Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE RELEVANCE OF ISLAMIC EDUCATION VALUES IN SACRIFICE WORSHIP TO THE LEARNING OF FORMAL EDUCATION Muhammad Alqadri Burga; Suddin Bani; Usri Usri
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 5, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v5i2.6843

Abstract

This research analyzes the values of Islamic education in the sacrifice worship according to QS al-Ṣaffāt/37: 100-108 and its relevance to the learning of formal education in Indonesia. The type of the research used is qualitative with text study method. Data are collected through documentation and then analyzed using the content analysis method. The results of the research show that the history of sacrifice worship according to QS al-Ṣaffāt/37: 100-108 is divided into four episodes: (1) hope, (2) examination, (3) passing the exam, and (4) reward. There are eight values of Islamic education found in sacrifice worship: (1) faith, (2) morals, (3) patience, (4) resignation, (5) sincerity, (6) democratic, (7) dialogue, and (8) social. The values of Islamic education in the history of kurban worship has relevance to the main characteristics of learning design and the learning process which consists of planning, implementation, evaluation, and follow-up. In addition, it accommodates all values that will be developed in character education.
Dinamika Sistem Pendidikan Islam di Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat Suddin Bani
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Al Mutsla Juni 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah perkembangan dan dinamika pendidikan Islam di Indonesia seirama dengan masuknya Islam ke Nusantara. Menurut catatan sejarah lembaga pendidikan Islam pertama lahir dan berangkat dari Surau, Mushola, Masjid, kemudian menjelma kebentuk pesantren dengan manajemen yang sangat sederhana. Semua system pengelolaan berpusat pada keputusan kiyai yang sangat dihormati oleh para Pembina, guru dan para santri. Dalam perkembangannya pesantren pun mengalami dinamika, dari waktu ke waktu, pada awalnya dalam bentuk lembaga pendidikan tradisional dan sampai saat ini sudah banyak lahir pesantren moderen. Meskipun sebagian pesantren masih bertahan pada posisi tradidisional. Dari dinamika inilah, para peneliti dan pemerhati pesantren mengkategorikan pesantren menjadi tiga macam, yaitu pesantren tradisional, semi moderen, dan pesantren moderen. Pada penelitian ini fokus mengkaji tentang dinamika sistem pendidikan Islam di Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan berusaha menemukan serta lebih menekankan pada qua­li­ty observasi lapangan atau hal yang terpenting pada suatu objek penelitian. Temuan dari penelitian ini adalah dinamika yang terjadi pada masing-masing pesantren sangat variatif dan masing-masing institusi memiliki distingsi masing-masing sebagai pencirian lembaga.