Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Risiko Kejadian BBLR pada Kehamian Aterm di Puskesmas Sragen pada Tahun 2018 Ummu; Vivienne Tjung; Windy Patadungan; Yuan Vira; Zalfa Luthfiyah; Nengah Adnyana OM
Nexus Kedokteran Komunitas Vol 7, No 1 (2018): Nexus Kedokteran Komunitas
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Bayi dengan BBLR memiliki tingkat kematian neonatus yang tinggi. Angka kejadian BBLR yang ditemukan dari data Puskesmas Sragen pada Tahun 2018 sebesar 24 (4,6%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko tertinggi yang berpengaruh terhadap kejadian BBLR pada kehamilan aterm di Puskesmas Sragen pada tahun 2018. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional. Hasil: Pada 24 sampel BBLR yang didapatkan, faktor risiko multipara (62,5%) memiliki proporsi yang lebih besar pada kejadian BBLR. Kesimpulan: Analisis bivariat chi square menunjukkan ibu dengan risiko tinggi memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian BBLR. Perhitungan Risiko Relatif (RR) menunjukkan faktor risiko PEB memiliki peluang yang tinggi untuk melahirkan bayi dengan BBLR.Kata Kunci : LBW, Multipara, Severe preeclampsia
Modal Sosial dalam Penguatan Solidaritas dan Kolaborasi di Lingkungan BEM KM FISIP UNY 2025 Ummu; Rahman, Rusyda Nasyita; Kultsum, Ummu; Zalfa, Aurellia Nindy
Jurnal Humanitaria Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 02 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hum.v3i2.3675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana modal sosial berperan dalam memperkuat solidaritas dan kolaborasi di lingkungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM FISIP UNY. Fokus utama penelitian ini adalah melihat bagaimana unsur kepercayaan (trust), jaringan sosial (networks), dan nilai-nilai bersama (shared values) terbentuk serta dijalankan dalam dinamika organisasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam terhadap Ketua dan Wakil Ketua BEM KM FISIP UNY tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial menjadi kekuatan utama menjaga kekompakkan dan efektivitas organisasi. Kepercayaan dan komunikasi terbuka menjadi dasar bagi terciptanya solidaritas antar anggota, sedangkan jaringan sosial dan nilai bersama memperkuat kolaborasi lintas kebiroan/departemen dan hubungan eksternal dengan pihak fakultas maupun organisasi lain. Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah hambatan seperti ego sektoral, keterbatasan waktu, serta kurangnya refleksi dan dokumentasi pengalaman organisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan organisasi mahasiswa tidak hanya bergantung pada struktur formal, tetapi juga pada kemampuan dalam membangun dan memelihara modal sosial sebagai fondasi utama solidaritas dan kolaborasi. Kata Kunci: modal sosial; solidaritas; kolaborasi; organisasi mahasiswa; BEM KM FISIP UNY