Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA PEMASARAN ONLINE DAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI USAHA KERUPUK RAMBAK SALMON Wayan Hesadijaya Utthavi; I Gusti Lanang Made Parwita; I Wayan Budi Sentana; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Dharmakarya Vol 8, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.34 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.22322

Abstract

Ikan salmon merupakan salah satu ikan yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Kulit ikan salmon memiliki nutrisi yang sama dengan daging ikan salmon dan aman untuk di konsumi. Kulit ikan salmon ini bisa diolah menjadi beberapa sajian makanan maupun camilan sehat salah satunya adalah kerupuk rambak salmon. Mitra dalam kegiatan ini adalah Surya Rambak Salmon yang berada pada Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Pada saat ini, terdapat beberapa kendala berupa kemasan produk, kurangnya manajemen keuangan serta keterbatasan dalam hal pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, maka akan dilakukan kegiatan bertahap mulai manajemen sampai pemasaran. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pemberian bantuan kemasan dan label kemasan, pelatihan pengemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan website dan pelatihan penggunaan website. Indikator capaian adalah kemasan produk menjadi lebih menarik dan informatif, mitra mempunyai website sebagai media pemasaran, 1 orang anggota usaha dapat melakukan pembuatan pembukuan dan pencatatan keuangan. Setelah dilakukan kegiatan, telah tercipta label kemasan produk dan website usaha mitra. Selain itu 1 orang anggota usaha telah dapat melakukan pencatatan dan buku kas sederhana.
PEMBERDAYAAN USAHA TAHU DI DUSUN BANDA DESA SABA KECAMATAN BLAHBATUH GIANYAR Wayan Hesadijaya Utthavi; I Gede Nyoman Suta Waisnawa; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja; Putu Adi Suprapto
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.78-85.2020

Abstract

Tahu merupakan salah satu jenis makanan yang dapat dinikmati dan dapat dengan mudah didapatkan oleh semula kalangan masyarakat. Tahu merupakan makanan dengan gizi tinggi. Mitra dalam kegiatan ini adalah Bapak Nyoman Gorim. Mitra memiliki usaha produksi tahu. Bapak Nyoman Gorim berasal dari Dusun Banda Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Pada saat ini, terdapat beberapa kendala berupa keterbatasan dalam alat bantu produksi, kemasan produk tahu, kurangnya manajemen keuangan serta pemasaran produk. Berdasarkan kendala yang dihadapi mitra, dilakukan pemberdayaan usaha tahu melalui kegiatan secara bertahap dari aspek produksi, manajemen dan pemasaran. Metode kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pemberian peralatan sebagai alat bantu produksi seperti mesin penggiling bahan baku, pelatihan pengemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan sosial media serta pelatihan penggunaan sosial media. Indikator capaian adalah peningkatan 50% jumlah produksi, 50% produk berisi label kemasan dengan melibatkan 2 orang karyawan, mitra mempunyai media sosial facebook dan instagram sebagai media pemasaran, 1 orang anggota dapat mengelola pembukuan dan pencatatan keuangan dan 1 orang anggota dapat melakukan pengelolaan terhadap content media sosial. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan bahwa adanya peningkatan jumlah produksi sebanyak 60%, peningkatan pengetahuan mitra mengenai pencatatan keuangan dan pemasaran menggunakan media online, terciptanya produk tahu yang lebih ekslusif dengan kemasan dan label yang baru. Kata kunci: Tahu, Peralatan Produksi, Manajemen Keuangan, Media Sosial ABSTRACT Tofu is one type of food that can be enjoyed and can be easily obtained by the community at first. Tofu is a high nutrient food. The partner in this activity is Mr. Nyoman Gorim. Partners have a tofu production business. Mr. Nyoman Gorim comes from Banda, Saba Village, Blahbatuh District, Gianyar Regency. At this time, there are several obstacles in the form of limitations in production aids, tofu product packaging, lack of financial management, and product marketing. Based on the obstacles faced by partners, tofu business empowerment was carried out through activities in stages, from the aspects of production, management and, marketing. The activity method starts with socialization, provision of equipment as production aids, packaging training, financial management training, social media creation and, social media usage training. The achievement indicator is an increase in the amount of production by up to 50%, 50% of the product contains packaging labels involving 2 employees, partners have social media Facebook and Instagram as marketing media, 1 member can manage financial books and records and 1 member can manage social media content. Based on the results of the evaluation, it was found that there was an increase in the number of production by 60%, an increase in partner knowledge about financial recording and marketing using online media, the creation of more exclusive tofu products with new packaging, and labels. Keywords: Tofu, Production Equipment, Financial Management, Social Media
Evaluasi Pajak Penghasilan Badan Atas Perolehan Aset Tetap Metode Financial Leasing (Studi Kasus Perolehan Aset Tetap pada Kubu Cempaka Hotel) Wayan Hesadijaya Utthavi
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 14 No 2 (2018): JBK - Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.314 KB) | DOI: 10.31940/jbk.v14i2.1043

Abstract

Pengelolaan cash flow mengharuskan perusahaan mempertimbangkan alternatif pembiayaan untuk pembelian aset tetap yang paling menguntungkan agar dapat meminimalkan pengeluaran perusahaan dan meningkatkan keuntungan yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan Kubu Cempaka Hotel sebagai objek penelitian. Kubu Cempaka Hotel bergerak di bidang jasa penginapan (hotel). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perlakuan pajak penghasilan atas pembelian aset tetap yang dibeli menggunakan financial leasing dan untuk mengetahui mekanisme pembelian yang lebih menguntungkan antarpembelian dengan cara financial leasing dibandingkan dengan pembelian tunai sebagai dasar dalam penentuan kebijakan pembelian aset tetap. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa data aset yang dibeli secara leasing oleh perusahaan meliputi nilai aset, nilai opsi, jangka waktu kontrak leasing, dan suku bunga leasing. Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan metode observasi. Analisis yang dilakukan penulis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data komperatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif pembelian dengan metode financial lease memberikan dampak pengurangan pajak yang lebih besar terhadap pajak yang akan dibayarkan oleh perusahaan dari pada alternatif pembelian secara tunai. Hal tersebut terjadi karena pada pembelian dengan alternatif metode financial lease memiliki jumlah biaya yang dapat di bebankan (deductible expense) lebih besar dibandingkan dengan alternatif pembelian secara tunai.
ANALISIS PENGENDALIAN FOOD COST PADA GTBV HOTEL & CONVENTION - BALI Wayan Hesadijaya Utthavi; I Gede Agus Sumerta
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 13 No 3 (2017): JBK- Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.671 KB) | DOI: 10.31940/jbk.v13i3.727

Abstract

Penelitian ini berfokus kepada pengendalian harga pokok makanan dengan referensi khusus industri hotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian harga pokok makanan (food cost) pada GTBV Hotel & Convention – Bali, serta mengidentifikasi penyebab terjadinya perbedaan persentase food cost antara harga pokok aktual makanan (actual food cost) dan harga pokok baku makanan (standard food cost). Penelitian menggunakan dua metode analisis data, yaitu: 1) Metode kuantitatif dengan menghitung persentase standard food cost dan actual food cost kemudian membandingkan keduanya. 2) Metode Deskriptif Kualitatif dengan memberikan ulasan atau interpretasi data dan informasi yang diperoleh kemudian membandingkannya dengan teori-teori pengelolaan persediaan meliputi: pada prosedur pembelian, penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran bahan baku merujuk pada Wiyasha (2011) dan Dittmer dan Keefe (2009). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan teknis analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini memberikan indikasi bahwa: 1) pengendalian harga pokok makanan di GTBV Hotel & Convention – Bali belum terlaksana dengan optimal, hal ini terindikasi dari terjadinya selisih merugikan antara actual food cost dengan standard food cost sebagai akibat dari tingginya tingkat pembelian dan gross food consumption, 2) terjadinya selisih food cost tersebut disebabkan oleh pemilihan supplier yang hanya berdasarkan harga terendah, sehingga tidak dapat menjamin kualitas bahan makanan. Penyebab lainnya adalah belum berjalannya penerapan standar-standar di dalam pengolahan dan penyajian makanan oleh pihak terkait secara optimal, sehingga terjadi pembebanan harga pokok makanan yang lebih tinggi. Standar-standar tersebut adalah Standard Purchase Specfication, Standard Yield, Standard Recipe, dan Standard Portion Size.
Pengaruh Tax Amnesty pada Kepatuhan Wajib Pajak Sektor Industri Pariwisata di Bali Hesadijaya Utthavi Wayan; Ni Wayan Dewinta Ayuni
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 15 No 1 (2019): JBK - Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.302 KB) | DOI: 10.31940/jbk.v15i1.1109

Abstract

Bali's economic growth should be in line with the increase in state revenues from the tax sector, but the tax sector revenue does not reach the target. The Tax Amnesty policy is one of the real efforts carried out with the hope that to improve taxpayer compliance increase tax revenue. This study examined the success of the tax amnesty in terms of the understanding of taxpayers on Tax Amnesty. South Badung region was the location of this study and the sample of this study was taxpayer of a business entity engaged in the tourism sector. The analysis technique used was statistical analysis with a simple linear regression test. The result revealed that Tax Amnesty had a significant impact on taxpayer compliance in the tourism industry sector in Bali in terms of the taxpayer's understanding of Tax Amnesty which means that the more taxpayers understand about Tax Amnesty it will increase taxpayer compliance in the tourism industry sector in carrying out obligations taxation. Pertumbuhan ekonomi Bali seharusnya selaras dengan peningkatan penerimaan negara dari sektor pajak namun penerimaan sektor pajak tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Kebijakan Tax Amnesty merupakan salah satu usaha nyata dilakukan dengan harapan bahwa untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak meningkatkan penerimaan pajak. Penelitian ini menguji keberhasilan tax amnesty ditinjau dari permahaman wajib pajak atas Tax Amnesty. Lokasi Penelitian dilakukan pada kawasan Badung Selatan dan merupakan wajib pajak Badan Usaha yang bergerak di sektor pariwisata. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis statistik dengan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian membuktikan Tax Amnesty memberikan dampak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak yang bergerak di sektor industri pariwisata di Bali ditinjau pemahaman wajib pajak atas Tax Amnesty yang berarti bahwa semakin paham wajib pajak tentang Tax Amnesty maka akan meningkatkan kepatuhan wajib pajak yang begerak disektor industri pariwisata di Bali dalam melaksanakan kewajiban perpajakan.
Gap Analysis on Politeknik Negeri Bali Library Services: Expectation Versus Reality Ni Wayan Dewinta Ayuni; Wayan Hesadijaya Utthavi; I Ketut Suparta
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 9 No 1 (2019): March 2019
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.561 KB) | DOI: 10.31940/soshum.v9i1.1086

Abstract

Library in universities is the center of information and science. It can be said as the heart of university. Because of its important role, the university library must have good service. This is expected to increase the sense of comfort of library visitors in using library services. Politeknik Negeri Bali (PNB) as one of the universities in Indonesia currently has one library room located on the 2nd floor of the PNB Central Building. Based on the data, the average number of PNB library visitors in the year 2017 is only 15% of the total civitas. This number shows that PNB library has not been optimally utilized. The purpose of this research is to evaluate the PNB libray service, wheter it aready fulfill the hope of visitors. This research used 150 library visitor as sample, collected by using accidental sampling. The variables used are five service dimensions, namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and emphaty. The method of analysis used in this study is gap analysis using paired t test between expected service by the visitors and PNB library service in reality. Results shows that in general, there is a significant difference between expected service by the visitors and PNB library service in reality. It also happens in five dimensions of service.
Analisis Kepuasan Pengunjung Terhadap Layanan Perpustakaan Politeknik Negeri Bali Ni Wayan Dewinta Ayuni; Wayan Hesadijaya Utthavi; AA. Istri Raka Wahyuni
Epigram Vol 16 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.915 KB) | DOI: 10.32722/epi.v16i2.1972

Abstract

Library can be said as the heart of the universities. Politeknik Negri Bali (PNB) as one of the universities in Indonesia currently has one library room located on the 2nd floor of the PNB Central Building. Based on the data, the average number of PNB library visitors in the year 2017 is only 15% of the total civitas. This number shows that PNB library has not been optimally utilized. The purpose of this study is to assess the satisfaction of library visitors to PNB library services, so that the PNB library in the future can provide better service and the number of library visitors can increase. The variables used are five service dimensions, namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and emphaty. The method of analysis used in this study are importance performance analysis (IPA) and analysis of customer satisfaction index (CSI). Results shows that there are some services that need to be maintained, such as the completeness of facilities, updated collection, air circulation, locker safety, convenience in finding references, knowledge of employee, hospitality of employee, concern of employee, response of employee, and good comunication between employee and visitors. According to CSI method, the visitors’ satisfaction level is 76,40% which is classified as satisfied.
PEMETAAN OBYEK WISATA SPIRITUAL DI DESA BAKAS BANJARANGKAN-KLUNGKUNG I Made Anom Adiaksa; I Gusti Agung Oka Sudiadnyani; Wayan Hesadijaya Uthavi
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 8 No. 1 (2022): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.61 KB) | DOI: 10.31940/bp.v8i1.53-60

Abstract

Bakas adalah desa yang berada di kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, Indonesia. Adapun juga letak dan kondisi geografis Desa Bakas kurang lebih 3 km dari kota kecamatan Banjarangkan. Mata pencaharian atau pekerjaan masyarakat Desa Bakas, mulai dari petani, Pegawai Negeri Sipil, hingga menjadi pedagang. Luas wilayah Desa Bakas 2,82 km², dan sebagian besar lahan dimaanfaatkan untuk kegiatan pertanian. Desa Bakas memiliki beberapa objek yang menarik berupa wisata alam dan budaya. SK Pokdarwis dikeluarkan Desa Bakas tahun 2018. Desa Bakas secara topografi ada perbukitan dengan persawa-hannya yang membentang, sekaligus menjadi ikon Desa Bakas. Sisi barat desa merupakan Tukad Melangit yang sekaligus menjadi batas desa. Mata air yang berada di pinggir sungai Desa Bakas ini memiliki potensi besar untuk dapat dikelola secara professional untuk meningkatkan pendapatan desa. Kondisi lingkungan sekitar serta potensi alam yang masih alami sangat mendukung untuk pengembangan ini. Pelaksanaan pengabdian ini telah dilaksanakan dengan beberapa aspek seperti aspek pembangunan, aspek sosial masyarakat dan aspek keberlanjutan program. Aspek pembangunan menyangkut pembangunan penunjang wisata seperti tulisan identitas lokasi, gerbang masuk lokasi, papan penunjuk lokasi serta pengecatan. Aspek social dilihat dari tingkat partisipasi aktif kelompok mitra mencapai 90% dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Aspek keberlanjutan program dimana telah terbentuk kelompok Bungsih Tourism Destination (BTD) yang secara aktif bersama tim pelaksana melakukan perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi. Kelompok ini yang mengelola sekaligus melakukan perawatan dan pengembangan lokasi.
Konservatisma Akuntansi Pada Era Pandemi Covid-19 Wayan Hesadijaya Utthavi; Kadek Nita Sumiari
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 17 No. 3 (2021): JBK-Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.142 KB) | DOI: 10.31940/jbk.v17i3.260-268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan konservatisma akuntansi sebelum dan saat pandemi berlangsung yang akan diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan accrual based dan pendekatan net asset guna memaksimalkan keputusan investasi para investor. Perusahaan yang terdaftar pada indeks LQ45 digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini dan total data yang digunakan adalah 132 data. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan konservatisma akuntansi sebelum dan saat pandemi berlangsung baik menggunakan pendekatan accrual maupun pendekatan net asset. Kedua pendekatan ini memiliki hasil yang bertolak belakang, di mana ketika konservatisma diukur dengan menggunakan pendekatan accrual, perusahaan cenderung lebih konservatif pada saat pandemi. Sedangkan, ketika konservatisma akuntansi diukur dengan menggunakan pendekatan net aset, perusahaan cenderung lebih tidak konservatif pada saat pandemi.
The effects of Voluntary Disclosure Program (VDP) and tax sanctions on individual taxpayer compliance Sang Made Sandwi Putra; Wayan Hesadijaya Utthavi; Ketut Nurhayati
Journal of Applied Sciences in Accounting, Finance, and Tax Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasafint.v6i1.38-46

Abstract

Tax revenue has an important role in national development. The government continues to pursue various policies to improve taxpay-er compliance so that tax revenues can increase. One of the efforts made by the government is to pass the Law on the Harmonization of Tax Regulations. One of the programs contained in the law is the voluntary disclosure program (VDP). The purpose of this research is to find out the effect of the Voluntary Disclosure Program (VDP) and Tax Sanctions on Individual Taxpayer Compliance. The type of research applied in this study is quantitative research with a correlational approach. In this study, the population studied were individual taxpayers registered at KPP Pratama Badung Selatan, using purposive sampling techniques in sampling based on predetermined criteria and using the slovin formula, so as to get a sample of 100 respondents. The data used in this study was primary data using a likert scale of scores 1 to 4. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression using the SPSS v.26.00 software program. The results of this research show that the voluntary disclosure program has a significant positive effect on taxpayer compliance, tax sanctions have a significant positive effect on taxpayer compliance, and the voluntary disclosure program and tax sanctions simultaneously have a significant effect on Taxpayers compliance.