Listiawati Susanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGUPAS KEJAYAAN ISLAM SPANYOL DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP EROPA Listiawati Susanti
Jurnal Dakwah Risalah Vol 27, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v27i2.2513

Abstract

Peradaban Islam Spanyol merupakan pusat penyebaran Islam di Eropa di abad pertengahan yang memiliki kontribusi terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan di Eropa . Selama 4 Abad Spanyol berkuasa di Eropa sehingga  tidak dipungkiri atmosfir pemikirannya diwarnai oleh pemikiran para cendikiawan Muslim seperti Ibnu Khaldun, Ibnu al-Khatib,Ibnu Thufail (Abu Bacer) Ibnu Hazm, Ibnu Arabi, Ibnu Rusyd (Avverroes) dan masih banyak tokoh lainnya. Dari segi bangunan fisik, Islam Spanyol  tidak ada bandingannya dalam sejarah bahkan peninggalannya masih bisa dinikmati sampai sekarang, seperti istana al-Hambra, Rushafat di Barat Laut Cordova, Mesjid Jami’ Cordova, kota al-Zahra, al-Cazar Seville, Menara Giralda dan lainnya. Setelah Islam Spanyol runtuh, beberapa cendekiawan Eropa yang sebelumnya belajar di Universitas Cordova, Seville, Malaga, Granada, Salamanca dan melakukan penejemahan buku-buku di Toledo, menyebarkan pemikirannya di Eropa. Pengaruh Islam Spanyol ditandai dengan berkembangnya  gerakan Averoeisme yang menganjurkan kebebasan berfikir di Eropa. Tahun 1231 berdiri Universitas Paris (Universitas pertama) di Eropa yang sebelumnya telah dilakukan penerjemahan buku-buku yang berasal dari Islam Spanyol. Buku-buku Ibnu Rusyd diterbitkan di Venesia mulai thn 1481 M.  Berawal dari Avveroeisme ini menimbulkan reformasi abad ke-16 dan akhirnya Rasionalisme di abad ke-17 M.
A comparative study: an analysis of the role of local radio in conveying spiritual and cultural values Darmawati, Darmawati; Fathimah Adelia Putri; M. Fahli Zatrahadi; Reizki Maharani; Listiawati Susanti
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036617000

Abstract

Despite the continued relevance of radio in Indonesia, existing studies tend to examine religious broadcasting, cultural preservation, or audience engagement separately, leaving limited understanding of how da‘wah and entertainment radio comparatively respond to audience needs for spiritual meaning and cultural identity. Addressing this gap, this study analyses and compares the roles of da‘wah-oriented and entertainment-oriented radio in conveying cultural and spiritual values in the Malay Riau context, focusing on Pekanbaru and Bangkinang. Grounded in Uses and Gratifications Theory, the study views audiences and broadcasters as active agents negotiating media use to fulfil spiritual, social, and cultural needs. Employing a qualitative phenomenological design, data were collected through interviews, participant observation, and documentation at four local radio stations, involving eight purposively selected informants, and analysed using NVivo 12. The findings show that da‘wah radio primarily fulfils cognitive and spiritual gratifications through Islamic programmes, while entertainment radio addresses social and affective gratifications by reinforcing Malay cultural identity. Both operate complementarily in sustaining spiritual awareness and cultural continuity.