Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Sewagati

Alat Pembasmi Hama Otomatis Berbasis Solar Cell di Desa Pranggang, Kabupaten Kediri Dimas Anton Asfani; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; I Made Yulistya Negara
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2431.146 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.138

Abstract

Pembangunan yang masif di Indonesia diikuti dengan semakin tingginya kebutuhan pangan untuk masyarakat mengakibatkan permintaan bahan pangan yang meningkat. Akan tetapi, beberapa tahun terakhir hasil pertanian di Indonesia mengalami penurunan. Hal itu disebabkan oleh meningkatnya kerusakan pada tanaman, salah satunya serangan hama yang meningkat. Namun, pengendalian yang masih kurang efektif mengakibatkan setiap tahun petani mengalami kerugian. Hama yang sering menyerang persawahan diantaranya adalah wereng, belalang, walang sangit, ulat, gangsir, dan tikus. Oleh sebab itu, pembasmian hama perlu dilakukan sebagai tindakan pengendalian pada tanaman. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan cara membuat alat penangkap hama serangga dan pengusir tikus dengan sumber panel surya. Dengan menggunakan alat ini petani dapat mengurangi atau bahkan tidak memerlukan lagi untuk menggunakan pestisida yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan. Disamping itu, panel surya merupakan suatu alat yang dapat mengkonversi pancaran sinar matahari menjadi energi listrik. Teknologi panel surya merupakan salah stau teknologi yang praktis dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, melalui skema pengabdian masyarakat yang dilakukan Laboratorium Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro ITS turut membantu dalam pengendalian hama tikus dan serangga dalam meningkatkan produktivitas hasil panen dengan: (i) Pembuatan alat pengusir tikus dan serangga secara otomatis, (ii) Melaksanakan sosialisasi mengenai pengendalian hama dan penggunaan alat untuk meningkatkan produktivitas hasil panen, (iii) Melakukan konsultasi online untuk menjaga dan merawat alat dengan mitra.
Alat Pengering Padi Portabel dengan Pemanas Elektrik yang Dilengkapi Thermocontrol guna Membantu Proses Pengolahan Padi di Desa Kembiritan Kabupaten Banyuwangi I Made Yulistya Negara; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; Dimas Anton Asfani
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1317.376 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.141

Abstract

Negara Indonesia merupakan negara tropis yang mengalami dua musim yaitu musim penghujan dan kemarau. Memasuki akhir tahun biasanya akan terjadi musim hujan disebagian besar wilayah Indonesia yang mana sangat berdampak kepada para petani. Minimnya cahaya matahari pada musim penghujan menyebabkan para petani kesulitan untuk menjemur padi dari hasil panennya. Berkaca pada masalah tersebut, pengabdi pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupaya untuk merancang dan membuat sebuah alat pengering padi dengan efektivitas dan efisiensi yang tinggi. Alat pengering padi ini menggunakan gas sebagai bahan bakarnya dan didesain portable sehingga mudah untuk memindahkan dari lahan yang satu ke lahan yang lain. Tak hanya mengkonsep dan membuat alat pengering padi saja, tetapi kegiatan sosialisasi pun dilakukan untuk memperkenalkan cara penggunaan serta maintannace alat. Pengabdi berharap dengan adanya teknologi pengering padi portable bisa memudahkan petani dalam mengeringkan padinya.
Sosialisasi Bahaya Listrik bagi Rumah Tangga pada Hunian Baru Korban Letusan Semeru, Kabupaten Lumajang I Made Yulistya Negara; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; Dimas Anton Asfani; Titiek Suryani; Devy Kuswidiastuti; Achmad Affandi; Puji Handayani
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7899.44 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.494

Abstract

Gunung Semeru terletak pada Kabupaten Lumajang dimana pada Sabtu, 4 Desember 2021 pukul 15.15 WIB terjadi erupsi yang berakibat di dusun sekitar lereng Gunung Semeru. Dusun Curah Kobokan merupakan salah satu dari beberapa daerah yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Pasalnya, hampir semua rumah warga di lokasi itu hancur. Sebanyak 300 kepala keluarga dari Dusun Curah Kobokan mengungsi dari total 4.250 orang pengungsi. Terdapat hunian baru yang terletak di Desa Sumbermujur dan menjadi tempat pengungsian warga Dusun Curah Kobokan yang terdampak. Dengan adanya hunian baru ini dirasa warga memerlukan adanya pengetahuan terkait bahaya listrik bagi rumah tangga dan instalasi listrik yang benar. Oleh karena itu, melalui skema pengabdian masyarakat yang dilakukan Laboratorium Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro ITS turut membantu menjawab permasalahan tersebut dengan menciptakan sebuah kegiatan penyuluhan Sosialisasi Bahaya Listrik Bagi Rumah Tangga Pada Hunian Baru Korban Letusan Semeru, Kabupaten Lumajang. Sasaran kegiatan yang dituju pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para warga Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang.
Alat Pemberi Pakan Udang Otomatis Portabel Berbasis Panel Surya guna Membantu Proses Budidaya Tambak Udang di Desa Tambak Ploso Kabupaten Lamongan Dimas Anton Asfani; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; I Made Yulistya Negara; Suwadi; Affandi; Devy Kuswidiastuti; Puji Handayani; Titiek Suryani
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3587.289 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.497

Abstract

Kabupaten Lamongan merupakan salah satu wilayah yang memiliki tambak udang seluas 932,29 Ha. Salah satu tambak yang terkenal di Lamongan adalah tambak udang yang berisi udang udang windu (Penaeus monodon) dan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Berdasarkan hasil produksi maka perlu dilakukan pembudidayaan secara intesif untuk meningkatkan hasil produksi dan dapat unggul di pasar lokal maupun internasional. Salah satu faktor adalah dalam hal pemberian pakan pada udang yang merupakan hal penting dalam kegiatan pembudidayaan udang. Namun sayangnya saat ini sistem pemberian makan pada udang masih sangat bergantung dengan sumber daya manusia yang dilakukan secara manual. Berkaca pada masalah tersebut, pengabdi pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupaya untuk merancang dan membuat sebuah alat pemberi pakan otomatis yang menggunakan solar panel sebagai sumber tenaganya. Tak hanya membuat konsep dan alat saja, tetapi kegiatan sosialisasi pun dilakukan untuk memperkenalkan cara menggunakan serta maintenance alat. Pengabdi berharap dengan adanya teknologi pemberi pakan otomatis bisa memudahkan dalam pemberian pakan udangnya.
Sosialisasi Serta Pembuatan Buku Panduan Mengenai Bahaya dan Mitigasi Petir Guna Mengurangi Resiko Tersambar Petir di Desa Ngendut, Ponorogo Asfani, Dimas Anton; Negara, I Made Yulistya; Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi; Handayani, Puji; Suryani, Titiek; Kuswidiastuti, Devy; Setijadi, Eko; Nugraha, Yurid Eka; Fahmi, Daniar
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.840

Abstract

Sambaran petir merupakan salah satu bencana alam yang dapat menyebabkan korban jiwa dan kerugian material. Desa Ngendut, Ponorogo merupakan salah satu desa yang sering dilanda sambaran petir. Untuk mengurangi risiko tersambar petir di desa ini melalui skema pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Laboratorium Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro ITS turut menjawab permasalahan tersebut dengan melakukan sosialisasi bahaya dan mitigasi sambaran petir serta pembuatan buku penangkal petir sederhana guna mengurangi risiko tersambar petir di Desa Ngendut, Ponorogo. Materi sosialisasi meliputi bahaya sambaran petir, dan cara menghindari sambaran petir, serta membuat buku panduan bahaya petir dan prosedur keselamatannya untuk memudahkan warga desa dalam memahami materi sosialisasi. Sasaran kegiatan penyuluhan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para Warga Desa Ngendut, Kabupaten Ponorogo. Hasil dari sosialisasi ini telah meningkatkan kesadaran Warga Desa Ngendut bahaya sambaran petir dan meningkatkan kemampuan mereka dalam melakukan mitigasi sambaran petir.
Inovasi Mesin Penyortir Kopi Otomatis Berbasis Solar Cell Guna Meningkatkan Kualitas Pengolahan Kopi di Desa Jambuwer Negara, I Made Yulistya; Asfani, Dimas Anton; Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi; Fahmi, Daniar; Suryani, Titiek; Kuswidiastuti, Devy
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2205

Abstract

Kopi menjadi salah satu komoditas besar di Indonesia. Salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia yaitu Desa Jambuwer, Kabupaten Malang. Produksi kopi di Desa Jambuwer masih banyak yang dilakukan secara manual, terutama dalam menyortir biji kopi berdasarkan ukuran diameternya. Metode sortir biji kopi manual selama satu hari mampu menyortir sebanyak 40 kg. Metode ini membutuhkan waktu produksi menjadi lebih panjang dan tenaga manusia lebih banyak. Maka dari itu, dirancanglah inovasi mesin penyortir biji kopi otomatis yang ditenagai oleh panel surya bersistem PLTS hybrid. Bagian utama mesin ini terdiri dari motor induksi satu fasa, engkol, dan papan pengayak tiga tingkat yang setiap tingkat memiliki lubang diamater yang berbeda. Motor induksi satu fasa mendapatkan suplai daya listrik dari sistem PLTS hybrid sehingga penggunaan sistem alat ini tidak membebani tagihan listrik petani kopi sekaligus mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan. Hasilnya, biji kopi yang mampu disortir menggunakan mesin selama sehari sebanyak 250 kg dengan hasil sortir ukuran lebih akurat sehingga kualitas produksi kopi meningkat dan mendapat harga jual yang lebih layak. Kegiatan ini mendukung dua poin Sustainable Development Goals, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), dan konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDG 12).
Pemanfaatan Ultrasonic Wave Generator Berbasis Solar Cell serta Monitoring Kelembaban Tanah untuk Membasmi Hama Pertanian Guna Meningkatkan Kualitas Hasil Panen Kelompok Tani Desa Ngronggot Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi; Negara, I Made Yulistya; Asfani, Dimas Anton; Fahmi, Daniar; Suryani, Titiek; Kuswidiastuti, Devy
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2206

Abstract

Mayoritas penduduk Dusun Dingin bekerja sebagai petani karena luasnya area persawahan di wilayah tersebut. Tantangan utama yang dihadapi adalah serangan hama burung pipit dan tikus yang menurunkan hasil panen. Untuk mengatasi hal ini, Tim Pengabdian Masyarakat Laboratorium Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro ITS mengembangkan alat pengusir hama berbasis gelombang ultrasonik dan bel sebagai noise generator. Alat ini ditenagai oleh panel surya untuk efisiensi biaya dan dilengkapi sistem monitoring kelembaban tanah untuk membantu irigasi. Alat ini dapat dimonitor melalui aplikasi berbasis IoT. Program ini ditujukan untuk kelompok tani “Hidup Bersama” dengan strategi pelaksanaan meliputi studi kasus, perancangan alat, uji coba, serta sosialisasi. Setelah tiga bulan, alat ini berhasil meningkatkan hasil panen petani sebesar 100–200 kg.