Law, with 192 students. The results of research on Tangible students feel satisfied with the faculties of Economics and Business, Psychology and Law. At Emphaty, students feel satisfied with the Faculty of Economics and Business and the Faculty of Law. At the Psychology faculty, students feel less satisfied. Regarding Reliability, students feel satisfied with the Faculty of Economics and Business and the Faculty of Law. At the Psychology faculty, students feel less satisfied. Regarding Responsiveness, students feel satisfied with the Faculty of Economics and Business and the Faculty of Law. At the Psychology faculty, students feel dissatisfied. In Assurance, students feel satisfied with the Faculty of Economics and Business and the Faculty of Law. At the Psychology faculty, students feel dissatisfied. This research is very useful for improving the quality of academic services.
FAKTOR DETERMINAN KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA TENGAH 2019-2023 Eka Destiani; Novi Dirgantari; Amir Amir; Hadi Pramono
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5857

Abstract

Tujuan dari penelitian mengevaluasi dampak akuntabilitas daerah, belanja daerah, serta ukuran pemerintahan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Provinsi Jawa Tengah. Dalam penelitian diterapkan pendekatan kuantitatif dengan data yang diambil dari LKPD (laporan keuangan pemerintahan daerah) Provinsi Jawa Tengah selama rentang waktu 2019 hingga 2023, dengan total 35 sampel. Pengujian hipotesis dengan Structural Equation Modeling (SEM). Dari hasil analisis yang dilakukan, akuntabilitas daerah terbukti berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan daerah, demikian pula dengan belanja daerah dan ukuran pemerintahan yang juga menunjukkan dampak negatif terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah.
EVALUASI KINERJA KEUANGAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH Zora Lutvya Sabrina Hijrianti; Dwi Winarni; Amir Amir; Hadi Pramono
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5953

Abstract

Kinerja keuangan daerah merupakan salah satu indikator keberhasilan pengelolaan keuangan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Namun, terdapat berbagai permasalahan seperti rendahnya alokasi belanja modal, ketergantungan pada pemerintah pusat, pendapatan daerah yang tidak mencukupi, dan pertumbuhan ekonomi yang belum merata, yang dapat mempengaruhi efektivitas kinerja keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja modal, PAD, dana perimbangandan pertumbuhan ekonomi terhadap kinerja keuangan daerah kabupaten/kota provinsi Jawa Tengah tahun 2021-2023. Teknik analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) belanja modal berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan daerah, (2) PAD tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan daerah, (3) dana perimbangan berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan daerah, (4) pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan daerah.
ANALISIS FRAUD HEXAGON TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TEKNOLOGI YANG TERDAFTAR DI BEI (2022-2024) Nabila Ahnaf Ranjani; Edi Joko Setyadi; Hadi Pramono; Hardiyanto Wibowo
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7126

Abstract

Kecurangan laporan keuangan masih menjadi isu penting, khususnya pada perusahaan teknologi yang memiliki tingkat kompleksitas dan risiko yang tinggi sehingga membuka peluang terjadinya manipulasi laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh enam elemen teori fraud hexagon terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan periode 2022–2024. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 96 observasi. Kecurangan laporan keuangan diukur menggunakan F-Score, sedangkan elemen fraud hexagon diproksikan melalui stabilitas keuangan, pergantian direksi, keefektifan monitoring, pergantian auditor, banyaknya foto CEO dalam laporan tahunan, dan rangkap jabatan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas keuangan berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan, yang mengindikasikan adanya tekanan finansial pada manajemen. Sementara itu, elemen fraud hexagon lainnya tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur terkait deteksi kecurangan laporan keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan kecurangan di sektor teknologi.
PENGARUH DIVERSIFIKASI PENDAPATAN, STRUKTUR MODAL DAN PENGUNGKAPAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Dhimas Kurniawan; Ani Kusbandiyah; Hadi Pramono; Siti Nur Azizah
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7198

Abstract

Nilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap kinerja perusahaan melalui harga saham. Nilai perusahaan yang tinggi menggambarkan kesejahteraan pemegang saham dan meningkatkan kepercayaan pasar. Nilai perusahaan yang baik mampu mendorong minat investor untuk berinvestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menguji faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah diversifikasi pendapatan, struktur modal, dan pengungkapan manajemen risiko perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021 sampai 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling, sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 43 perusahaan dan jumlah data yang digunakan sebanyak 172 data. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program atau software Stata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hal ini berarti semakin baik struktur modal, maka semakin tinggi nilai perusahaan. Sedangkan diversifikasi pendapatan dan pengungkapan manajemen risiko perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya peningkatan nilai perusahaan dalam sektor perbankan lebih dipengaruhi oleh struktur modal dibandingkan diversifikasi pendapatan dan perluasan risiko manajemen perusahaan.