Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Program Parenting Skills dalam Mengembangkan Karakter Religius Peserta Didik Ajeng Sekar Kinanti; Hermi Yanzi; Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 2 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know the implementation of the parenting skills programs in enhancing the religious character of students at SMPIT Permata Bunda Alawiyah. The methods of this research was qualitative descriptive and the subject of this research were principals, teachers, parents, and learners. Data collection techniques used interviews, observations, and documentation. The results showed that the implementation of the parenting skills programs improved the religious character of students: The planning of parenting skills program was prepared by holding a plenary meeting, committee member meetings and a fixation meeting. The implementation of five parenting skills program can run with the support and cooperation among school management, foundation, and parents.  After five parenting skills program were carried out and monitored through a liaison book, evaluation sheet of worship, and parental communication to parents can be seen by the increased of their religious characteristics. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program parenting skills dalam meningkatkan karakter religius peserta didik di SMPIT Permata Bunda Alawiyah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru, orangtua peserta didik, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program parenting skills meningkatkan karakter religius peserta didik: Perencanaan program parenting skills dipersiapkan dengan cara mengadakan rapat pleno, rapat anggota komite, dan rapat fiksasi. Pelaksanaan kelima program parenting skills dapat berjalan dengan adanya dukungan dan kerjasama antara manajemen sekolah, yayasan, dan orangtua peserta didik. Setelah kelima program parenting skills dilaksanakan dan dipantau melalui buku penghubung, lembar evaluasi ibadah, dan komunikasi wali kelas kepada orangtua bisa terlihat bahwa peserta didik mengalami peningkatan dalam karakteristik religiusnya. Kata kunci: Parenting Skills, Karakter Religus.
Pengaruh Pembelajaran Tematik terhadap Perkembangan Civic Knowledge Di SDN 1 Rejosari Ema Triyani; Hermi Yanzi; Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the influence of thematic learning on the development of civic knowledge students at SDN 1 Rejosari. The subject were of this research were 5th grade student at  SDN 1 Rejosari which amounted to 30 respondents. A tool to analyze the data in this research was SPSS 16. The results showed that there was a strong influence of thematic learning on civic knowledge of 5th grade students by 73.1%. It was mean that the thematic learning influential on the development of civic knowledge of 5th grade students at SDN 1 Rejosari. The more thematic learning was implemented well, the better civic knowledge of 5th grade students at SDN 1 Rejosari.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran tematik terhadap perkembangan civic knowledge peserta didik di SDN 1 Rejosari. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 1 Rejosari yang berjumlah 30 orang responden. Alat bantu untuk menganalisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang kuat antara pembelajaran tematik terhadap perkembangan civic knowledge peserta didik kelas V sebesar 73.1% dengan indikator variabel independen (X) yaitu: berpusat kepada peserta didik, memberikan pengalaman langsung, dan memberikan konsep dari beberapa mata pelajaran yang ada dalam tema dengan variabel dependen (Y) yaitu: identitas Nasional (nilai-nilai Pancasila), Hak dan kewajiban (tanggung jawab), dan identitas nasional (Bhinneka Tunggal Ika). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tematik berpengaruh sebesar 73.1% terhadap perkembangan civic knowledge peserta didik kelas V SDN 1 Rejosari.Kata Kunci: Pembelajaran Tematik, Civic Knowledge
Peran Kelompok Masyarakat (Pokmas) Dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Pada Program Ptsl Di Desa Mekar Jaya Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara Tahun 2019 Ina Hardiana; Yunica Nurmalisa; Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to tell mine how the role POKMAS (comunity group) in the increasing community legal werness in Mekar Jaya village, Tanjung Raja sub-district, North Lampung Regency in 2019. The research method used was quantitative Descriptive method with reserch subjects in the Mekar Jaya village community, amounting to 74 respondents. Data collection techniques using a questionnaires and supporting ate documentation and interviews. With the validity test using logical vaisdin and realibility testing using the Produc-Moment.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Kelompok Masyarakat (POKMAS) dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di desa Mekar Jaya Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian masyarakat desa Mekar Jaya yang berjumlah 74 orang responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan tehnik penunjang adalah dokumentasi dan wawancara.dengan uji validitas menggunakan logical validity dan uji reliabilitas menggunakan produc moment.Kata kunci: kesadaran hukum, kelompok masyarakat, PTSL.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengembangan Civic Dispotition Di SMP Gajah Mada Bandar Lampung Desy Nengsiah Waty; Yunisca Nurmalisa; Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to identify the factors that influence the development of civic dispotition at junior high school of Gajah Mada, Bandar Lampung. This type of research was descriptive with quantitative approaches. The data were analyzed using persentages. The results of this research showed that the development of civic dispotition was influenced by emotional intelligence, school environment, family environment, and community environment. The main factor that influenced the process of developing civic dispotition of students was school environment. The percentage of the school environment in the development of civic dispotition were 60%. School environment which develop civic dispotition was a conducive school environment that starts from reforming the curriculum, increasing teacher competence, and inculcating a positive school culture.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan watak kewarganegaraan (civic dispotition) di SMP Gajah Mada Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan watak kewarganegaraan (Civic Dispotition) dipengaruhi oleh kecerdasan emosional, lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. faktor yang paling berpengaruh dalam proses pengembangan watak kewarganegaraan (civic dispotition) peserta didik adalah lingkungan sekolah. Persentase lingkungan sekolah dalam pengembangan watak kewarganegaraan (civic dispotition) sebesar 60%. Lingkungan sekolah yang dapat mengembangkan watak kewarganegaraan (civic dispotition) adalah lingkungan sekolah yang kondusif yang dimulai dari  pembenahan kurikulum, meningkatkan kompetensi guru, serta penanaman budaya sekolah yang positif.Kata kunci : Faktor, Pengembangan, Civic Dispotition  
ANALISIS KEPEKAAN SOSIAL GENERASI (Z) DI ERA DIGITAL DALAM MENYIKAPI MASALAH SOSIAL nurhayati nurhayati; Bercah Pitoweas; Devi Sutrisno Putri; Hermi Yanzi
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v7i1.11415

Abstract

Kecanggihan teknologi dalam kehidupan sehari-hari yang serba digital semakin terasa diera saat ini, hal ini diakibatkan oleh perkembangan teknologi yang melanda dunia secara global. Perkembangan teknologi juga merubah manusia secara umum di era digital seperti pola dan gaya hidup sehari-hari yang tidak bisa lepas dari perangkat serba elektronik. Teknologi serba canggih yang ada tentunya sangat membantu dan mempengaruhi kebutuhan manusia saat ini baik dari segi tugas, pekerjaan, dan bersilaturmi atau bersosialisasi antara satu dengan yang lain. Sehingga, dapat dikatakan bahwa teknologi mempunyai peran penting dalam peradaban manusia di era digital ini. Namun, kecanggihan teknologi ini tidak serta merta selalu berdampak positif. Pemanfaatan media digital yang tidak bertanggung jawab justru akan membuat berbagai masalah bermunculan. Kecanduan gadget atau asyik bermain dengan media sosialnya membuat seseorang tidak bisa lepas dari alat tersebut, sehingga terkadang hal ini menjadikan individu tidak peduli dengan apa yang terjadi di lingkungan. Hal demikian merupakan salah satu kekhawatiran masalah yang akan ditimbulkan dari penggunaan media digital. Seakan seseorang tidak membutuhkan bantuan orang lain lagi karena semua bisa dilakukan sendiri dengan media digitalnya. Begitu pun sebaliknya, orang tersebut juga tidak akan peduli dengan apa yang terjadi dengan orang lain. Untuk melihat fenomena ini, peneliti ingin menganalisis kepekaan sosial peserta didik di SMA YP Unila dalam menghadapi masalah-masalah sosial. Sehingga, temuan peneliti nantinya dapat dijadikan bahan dalam pengembangan kepekaan sosial peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk  memperoleh gambaran tentang kepekaan sosial yang dimiliki generasi Z di era digital dalam menghadapi masalah sosial dilingkungan sekitar, lokal, hingga internasional lalu menganalisisnya. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Untuk mendapatkan data penelitian, akan dilakukan dengan wawancara mendalam kepada informan yang dapat memberi jawaban sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi. Pemilihan informan penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling, agar data yang diperoleh dari informan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penelitian Kata kunci: Kepekaan Sosial, Generasi Z, Era Digital, Masalah Sosial 
IMPLEMENTASI PESTA SEKURA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA DI PEKON KUBU PERAHU KECAMATAN BALIK BUKIT LAMPUNG BARAT Fakih Ragaman; Berchah Pitoewas; Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to know and analyze the implementation of a separties in instilling pancasila values as a way of life on the people It's the boath-group pekon. The result of this study is the values formed by Dan civilization The habits of society are later lived and believed to live social lives Society. The values embodied in party activities have indeed been The practice of pancasila values as a means to infusing values Pancasila is the life view of the nation especially in the bull-bearing temple Beyond the hills of west lampung district.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tentang Implementasi Pesta Sekura dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa di Pekon Kubu Perahu. Hasil dari penelitian ini adalah adanya nilai-nilai yang terbentuk dari peradaban dan kebiasaan masyarakat kemudian dijalankan dan diyakini dalam menjalani kehidupan sosial masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan pesta Sekura sesungguhnya telah mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang dijadikan sarana dalam menanamkan Nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa khususnya di Pekon Kubu Perahu Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat.Keywords : Pancasila is the Life View of  the Nation Especially
PENGARUH KEGIATAN KOKURIKULER TERHADAP CIVIC SKILL PESERTA DIDIK DI MTSN 2 PESAWARAN Mardianti, Elsa; Berchah Pitoewas; devi sutrisno putri
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 12 No. 1 (2025): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v12i1.462

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kokurikuler terhadap civic skill peserta didik di MTsN 2 Pesawaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTsN 2 Pesawaran tahun ajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 responden. Pengambilan data penelitian menggunakan teknik angket, observasi, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya pengaruh kegiatan kokurikuler terhadap civic skill peserta didik di MTsN 2 Pesawaran. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan muhadharah memiliki peran penting dalam membantu peserta didik mengembangkan keterampilan kewarganegaraan dengan presentase sebesar 42,2% melalui kemampuan berkomunikasi, melaksanakan kewajiban, dan kemampuan memimpin kegiatan. Muhadharah ini juga berkontribusi dalam membentuk karakter peserta didik agar lebih percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu menjalankan peran mereka sebagai warga negara yang baik. Kata Kunci: Peserta didik; Kegiatan Kokurikuler; Muhadharah; Civic Skill.
Peningkatan Pemahaman Konsep Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia pada Peserta Didik Melalui Media Pembelajaran Poster Digital Rifki Ramzan Adi Putra; Yunisca Nurmalisa; Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i2.1689

Abstract

This research aims to determine the application of the use of digital poster learning media in increasing students' understanding of the concept of intercultural collaboration in Indonesia. The research method used in this research is quasi-experimental with a quantitative approach. The subjects of this research were students at SMAN 2 Pringsewu. The sample in this study amounted to 70 respondents consisting of 35 experimental class respondents and 35 control class respondents. The data analysis technique uses descriptive statistical analysis which is used to describe research data in the form of students' understanding of PPKn learning as a result of using digital poster learning media in the experimental class and whiteboard media in the control class. Based on the results of research conducted by researchers, there are differences in understanding of identity material and cultural collaboration among students who apply digital poster learning media (experimental class) as proven by the N-Gain Score analysis test. Learning in the experimental class is more interactive compared to the control class as seen from the number of students who ask questions, answer questions, listen to the teacher's explanation, explain and give examples and conclude the material being studied. The posttest results of the experimental and control classes experienced differences where the results of the experimental class were superior to those of the control class. Students' understanding of identity material and cultural collaboration in the experimental class with digital poster learning media was categorized as effective, while those in the control class which used blackboard learning media were categorized as ineffective. Kata Kunci: Understanding. Learning Media, Digital Posters.
Penguatan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran PPKn Melalui Metode Edutainment Devi Sutrisno Putri; Ade Irma Kusuma Wardhani; Berchah Pitoewas; Ana Mentari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6268

Abstract

Abstrak Seringkali keaktifan peserta didik menjadi masalah dalam proses pembelajaran. Penggunaan metode pembelajaran yang variatif diharapkan mampu mengembangkan keaktifan belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran edutainment dalam menguatkan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Kalirejo. Penelitian ini menggunakan metode quasy eskperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 59 responden yang terdiri dari 30 responden kelas eksperimen dan 29 responden kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi sebagai teknik pokok dan angket sebagai teknik penunjang. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil yang signifikan dari penerapan metode pembelajaran edutainment dalam menguatkan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran PPKn dengan presentase 84,88% yang dibuktikan dengan banyaknya peserta didik mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, dan melakukan aktivitas belajar dengan games. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari penerapan metode pembelajaran edutainment dalam menguatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn. Keywords: Aktivitas belajar, pembelajaran PPKn, edutainment Abstract Student activites are often a problem in the learning process. The use of varied learning methods is expected to be able to develop students' active learning. This research aims to determine the application of edutainment learning methods in strengthening student activity in civic education subject at SMP Negeri 2 Kalirejo. This research used a quasi-experimental method with a quantitative approach. The research sample consisted of 59 respondents consisting of 30 experimental class respondents and 29 control class respondents. Data collection techniques use observation techniques as the main technique and questionnaires as a maintenance technique. Based on the research results, significant results were obtained from the application of edutainment learning methods in strengthening student activity in civic education subject with a percentage of 84.88% as evidenced by the large number of students asking questions, answering questions, and carrying out learning activities with games. This shows that there were significant differences in the application of edutainment learning methods in strengthening students' learning activities in civic education subject. Keywords: Learning activities, civic education, edutainment
Kecerdasan Interpersonal Dalam Membentuk Civic Engagement Warga Negara Muda Ana Mentari; Dika Yumanda; Devi Sutrisno Putri; Rohman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6269

Abstract

Abstract The development of civic engagement among young citizens is crucial as it directly impacts the quality of human resources and plays a key role in guiding the nation's progress towards the fulfillment of societal, national, and state ideals. Civic engagement is intricately linked to public life and requires strong interpersonal intelligence in young individuals who represent the future generation of the nation. This study employs a qualitative approach using a literature review to descriptively outline the role of interpersonal intelligence in shaping civic engagement among young citizens. The findings emphasize the vital role of interpersonal intelligence in fostering civic engagement among young citizens, enabling them to actively participate and be visible members of society. Keywords: Interpersonal Intelligence, Civic Engagement, Young Citizen Abstrak Pembentukan civic engagement bagi warga negara muda sangat diperlukan karena aspek yang terkandung di dalamnya dapat menentukan kualitas sumber daya manusia warga negara muda serta memiliki tujuan dalam menentukan arah kemajuan bangsa, yang bermuara pada tercapainya cita-cita masyarakat, bangsa, dan negara. Civic engagement sangat berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat publik. Maka dari pada itu, dibutuhkanlah kecerdasan interpersonal yang mumpuni dalam diri individu warga negara muda sebagai wajah kualitas generasi muda bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang akan menjabarkan secara deskriptif mengenai kecerdasan interpersonal dalam membentuk civic engagement warga negara muda. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal sangat diperlukan dalam pembentukan civic engagement warga negara muda, dikarenakan dengan kecerdasan interpersonal maka pemuda sebagai warga negara muda mampu tampil, berpartisipasi dan aktif untuk terlihat langsung di dalam masyarakat. Kata Kunci: Kecerdasan Interpersonal, Civic Engagement, Warga Negara Muda