Claim Missing Document
Check
Articles

PERANAN GURU DALAM PENUMBUHAN BUDI PEKERTI PESERTA DIDIK DI SMP GAJAH MADA BANDAR LAMPUNG Devita Puspa Sari; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 1 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of the research is to analyze and to indentify the role of teachers in developing students character at SMP Gajah Mada, Bandar Lampung Academic Year 2016/2017. The method used in the research was descriptive with quantitative approach, the subjects of the research were teachers and students. The collecting data used questionnaire, interview and documentation the test of credibility used percentage and chi square. The role of teachers affected in developing students character at SMP Gajah Mada, Bandar Lampung significantly gave a role . It can be seen from 66,66% respondents that indicated significantly gave a role. It means 33,34 % that has not optimized. The suggestion proposed, teachers should be able to optimize the role of teachers in developing students character.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan peranan guru dalam penumbuhan budi pekerti peserta didik di SMP Gajah Mada Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian merupakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, subjek penelitian guru dan peserta didik. Pengumpulan data menggunakan teknik angket, wawancara dan dokumentasi. Uji kredibilitas menggunakan persentase dan Chi Kuadrat. Peranan guru dalam penumbuhan budi pekerti di SMP Gajah Mada Bandar Lampung sangat berperan, dapat dilihat dari 66,66% dari jumlah responden termasuk sangat berperan, artinya masih ada 33,34% yang peranannya belum maksimal, saran yang diajukan seharusnya guru mampu memaksimalkan peranannya dalam penerapan penumbuhan budi pekerti bagi peserta didik.Kata kunci: penumbuhan budi pekerti, peranan guru, peserta didik
PENGARUH SISTEM PATRILINEAL TERHADAP KESETARAAN GENDER DALAM MASYARAKAT BALI DI DESA TRIMULYO Ketut Linda Dewi; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the research is to examine and to explain the influence of patrilineal system to the gender equivalent of Balinese people. The method had used in the research was descriptive method and quantitative approach with the population of sample 44 respondents. The main technique of collecting data used questionnaire and direct observation and the supported technique were interview and documentation. According to the data analysis and the discussion of the test, it could be conclude that the significant influence between patrilineal systems to the gender equivalent of Balinese people in Trimuryo. The result of the research showed that there was the influenceof patrilineal system to the gender equivalent of Balinese people. With the result, that the parents should give the fair and wise treatment to the rights of their children.Tujuan penelitian ini adalah menguji dan menjelaskan pengaruh sistem patrilineal terhadap kesetaraan gender dalam masyarakat Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel berjumlah 44 responden. Berdasarkan analisis data dan pembahasan pengujian yang dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sistem patrilineal terhadap kesetaraan gender dalam masyarakat Bali di Desa Trimulyo. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh sistem patrilineal terhadap kesetaraan gender dalam masyarakat Bali, oleh karena itu kepada orang tua seharusnya memberikan perlakuan yang adil dan bijaksana terhadap hak-hak anak.Kata kunci: kesetaraan gender, masyarakat bali, sistem patrilineal
PERANAN ORGANISASI ROHANI ISLAM DALAM MENINGKATKAN NILAI RELIGIUS DAN KEJUJURAN SISWA Desi Narita; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 1 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe various activities of Islamic spiritual organization (Rohis) that play a role in increasing the value of religious and rectitude students. The research methodology used in this research descriptive qualitative with the informants were vice headmaster of student field, the trustees of Islamic spiritual organization, former trustees of Islamic spiritual organization and member of Islamic spiritual organization. Technique of data collection used was interview guidelines, observation guidelines, documentation guidelines and likert scale. Technique data analysis was using analysis of interactive model. Based on the result of the research which has been done, it is known that Islamic spiritual activities in proselytizing common (study Islamic basic, guidance in reading Al-Quran, tadabur of nature, wall magazine), have a role in increasing the value of religious while the activities in special proselytizing (mentoring) have a role in increasing value of rectitude students in Senior High School 1 Pesisir Barat.Tujuan penelitian ini adalah mendekripsikan peranan kegiatan organisasi Rohani Islam (Rohis) yang berperan dalam meningkatkan nilai religius dan kejujuran siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan informan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina Rohani Islam, mantan pembina Rohani Islam, dan anggota Rohis. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi dan skala likert. Teknik analisis data menggunakan Analysis Interactive Model. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa kegiatan Rohani Islam dalam dakwah umum (studi dasar Islam, bimbingan baca Al-Quran, tadabur alam, majalah dinding) berperan dalam meningkatkan nilai religius sedangkan kegiatan dalam dakwah khusus (mentoring) berperan dalam meningkatakan nilai kejujuran siswa di SMA Negeri 1 Pesisir Barat.Kata kunci: dakwah khusus, dakwah umum, nilai kejujuran, nilai religius, rohani Islam
PENGARUH PEMAHAMAN MAKNA SIMBOL KENEGARAAN TERHADAP SIKAP NASIONALISME SISWA SMK YASMIDA AMBARAWA Retno Ningsih; Holilulloh Holilulloh; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 4 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to find out and explaining the influence of understanding state symbol meaning to the students nasionalism at SMK Yasmida Ambarawa. This research used descriptive method. There were 56 repondents as the sample of this research. Data analysis of this research was Chi Kuadrat. Based on the result of this research, it was shown that there was a closeness degree with contigency coefficient C = 0.66 and maximum contigency coefficient Cmax = 0.81 so that the researcher obtained the values 0.81 included to the very strong or very influential. It could be concluded that there was an influence of understanding state symbol to the students nasionalism at SMK Yasmida Ambarawa. Therefore, students were expected to have high awareness to the nasionalism so that they would knew the meaning inside of state symbol.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh pemahaman makna simbol kenegaraan terhadap sikap nasionalisme siswa SMK Yasmida Ambarawa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sampel penelitian ini 56 responden. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa terdapat derajat keeratan yaitu dengan koefisien kotigensi C = 0,66 an koefisien kontigensi maksimum Cmaks = 0,81 sehingga diperoleh nilai 0,81 dalam kategori sangat kuat atau sangat bberpengaruh. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemahaman makna simbol kenegaraan terhadap sikap nasionalisme siswa SMK Yasmida Ambarawa. Oleh karena itu siswa diharapkan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap sikap nasionalisme agar dapat mengetahui makna-makna yang terkandung dalam simbol kenegaraan.Kata kunci : nasionalisme, sikap, simbol kenegaraan
FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN REMAJA DESA TIDAK MELANJUTKAN PENDIDIKAN KEJENJANG SEKOLAH LANJUTAN Roni Setiawan; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to clarify the effect of the importance of education for Youths in Hamlet Cisarua district. Natar Kab. South Lampung Year 2013. The method of research used descriptive method. This study is a population of 30 respondents make use of questionnaire data collection techniques and qualitative data analysis. The results of the data distribution of the questionnaire showed 15 of 30 respondents or 50% stated that economic factors, parents, the community, the willingness and ability to be a very influential factor to the cause of teen ladder village do not attend secondary school education, the reduction of these factors will facilitate the teens in continuing education ladder school.Tujuan dari penelitian ini  untuk menjelaskan pengaruh pentingya pendidikan bagi Generasi Muda di Dusun Cisarua Kec. Natar Kab.Lampung Selatan Tahun 2013. Metode penelitian yang digunakan  metode deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yang berjumlah 30 responden teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian dari data distribusi angket menunjukan 15 dari 30 responden atau 50% menyatakan bahwa faktor ekonomi, orang tua, lingkungan masyarakat, kemauan dan kemampuan menjadi faktor sangat berpengaruh  terhadap penyebab remaja desa tidak melanjutkan pendidikan  kejenjang sekolah lanjutan, semakin berkurangnya faktor tersebut maka akan mempermudah remaja dalam melanjutkan pendidikan kejenjang sekolah lanjutan.Kata kunci : ekonomi,  lingkungan, orang tua, pendidikan
PERSEPSI SISWA TERHADAP PELAKSANAAN UPACARA BENDERA DALAM PEMBENTUKAN SIKAP NASIONALISME Mey Rizka Zayulate; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 8 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this research were to describe and explain the perception of students on the implementation of a flag ceremony in forming of the attitude of nationalism. The method used in this study was descriptive quantitative research. The population in this research were 125 people and 31 people as the sample. Data collecting technique was using interview and analyzing the data was using percentage. The results of the study showed that the indicator of understanding as many as 6,45 percent students in negative criteria or do not understand, 58,06 percent students in tended to be positive criteria. In indicator of responses as many as 22,58 percent were disagree with the flag ceremony, 45,16 percent were agree with the flag ceremony. In indicator of hope as many as 22,58 percent were disagree with the flag ceremony formed the nationalism, 41,93 percent were agree with the flag ceremony formed the nationalism.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang Persepsi Siswa Terhadap Pelaksanaan Upacara Bendera Dalam Pembentukan Sikap Nasionalisme Siswa, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini 125 orang dengan sampel 31 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik angket dan analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada indikator pemahaman sebanyak 6,45% siswa masuk dalam kriteria negatif atau tidak paham, 58,06% siswa masuk dalam kriteria cenderung positif. Pada indikator tanggapan sebanyak 22,58% tidak setuju dengan pelaksanaan upacara bendera, 45,16% setuju pelaksanaan upacara bendera. Pada indikator harapan sebanyak 22,58% tidak setuju pelaksanaan upacara bendera membentuk sikap nasionalisme, 41,93% setuju pelaksanaan upacara bendera membentuk sikap nasionalisme.Kata kunci : nasionalisme, persepsi siswa, upacara bendera
PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PENGHENTIAN PENGIRIMAN TENAGA KERJA INDONESIA TERHADAP SIKAP MASYARAKAT Yesi Suryanti; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 3 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe and analyze how the influence of government policy regarding Indonesian migrant workers terminationtowards societys attitude in Dusun XV, Bandar Agung, Lampung Timur. The type of this research is descriptive quantitative research that used 33 respondents as the sample. In gathering the data, this research used likert scalechief, interview, documentation, and observation.The data were analyzed usingchi kuadrat. The result of this research it is significant influence between government policy regarding Indonesian Migrant workers termination towards the attitude of the society inDusun XV, Bandar Agung, Lampung Timur.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis bagaimana pengaruh kebijakan pemerintah tentang penghentian pengiriman TKI terhadap sikap masyarakat di Dusun XV Desa Bandar Agung Kabupaten Lampung Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel 33 responden. Menggunakan teknik pengumpulan data angket skala likert, wawancara, dokumentasi dan observasi serta analisis data menggunakan chi kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu ada pengaruh yang signifikan antara kebijakan pemerintah tentang penghentian tenaga kerja Indonesia terhadap sikap masyarakat di Dusun XV Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur.Kata kunci: kebijakan pemerintah, sikap masyarakat, dan TKI
Peranan Pembelajaran PPKn dalam Menginternalisasi Nilai-nilai Demokrasi Meri Sartika; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 10 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to analyze and explain the role of learning PPKn in internalize the values of democracy in SMA Negeri 1 Ulubelu. The research method used in this research is qualitative descriptive with the subject of two PPKn teachers, five students are taken based on the grade level (low, medium, high) and vice principal of student field. Data collection techniques are using interview guides, observation guides, and documentation guidelines , while data analysis is using credibility test with triangulation. The results of this study showed that the learning of PPKn in the process of value transformation is to convey the values of democracy, value transaction is to create mutual relationship, internalization of value is to guide and direct the students. Learners can understand, understand and be able to act in accordance with the values internalized in his personality. The school supports with extracurricular activities that develop democratic values.Penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan peranan pembelajaran PPKn dalam menginternalisasi nilai-nilai demokrasi di SMA Negeri 1 Ulubelu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian dua Guru PPKn, lima peserta didik diambil berdasarkan tingkatan nilai (rendah, sedang, tinggi) dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran PPKn dalam proses transformasi nilai adalah menyampaikan nilai-nilai demokrasi, transaksi nilai adalah menciptakan hubungan timbal balik, internalisasi nilai adalah membimbing dan mengarahkan peserta didik. Peserta didik dapat mengerti, memahami dan mampu bertindak sesuai dengan nilai-nilai yang terinternalisasi dalam kepribadian dirinya. Pihak sekolah mendukung dengan berbagai kegiatan ekstrakulikuler yang mengembangkan nilai-nilai demokrasi.Kata kunci : internalisasi, nilai-nilai demokrasi, pembelajaran PPKn 
PENGARUH APARATUR PEMERINTAH DESA DAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP KESADARAN MASYARAKAT MEMBAYAR PBB Rio Teguh Setyono; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to explain the effect of the village government role and the understanding of society about PBB to the awareness of PBB paying in Lingkungan II Kelurahan Mulya Asri Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat 2015. The method of this research was quantitative associative with ex-post-facto descriptive approach to the 52 respondents. The data collecting techniques were using questionnaire analysis technique using regression. According to the results analysis and hypothesis testing, it showed that: 1. There is an effect of village government role to the contributes to society awareness of PBB paying about 93%. 2. There is an effect of society understanding about PBB to society awareness of PBB paying about 30 %. 3. There is an effect of village government role and society understanding about PBB to society awareness of PBB paying about 95 %.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh peran aparatur pemerintah desa dan pemahaman masyarakat tentang PBB terhadap kesadaran masyarakat membayar PBB di Lingkungan II Kelurahan Mulya Asri Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan deskripstif ex post facto yang sampel penelitian berjumlah 52 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisis data menggunakan regresi. Berdasarkan hasil analisis dan uji hipotesis menunjukan bahwa: 1. Terdapat pengaruh peran aparatur pemerintah desa terhadap kesadaran masyarakat membayar PBB sebesar 93%. 2. Terdapat pengaruh pemahaman masyarakat tentang PBB terhadap kesadaran masyarakat membayar PBB sebesar 30%. 3. Terdapat pengaruh peran aparatur pemerintah desa dan pemahaman masyarakat tentang PBB terhadap kesadaran masyarakat membayar PBB sebesar 95%.Kata kunci : aparatur pemerintah desa, kesadaran masyarakat, pemahaman.
PENGARUH PEMBELAJARAN REMEDIAL MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK M. Efendi; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 6 (2014): Volume 2, No. 6 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out the influence of remedial learning in civics towards the students’ learning motivation. The research method is quantitative, the research subject was all the students in IX class consisted of 23 students and determined as the sample of the research. The main techniques of the research were questionnaire, observation, and documentation as the supporting technique. The result showed that 65% of students did the remedial learning, 22% of students had not been motivated to learn remedial. From the calculation using the Square Chi formulation obtained the result that X2=23,85 with the coefficient C=0.70 and Cmax = 0,81 which on strong category  0.60 – 0,799 therefore that result is identified the there is an influence of remedial learning in civics towards students’ learning motivation.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran remedial pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan terhadap motivasi belajar peserta didik. Metode dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif, subjek penelitian seluruh peserta didik kelas XI yang berjumlah 23 orang dan di jadikan sebagai sampel dalam penelitian. Teknik pokok adalah angket, observasi dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Hasil penelitian menunjukan 65% peserta didik menyatakan melaksanakan pembelajaran remedial, 22% peserta didik masih belum termotivasi pembelajaran remedial. Dari hasil perhitungan yang menggunakan rumus Chi Kuadrat di peroleh hasil X2=23,85 dengan koefisien kontingensi C= 0,70 dan Cmaks = 0,81 yang terletak pada keeratan 0,60 – 0,799 (kategori kuat) sehingga hasil pengujian tersebut dapat di ketahui bahwa ada pengaruh pembelajaran remedial pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan terhadap motivasi belajar peserta didik. Kata kunci: motivasi, pembelajaran remedial, pengaruh
Co-Authors A Halim Aan Suardi Adam Mustapa ADE YULIASARI Adelina Hasyim Adithya Defriansyah Agus Firdaus Ahmad Rofa'i Ana Astriyani Ms Ana Mentari Andry Agustinus Anggun Novionita Anggun Septiana Anis Kurnia Anisa Rosdiana Arip Gunawan Arista Kurniawati Artika Yasinda Atika Febtiana Sari Ayu Purry Purnama Barchah Pitoewas Bercah Pitoweas Berchah Piteoewas Berchah Pitoerwas Berchah Pitoewas Dara Hayfa Dita Deffy Ariyanti Deni Saepulloh Desi Narita Devi Putri Devi Sutrisno Putri Devita Puspa Sari Dewi Junita Manurung Dian Aprilia Dian Naharani Dian Permata Sari Dina Maulina Dwi Annisa Afriana Dwi Ramadani Prastianingsih Dwi Rimbawan Edi Siswanto Edwin Mahendra Pradana Eka Sapradinata Eko Putra Wijaya Elly Sukmawati Elsa Nursabrina Ema Triyani Endang Lestari Endang Lusiati Eva Handayani Evi Yunita Sari Fatimatuz Zahrah Febran Karlos Felia Mutiara Sari Feni Desna Sari Fredy Novari Frentia Riskiyani Gita Faolina Gita Rahmi Pertiwi Hadi Hartono Haris Fajrin Hasven Stama Dova Hendra Mawan Heni Lestiawati Hikmah Fito'ah Tyas Utami Holilulloh Holilulloh Ima Wati Indah Permata Sari Indri Eka Septiani Inka Attahu Ulfa Intan Ayu Pratiwi, Intan Ayu Intan Bimbing Rakasiwi Iqbal Haries Suhada Irawan Suntoro Ismi Rakhmawati Jayawarsa, A.A. Ketut Jeck Prodes Wijaya Juanda Hadi Saputra Ketut Linda Dewi Koko Nurcahyo Arianto Kurnia Nurkaromah Lady Anst Laeni Novita Amin Leni Puspita Lia Septika Liana Rizki Putri Lilis Suhaeti Linda Wati Lintang Ajeng Astrini Luki Susanto M. Efendi M. Mona Adha Marsella Faranina Putri Maya Yulianti Meishya Puspita Andiyana Meli Septania Meliansari Meliansari Meri Sartika Meta Ambarsari Mey Rizka Zayulate Muhamad Ilham Satria P. Mukhlis Effendi Muklas Nurahman Mustakim Mustakim Nabila Nabila Nadiya Adista Putri Nanda Amalia Mirza Naufal Halim Neillisa Regga Syahputri Netika Wuri nevita safutri warganegara Ni Wayan Sayuwaktini Niken Kusumaning Palupi Novi Liani Novita Hariyani Novita Widiyaningrum Nur Afni Destia Fani Nur Anggraini Nur Anita Sari Nur Shelina Nur Widiati nurhayati nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurma Juwita Nurul Alliah Nyoman Atyani Okta Darmayati Pita Normalia Pluto Wurdiman Prayit Prayit Renita Dean Sari Renna Oktavia Sari Resti Febriyanti Retno Ningsih Reysti Ani Safitri Reza Wahyuni Rezki Erfinda Dinar Rian Kusumawati Rika Warnita Rima Permata Sari Rio Teguh Setyono Rismawati Silalahi Rohman Rohman Roma Aprizon Rony, Zahara Tussoleha Roy Kembar Habibi Septa Polentari Septilia Septilia Septri Yanti Seri Sudiwito Serli Serli Sinta Ronauli Sitinjak Siska Yanti Siti Munawaroh Siti Rahmadina Siti Rohani Sonia Octaviani SRI LESTARI Suci Daniati Susi Novita Sutri Handayani Syamsul Arifin Tambat Nurhasan Tesa Lonika Silvia Tika Listiana Tori Seldesani Tri Wahyuni Tri Yukanti Umi Farida Vianasari Vianasari Viki Septian viyanti Wahyu Lestari Yuliana Wegi Aprianto Widya Pengestu Ningrum Yela Tranica Sanur Yesi Surya Resita Yesi Suryanti Your Nety Yuliana Yuliana Yuni Purwaningsih Yunisca Nurmalisa Yunisca urmalisa Yunusca Nurmalisa Yuri Andriyadi Yusan Elpriani Simanjuntak