Nani Hersunarti
Department of Cardiology and Vascular, Faculty of Medicine, Universitas Indonesia, Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengalaman Awal Tindakan MitraClip di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta Almazini, Prima; Hersunarti, Nani; Soerarso, Rarsari; Budi Siswanto, Bambang; Firman, Doni; M Soesanto, Amiliana
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 3 (2016): Kardiologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.129 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v43i3.27

Abstract

Latar Belakang: MitraClip merupakan pilihan terapi untuk pasien regurgitasi katup mitral berat yang berisiko tinggi untuk operasi. Tujuan penelitian ini adalah melaporkan tindakan MitraClip di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta. Metode: Penelitian retrospektif di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta. Data diperoleh dari database komputer dan rekam medis dari Februari 2014 sampai Januari 2015, kemudian dianalisis dengan SPSS. Hasil: Enam orang pasien berusia 51 – 75 tahun, menjalani tindakan MitraClip; 5 pasien regurgitasi katup mitral berat dan 1 pasien regurgitasi katup sedang. Satu pasien perempuan dan 5 pasien laki-laki. Dua pasien merupakan regurgitasi mitral degeneratif dan 4 pasien regurgitasi mitral fungsional. Dua pasien dipasangi satu buah MitraClip dan 4 pasien dipasangi dua buah MitraClip. Setelah tindakan, derajat regurgitasi berkurang menjadi ringan pada 2 pasien dan menjadi sedang pada 4 pasien. Dimensi diastolik akhirventrikel kiri berkurang dari 66 ± 6,5 mm saat awal menjadi 59 ± 7,3 mm (p=0,04) saat pulang. Dimensi sistolik akhir ventrikel kiri berkurang dari 50 ± 10,6 mm saat awal menjadi 48 ± 10,0 mm saat pulang (p=0,27). Satu bulan setelah tindakan MitraClip, 2 pasien dengan kelas fungsional I dan 4 pasien dengan kelas fungsional II. Tidak ada pasien yang meninggal dalam perawatan di rumah sakit. Satu pasien perawatan ulang di rumah sakit karena gagal jantung. Simpulan: MitraClip merupakan pilihan terapi yang efektif dan aman untuk pasien regurgitasi mitral degeneratif dan fungsional yang risiko tinggi untuk operasi. Dimensi ventrikel kiri, kelas fungsional NYHA, derajat keparahan regurgitasi katup, dan tingkat perawatan ulang mengalami perbaikan setelah dipasang MitraClip.
Heart Failure with Preserved Ejection Fraction: A Case Report Halimi, Amanda; Hersunarti, Nani
Jurnal Kardiologi Indonesia Vol 42 No 2 (2021): Indonesian Journal of Cardiology: April - June 2021
Publisher : The Indonesian Heart Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30701/ijc.1061

Abstract

Background: The prevalence of Heart Failure with Preserved Ejection Fraction (HFpEF) currently reaches 50% of heart failure cases and continues to increase every year. HFpEF is an important clinical condition, but the diagnosis is far more challenging than HFrEF (Heart Failure with Reduced Ejection Fraction), and there has not been any proven effective treatment. In this case presentation, the latest HFpEF diagnosis and therapy will be discussed. Case illustration and discussion: A man and a woman came to the emergency room with signs and symptoms of congestion suggestive of heart failure. Additional examination was performed to support the working diagnosis of HFpEF, namely ECG, NTproBNP and echocardiography. HFA-PEFF scores of the first and second patient was 3 and 4 respectively. During hospitalization, diuretics was given to overcome congestion according to guidelines, as well as ACE-inhibitor and beta-blocker. Both patients were also screened for cardiovascular and non-cardiovascular comorbidities, and were given appropriate therapy. Conclusion: The diagnosis of HFpEF does not have a gold standard yet, meanwhile, the HFA-PEFF scoring can be used. Recommended HFpEF therapy includes diuretics for congestion and management of comorbidities. Several studies of HFpEF treatment are ongoing.