Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Revitalisasi Pemikiran Ibnu Khaldun Tentang Ekonomi (1332 – 1406) Andrian Saputra; Husni Thamrin
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 2 (2022): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2022.vol5(2).9631

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran bahwa dalam aktivitas publik tertentu, proses pemikiran tertentu juga akan muncul (untuk situasi ini tentang ekonomi). Terlebih lagi, Ibnu Khaldun adalah seorang ulama yang mampu dalam berbagai bidang studi, baik politik, sosial, filosofis, diverifikasi, dan masalah keuangan itu sendiri. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi penilaian subjektif yang menjelaskan investigasi kontekstual dalam pandangan survei menulis. Pemeriksaan logika adalah tes yang ditingkatkan, menggunakan berbagai sumber bukti subjektif. Dari informasi yang di dapat kemudian diakumulasikan berdasarkan prinsip-prinsip dan pengujian sesuai standar penyusunan agar dapat bekerja dengan pembicaraan isu-isu yang ada. Keberadaan ekskursi dan kondisi tujuan yang dialami oleh Ibnu Khaldun telah menjadikannya seorang sarjana yang lengkap, ahli dalam ilmu sosial dan sejarah, namun matang dalam hal keuangan. Para perintis harus ditemukan kembali oleh para ahli keuangan barat setelah sekitar 4-5 abad setelah kematiannya. Berbagai pertimbangan yang dikemukakan dalam tulisan ini tidak mencakup semua gagasan keuangan yang diperoleh Ibnu Khaldun dalam karyanya yang luar biasa Muqaddimah, oleh karena itu penting untuk terus mendapatkan gagasan keuangan Ibnu Khaldun secara luas.
Falsafah Ekonomi Syariah sebagai Way Of Life untuk Mencapai Falah Mohammad Faisal; Husni Thamrin
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 2, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : At-Tajdid : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v2i1.16431

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjadikan ekonomi syariah sebagai jalan hidup (way of life) untuk meraih falah. Kekeliruan yang banyak terjadi adalah dalam memahami makna al-falah yang sesungguhnya, karena falah hanya dipahami sebatas materi saja, sehingga sikap dan tindakan seseorang dalam kegiatan ekonomi menjadi jauh dari asas dan konsep syariat Islam. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif-kualitatif dengan menggunakan teknik riset kepustakaan (library research). Dalam riset kepustakaan (library research), penelitian ini menggunakan data primer yang bersumber dari Al-Quran dan Hadits, dan data sekunder berupa jurnal, artikel, dan buku-buku referensi yang membahas topik yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai falah, manusia harus memahami filsafat Tuhan, manusia dan alam. Hakikat hubungan manusia dengan Tuhan dimaknai dengan mengemban amanah sebagai khalifah di muka bumi, yaitu untuk memakmurkan dan mensejahterakan umat manusia. Hakikat hubungan manusia dengan alam adalah bahwa manusia memanfaatkan alam demi terciptanya kebaikan di muka bumi dan menghindari perilaku pengrusakan alam, dan hakikat hubungan manusia dengan manusia lainnya adalah hubungan muamalah, dengan memperkuat ukhuwah sebagai pondasi awal dari kekuatan ekonomi Islam sebagaimana yang diajarkan Rasulullah pada saat membangun perekonomian di Madinah melalui sikap taathuf, tarahum, tafahum, takafful, tadhomun.