Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Additional micromineral Mn and Cu in ration to rumen biofermentation activities of sheep in vitro method Farida Fathul; Sitti Wajizah
Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner Vol 15, No 1 (2010): MARCH 2010
Publisher : Indonesian Center for Animal Research and Development (ICARD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.978 KB) | DOI: 10.14334/jitv.v15i1.672

Abstract

Ruminants need micro mineral for both their own requirements and rumen microbe activities. The objective of this research was to study the effect of Mn, Cu, and its combination addition in ration on the activity of in vitro fermentation using sheep rumen liquid. This research was conducted at Laboratory of Ruminant Nutrition Faculty of Animal Science Bogor Agricultural Institute. The rations were R0 = basal ration; R1 = basal ration + 40 ppm Mn; R2 = basal ration + 10 ppm Cu; dan R3 = basal ration + 40 ppm Mn + 10 ppm Cu. The result indicated that addition of Mn, Cu, or Mn+Cu did not significantly influence (P>0.05) pH, NH3, bacteria and VFA; but they significantly increased (P<0.01) dry matter digestibility (DMD) and organic matter digestibility (OMD). The average: pH was 4.78 ± 0.07 – 4.89 ± 0.06; NH3 was 6.77 ± 2.07 – 7.47±0,67 mM, and VFA was 93.19 ± 55.79 – 136.61±15.31 mM.  R1 gave the highest value of DMD (57.63%) and OMD (70.32%). The VFA related positively to NH3 (r = 0.86); with the equation Ý = -266.9 + 54.182 X and R2 = 0.74.  It was concluded that additional of Mn, Cu, or Mn+Cu did not alter pH, NH3, and VFA. The additional of Mn altered DMD, but additional of Mn+Cu reduced DMD and OMD. Key Words: pH, NH3, VFA, DMD, OMD
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS DAN REPRODUKTIVITAS AYAM JOPER DENGAN PEMBERIAN FEED ADDITIVES (PHYTOGENIC) DAN PERBAIKAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN AYAM JOPER DI KABUPATEN ACEH BESAR Samadi .; Sitti Wajizah; Fitrah Khairi; Ilham .
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 4 (2021): November
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i4.35926

Abstract

Berbagai faktor yang mempengaruhi produktivitas dan reproduktivitas ternak termasuk pakan, pengontrolan penyakit, genetik, perkandangan dan manajemen pemeliharan perlu diperhatikan agar mendapat hasil yang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan 2 mitra pengabdian, yang pertama mitra Local Livestock Farm (LLF) merupakan sebuah kelompok wirausaha yang bergerak dibidang breeding dan hatchery, selanjutnya mitra FA Pronak sudah pernah dilibatkan dengan pembuatan berbagai imbuhan pakan mulai dari probiotik dan phytogenic, Produk yang dihasilkan oleh mitra khususnya penyedian bibit ayam persilangan (hibrida) atau ayam joper (jowo super), sedangkan mitra FA Pronak berperan dalam produksi feed additive. Permasalahan yang terjadi pada mitra adalah indukan yang terbatas, sehingga belum mampu memenuhi permintaan telur fertile yang cenderung meningkat. Disamping itu hal yang berkaitan dengan pakan seperti formulasi pakan, penggunaan imbuhan dan manajemen pemeliharaan yang masih belum optimal ditandai dengan angka penetasan yang masih rendah. Berbagai fasilitas untuk mendukung manajemen permeliharan belum tersedia termasuk cooling room menyebabkan telur disimpan pada suhu ruang yang tidak stabil, sehingga kondisi embrio melemah dan menyebabkan rendahnya angka penetasan. Hasil dari kegiatan pengabdian melakukan menajemen pemeliharan ayam joper dengan menggunakan kandang baterai dengan perkawinan secara inseminiasi buatan yang sebelumnya hanya menggunakan kandang koloni dengan perkawinan secara alami, hal ini mampu meningkatkan produktivitas ayam joper dalam memproduksi telur tetas.