Asmuri Asmuri
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL (Telaah Terhadap Sistem Pendidikan Nasional dan Pendidikan Agama Islam) Asmuri Asmuri
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 2, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v2i1.2530

Abstract

Indonesia is a country which has pluralistic varieties. The varieties can be viewed from two perspectives namely horizontal perspective and vertical perspective. The horizontal perspective covers the varieties of religions, ethnics, local languages, cloth, food and culture. Meanwhile, the vertical perspectives are included as the varieties of level of education, economic, shelters, jobs and the varieties of social – cultural. The varieties of our nation leads us the take into account the importance of multicultural education as an anticipation to the negative social phenomena which possibly derives from the varieties of races and tribes, religions, and varieties of values which exist in the society. The multicultural education can be implemented through learning models substantially by admitting and honoring the cultural diversities.
Kebijakan Pendidikan Islam di Madrasah Asmuri Asmuri; Okfrida Hidayati; Anisa Fitri
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i1.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan pendidikan Islam di madrasah melalui metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Fokus pembahasan mencakup konsep madrasah, analisis kebijakan, implementasi, pengembangan kurikulum PAI, urgensi pembaruan, persepsi masyarakat, serta peluang dan tantangan madrasah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam di madrasah dirancang untuk mengintegrasikan pendidikan agama dan umum sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP). Madrasah berperan strategis dalam membentuk siswa yang moderat, toleran dan berwawasan kebangsaan. Tantangan seperti kualitas pengajaran dan keterbatasan sumber daya diatasi melalui pengembangan kurikulum abad ke-21 dan konsep boarding school. Dengan dukungan regulasi dan sinergi antar lembaga, madrasah diharapkan mampu mencetak generasi yang berilmu dan berkarakter Islami.
Peran Undang-Undang dalam Penguatan Kebijakan Pendidikan Islam di Pesantren Nadhila Mastura; Asmuri Asmuri; Yasir Rosyidan Hasibuan
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i1.743

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji Kebijakan pendidikan Islam di pesantren sering kali dihadapkan pada dilema antara pelestarian tradisi dan adaptasi terhadap modernisasi. Di satu sisi, pesantren harus menjaga identitasnya sebagai pusat pendidikan berbasis Islam; di sisi lain, pesantren dituntut untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja dan berkontribusi di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang komprehensif terhadap kebijakan pendidikan Islam di pesantren untuk memahami bagaimana kebijakan tersebut dapat diimplementasikan secara efektif, tanpa mengorbankan nilai-nilai inti pesantren. Analisis kebijakan ini juga penting untuk mengevaluasi sejauh mana kebijakan yang ada mendukung pengembangan kompetensi santri, baik dalam aspek spiritual, intelektual, maupun keterampilan praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini library research (kajian pustaka). Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yakni dengan data-data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, baik dari buku, jurnal, dan lain-lain yang relevan dengan tema penelitian.
Kebijakan Pendidikan Islam di Sekolah Islam Terpadu Anggi Maharani Agustina; Harapan Mulia; Asmuri Asmuri
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i1.744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong dan menghambat keberhasilan Sekolah Islam Terpadu dalam mengimplementasikan kurikulum terpadu. Sekolah Islam Terpadu disebut sebagai bentuk reformasi pendidikan di Indonesia belakangan ini dikarenakan bergesernya lembaga pendidikan Islam madrasah dan ataupun pesantren kepada bentuk lembaga Sekolah Islam terpadu dengan sistem pendidikan full day school. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library research). Metode kepustakaan (Library research) merupakan jenis penelitian yang data utamanya bersumber dari buku, jurnal, atau artikel yang berhubungan dengan Kebijakan Pendidikan Islam Di Sekolah Islam Terpadu. Sekolah Islam Terpadu adalah perpaduan fungsional antara kurikulum pendidikan agama (yang menjadi ciri khas pesantren dan madrasah) dengan kurikulum pendidikan nasional (yang menjadi ciri khas sekolah umum). Adapun terpadu atau terintegrasi dalam sekolah Islam modern dimaksudkan sebagai penguat (tauhid) dari ajaran Islam yang utuh menyeluruh (syumuliah) dalam gerakan da’wah di bidang pendidikan sebagai koreksi atas orientasi pragmatis, sekular, materialis, dan segregatif dalam paradigma pendidikan modern yang berciri dikotomis (mutanaqida) dan parsial (juz’iyah). Dengan kata lain, Sekolah Islam Terpadu adalah implementasi dari konsep pendidikan Islam yang berlandaskan al-Qur’an dan as-Sunnah serta berorientasi pada pembentukan kepribadian siswa yang terpuji.
Kebijakan Pendidikan Islam pada Masa Orde Baru Mahda Naura Nazifa; Asmuri Asmuri; Iirvan Afandi
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i1.745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan Pendidikan islam pada masa orde baru baik faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini membahas tentang kebijakan pendidikan islam pada masa orede baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library research). Metode kepustakaan (Library research) merupakan jenis penelitian yang data utamanya bersumber dari buku, jurnal, atau artikel. Penelitian ini menyoroti keadaan pemerintah pada masa orde baru yang tidak menjadikan pendidikan sebagai tujuan utama, hal ini juga menjadi sulit karena banyaknya hambatan yang timbul oleh gerakan-gerakan yang tidak mempunyai loyalitas kepada pemerintah sehingga selalu berusaha menjegal usaha pemerintah meningkatkan mutu pendidikan nasional. Hasil dari penelitian ini ialah kebijakan pendidikan islam pada masa orde baru yang tidak memisahkan pendidikan agama dari sistem pendidikan nasional tercermin di mana madrasah merupakan lembaga pendidikan otonom di bawah pengawasan menteri agama. Otonomisasi madrasah tersebut dilakukan dengan cara formalisasi dan strukturisasi madrasah. Lebih dari itu, diterbitkannya Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tahun 1989 yang menjadikan madrasah bagian dari Sistem Pendidikan Nasional, dalam hal ini, madrasah dapat menggunakan kurikulum nasional seperti sekolah-sekolah umum.