Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efek Lama Penyimpanan pada Pakan Wafer Limbah Sayuran terhadap Produksi VFA Total dan NH3 Secara In-vitro Neli Definiati; Nurhaita Nurhaita; Wismalinda Rita; Sunaryadi Sunaryadi
Jurnal Peternakan Vol 19, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v19i1.13818

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap produksi VFA Total, pH dan NH3 pada pakan wafer limbah sayuran. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan A = Penyimpanan 0 hari, B = Penyimpanan 7 Hari, C = Penyimpanan 14 Hari, D = Penyimpanan 21 Hari. Parameter yang diamati adalah pH, NH3 dan VFA Total. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pH dan VFA Total berpengaruh sangat nyata, namun NH3  tidak berpengaruh nyata. Kesimpulan dari penelitian ini lama penyimpanan pakan wafer limbah sayuran berpengaruh terhadap pH cairan rumen dan VFA Total. Namun tidak berpengaruh pada NH3. Lama penyimpanan yang terbaik pada hari ke 14. Konsentrasi pH, VFA Total dan NH3 berada pada kondisi optimal untuk pertumbuhan aktivitas mikroba.Kata kunci : Lama penyimpanan, pH, NH3 dan VFA TotalEffect of Storage Duration on In-vitro Total VFA and NH3 Production of Vegetable Waste as Wafer Feed ABSTRACT. This study aims to determine the effect of storage duration on total VFA and NH3 production of vegetable waste as wafer feed. The study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 4 replications. Treatment A = duration-storage 0 days, B = duration-storage 7 Days, C = duration-storage 14 Days, D = duration-storage 21 Days. This study was observed pH, NH3, and a total of VFA. The data were analyzed by analysis of variance (ANOVA). From the results of the study, it is shown that there are significant differences in the pH of the rumen (P<0.05); the pH value of rumen fluid is still under normal circumstances (6,86-8,91). The duration of storage of the vegetable waste feed had a significant effect on total VFA (P<0.05). Total VFA production ranges from 91.65 – 115.15 mM, which is still the criteria for the optimum level of VFA production. However, in this study, the storage duration of vegetable waste wafer feed had no significant effect on NH3. The NH3 average value of the study was 8.46-9.90 mM, which is still in the optimum condition for microbial protein synthesis. The result implies 14 days of duration storage is the best treatment. The concentration of pH, Total VFA, and NH3 were at the optimal conditions for the growth of microbial activity.
Meningkatkan Kompetensi Guru Melalui Stimulasi Minat Baca Referensi Kependidikan Di SDN-1 Mendawai Sunaryadi Sunaryadi
Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 4 No 2 (2019): Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.147 KB) | DOI: 10.33084/bitnet.v4i2.1053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kompetensi guru melalui stimulasi minat baca referensi kependidikan di SDN-1 Mendawai. (2) untuk mengetahui apakah ada atau tidaknya peningkatan kompetensi dan kinerja guru SDN-1 Mendawai dalam mengajar perlu di tingkatkan pula minat baca referensi kependidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan sekolah (School Action Research). Hasil observasi ada peningkatan skor rata-rata dari pra siklus ke siklus I, dimana hasil skor rata-rata observasi pra siklus hanya mencapai skor 4,2 sementara pada siklus I mencapai 7,8 yang artinya kompetensi dan kinerja guru bagus. Hasil observasi siklus II mencapai skor 10,5 artinya Kompetensi dan kinerja guru Bagus sekali.
KANDUNGAN GIZI DAN INKORPORASI MINERAL Cr (Kromium) ORGANIK PADA MEDIA YANG BERBAHAN DASAR JAGUNG Yuhartomo; Sunaryadi Sunaryadi; Neli Definiati
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v6i2.10956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi inkorporasi mineral Cr (Kromium) pada media yang berbahan dasar jagung. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu literatur dalam pembuatan mineral Cr organik pada media yang berbahan dasar jagung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah (A) 0% Cr, (B) 1% Cr, (C) 2% Cr, (D) 3% Cr dan (E) 4% Cr. Parameter yang diamati adalah kandungan Bahan Kering, Protein Kasar, Lemak Kasar, dan Serat Kasar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2016 di Laboratorium fakultas pertanian universitas muhammadiyah bengkulu, Kota Bengkulu dan analisa proksimat dilakukan di Laboratorium Analisa Pusat Penelitian Sumberdaya Hayati dan Bioteknolog LPPM Institut Pertanian Bogor. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa konsentrasi Cr dengan level 0% - 4% menunjukkan hasil tidak berbeda nyata terhadap kandungan bahan kering dan lemak kasar namun berbeda nyata terhadap protein kasar dan serat kasar. Kesimpulan dari hasil yang didapatkan adalah suplementasi mineral Cr tidak mempengaruhi kandungan bahan kering dan lemak kasar, namun meningkatkan kandungan serat kasar dan menurunkan kandungan protein pada bahan media berbahan dasar jagung yang difermentasi dengan menggunakan ragi tape. Hal yang disarankan dari hasil penelitian ini adalah penggunaan ragi tape sebagai starter dinilai kurang baik untuk digunakan dalam media berbahan dasar jagung yang diberi kromium, karena efisiensi inkorporasi Cr kedalam protein fungi yang terdapat didalam ragi tape rendah, sehingga dapat meningkatkan serat kasar dan menurunkan protein bahan. Kata Kunci : Kandungan Gizi, Inkorporasi, Kromium Organik