Arnadi Arnadi
Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTERNALISASI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA NILAI KARAKTER DAN BUDAYA BANGSA DI SEKOLAH DASAR NEGERI Purniadi Putra; Suhartini Suhartini; Arnadi Arnadi
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i2a9.2021

Abstract

AbstrakIlmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) tidak hanya mampu menghadirkan sejumlah kemudahan, tetapi juga mengundang sejumlah kekhawatiran seperti kekerasan dan perilaku tercela. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menginternalisasi nilai-nilai budaya dan karakter bangsa di SDN 1 Tempunak Kabupaten Sintang, Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini di SDN 1 Tempurak yang berada Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Sumber data primer yang digunakan meliputi guru Pendidikan Agama Islam (PAI), perwakilan kurikulum, kepala sekolah, dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan sumber bukti ganda (triangulasi data), reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil temuan penelitian diantaranya guru PAI dalam menginternalisasikan nilai-nilai karakter menggunakan metode keteladanan yang diberikan secara tidak langsung kepada siswa yang akan menirukan dirinya, membuat komitmen guru dan orang tua, dan melengkapi fasilitas pendukung. Implikasi dari temuan penelitian ini adalahnya terbentuknya karakter religius, toleransi, dan disiplin yang diterapkan pada anak sekolah dasar. AbstractScience and technology provide not only many easiness but also cause several concerns such as violence and despicable behavior. The purpose of this study is to describe the efforts of Islamic education teachers in internalizing cultural values and national character at SDN 1 Tempunak, Sintang Regency. The method used was qualitative descriptive research. The location of this research was SDN 1 Tempurak, Sintang Regency, West Kalimantan. Primary data sources used included Islamic education teachers, curriculum representatives, principals, and parents of students. Data collection techniques were through observation, interviews, and documentation. Data collection techniques used were multiple sources of evidence (data triangulation), data reduction, data presentation, conclusion, and verification. The research findings indicated that PAI (Islamic education) teachers internalized character values using exemplary methods given indirectly to students who would imitate themselves, made teacher and parent commitments, and completed supporting facilities. The implication of the findings of this study was the formation of a religious character, tolerance, and discipline applied to elementary school students.
Implications of the Islamic Education Learning Model on Learning Outcomes During the Covid-19 Pandemic Arnadi Arnadi; Kamal Kamal
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.33 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i2.927

Abstract

A very big challenge for educational institutions with the existence of social distancing rules where schools and offices are closed to curb infection with the coronavirus. The purpose of this study is to describe the implications of the learning model on learning outcomes during the covid-19 pandemic. This research method uses a qualitative approach with the type of case study research at two elementary schools in Sambas. Participants of this study were religion education teachers, madrasa heads, curriculum representatives, and parents of students of those schools. Data were conducted through observation and interviews. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and conclusion drawing/verification. Meanwhile, the technique of checking the validity of the data is by extending the participation of members' checks. Research findings learning development directly and guiding children's learning at home, (b) giving birth to intensive communication so that it creates closer emotional closeness between parents and children, (c) parents can provide direct guidance to children, (d) parents can control the use of gadgets (mobile phones), (e) the creation of a collaboration between teachers and parents.
PENGARUH SUPERVISI KEPALA MADRASAH DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI SE-KABUPATEN SAMBAS Arnadi Arnadi; Purniadi Putra; Hamdah Hamdah
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 5, No. 2, Januari-Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i2.414

Abstract

Tujuan dalam penelitian; mendiskripsikan dan menganalisis dari hasil penelitian MIN Se-Kabupaten Sambas yang berjumlah 68 guru. Pengumpulan data dengan metode kuesioner. Uji validitas instrumen dengan teknik analisis product moment, sedangkan uji reliabilitas dengan koefisien alpha. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Sebelum analisis data terlebih dahulu diadakan pengujian persyaratan analisis uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh supervisi kepala madrasah terhadap kinerja guru dengan nilai signifikansi sebesar 0.029 dan besarnya pengaruh 0.070 (7%) (2) memiliki nilai signifikansi sebesar 0.459 (45.90%) dan (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan signifikansinya sebesar 0.00 dan 0.521 (52.10%) artinya pengaruh antara variable supervisi kepala madrasah dan kompetensi guru (X2) terhadap kinerja guru (Y) artinya memiliki kekutan tinggi. Implikasi penelitian ini pentingnya peningkatan kinerja guru yaitu peningkatan supervisi kepala madrasah harus dilakukan dengan baik baik dari perencanaan supervisi, pelaksanaan supervisi serta tindak lanjut supervisi sehingga guru mendapatkan pembinaan, perhatian dan pengawasan yang baik, dan merasakan bahwa dengan adanya supervisi kepala madrasah, guru dapat meningkatkan kompetensi dan kinerjanya. Semakin baik supervisi kepala madrasah yang dilakukan maka akan semakin baik pula kompetensi dan kinerja guru.
Transformasi Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Islam Pada Masa Pademi Covid-19 Purniadi Putra; Arnadi Arnadi
Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 14, No 2 (2022): Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mad.v14i2.12948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis transformasi model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sekolah Dasar di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studi kasus. Lokasi penelitian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 dan Sekolah Dasar Islam Terpadu Sulthoniyah Sambas. Subjek penelitian ini adalah guru PAI dan semua siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Matthew B. Milles Hubberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi model pembelajaran PAI yang digunakan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Sulthoniyah Sambas selama masa pandemi Covid-19 yakni blanded learning dengan menggunakan media sosial seperti Youtube dan Whatsapp. Pembelajaran PAI dengan moda daring dirancang oleh Sekolah menggunakan Grup Whatsapp. Sedangkan untuk pembelajaran PAI dengan moda luring, pertemuan tatap muka secara bergiliran, berkelompok, dan diatur jadwalnya.