Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Memotivasi Siswa Menghafal Surat Pendek Al-Qur’an Melalui “Mystery Motivator” Eka Fitriyani; Indah Puji Ratnani
JURNAL PSIKOLOGI Vol 12, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v12i1.3005

Abstract

Pelatihan Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus bagi Guru PAUD melalui Model Konstruktivisme Ricca Angreini Munthe; Masyhuri Masyhuri; Indah Puji Ratnani
MENARA RIAU Vol 15, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.592 KB) | DOI: 10.24014/menara.v15i1.13242

Abstract

Pentingnya mengidentifikasi kebutuhan khusus yang dimiliki oleh anak menjadi perhatian karena akan berdampak terhadap pemilihan dan keberhasilan program Pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK). Adanya komorbiditas dalam setiap klasifikasi kebutuhan khusus menjadi permasalahan sehingga guru harus diberi pengetahuan mengenai berbagaimacam klasifikasi anak berkebutuhan khusus, ciri-cirinya dan pendidikannya. Klasifikasi anak berkebutuhan khusus sangat banyak. Namun, dalam pengabdian ini kami memfokuskan pada beberapa klasifikasi saja yaitu autis, ADHD, dan disleksia. Pengabdi memberikan pengetahuan tersebut kepada guru PAUD di Kecamatan Bangkinang Kota dengan melakukan pretest dan posttest untuk mengukur keefektifan pelatihan ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa rerata nilai pretest adalah 3,36 dan hasil post test adalah 5,52 dengan nilai signifikansi 0,000. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai pengetahuan guru tentang anak berkebutuhan khusus pada saat pretest dan posttest. Artinya, pelatihan ini efektif untuk meningkatkan pemahaman guru PAUD mengenai anak berkebutuhan khusus.
HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DAN PERFEKSIONISME DENGAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC PADA DEWASA AWAL DI KOTA PEKANBARU Azkya Afifah; Mukhlis Mukhlis; Indah Puji Ratnani
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 4 No. 3 (2025): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Obsesi terhadap penampilan fisik yang sempurna dapat memicu munculnya kecenderungan body dysmorphic disorder, terutama pada masa dewasa awal ketika perhatian terhadap citra tubuh meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara body image dan perfeksionisme dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada dewasa awal di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 386 responden berusia 20–39 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kecenderungan body dysmorphic disorder, skala body image, dan multidimensional perfectionism scale. Hasil analisis menunjukkan bahwa body image dan perfeksionisme secara simultan berhubungan signifikan dengan kecenderungan body dysmorphic disorder (p < 0,05). Secara parsial, body image berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan body dysmorphic disorder, menunjukkan bahwa individu dengan citra tubuh positif memiliki risiko yang lebih rendah. Perfeksionisme juga berpengaruh negatif signifikan, mengindikasikan bahwa tingkat perfeksionisme yang lebih adaptif berkaitan dengan kecenderungan gangguan yang lebih rendah. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi positif terhadap tubuh dan pengelolaan perfeksionisme berperan penting dalam meminimalkan risiko kecenderungan body dysmorphic disorder pada dewasa awal. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar bagi perancangan program intervensi psikologis yang berfokus pada peningkatan citra tubuh dan regulasi perfeksionisme.   Abstract The obsession with perfect physical appearance can trigger the emergence of a tendency for body dysmorphic disorder, especially in early adulthood when attention to body image increases. This study aims to analyze the relationship between body image and perfectionism and the tendency of body dysmorphic disorder in early adulthood in the city of Pekanbaru. The study used a quantitative design with a purposive sampling technique on 386 respondents aged 20–39 years. Data collection was carried out using the body dysmorphic disorder tendency scale, body image scale, and multidimensional perfectionism scale. The results of the analysis showed that body image and perfectionism were simultaneously significantly related to the tendency to body dysmorphic disorder (p < 0.05). Partially, body image had a significant negative effect on the tendency to body dysmorphic disorder, suggesting that individuals with a positive body image had a lower risk. Perfectionism also had a significant negative effect, indicating that a more adaptive level of perfectionism was associated with a lower tendency to disorder. These findings confirm that positive perceptions of the body and the management of perfectionism play an important role in minimizing the risk of body dysmorphic disorder tendencies in early adulthood. The implications of this research may serve as a basis for designing psychological intervention programs that focus on improving body image and regulating perfectionism.