Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS RINGKASAN ISI CERITA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CIRC DI MIN 1 PESISIR SELATAN Frasandy, Rendy Nugraha; Putri, Surma
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2019): Inventa Maret 2019
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/inventa.3.1.a1805

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia pada kurikulum 2013 menggunakan teks atau wacana. Teks digunakan untuk keterampilan menulis dan membaca, sedangkan wacana digunakan untuk keterampilan menyimak dan berbicara. Salah satu keterampilan yang sulit dikuasai peserta didik yaitu keterampilan menulis khususnya menulis ringkasan isi cerita. Kemampuan menulis ringkasan isi cerita kelas V MIN 1 Pesisir Selatan belum mencapai KKM. Peserta didik belum mampu menentukan gagasan utama, penempatan ejaan, penggunaan tanda baca dan mengurutkan gagasan pokok pikiran tiap paragraf. Dari permasalahan diatas, peneliti menerapkan model yang sesuai karakteristik peserta didik yaitu model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Model CIRC ini merupakan model yang komprehensif dalam membaca dan menulis pada kelas tinggi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Siklus I menunjukkan hasil rata-rata nilai peserta didik 68,61 dengan persentase ketuntasan 44,44%. Pada siklus II menunjukkan hasil rata-rata nilai peserta didik 81,94 dengan persentase ketuntasan 83,33%.
MANAJEMEN PROGRAM KELAS TAHFIDH AL-QUR’AN DI MIN 2 SLEMAN YOGYAKARTA Rendy Nugraha Frasandy
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 1 (2018): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v5i1a4.2018

Abstract

AbstrakMIN 2 Sleman telah mengalami kemajuan pesat sejak bergantinya Kepala Madrasah. Sebelum itu keadaan MIN bukan menjadi “primadona” bagi para orang tua siswa dalam menitipkan anaknya. Hal ini ditandai dengan data penerimaan siswa baru yang tidak mencukupi kuota yang disediakan. Belum lagi tantangan MIN yang menjadi “pilihan kedua” setelah Sekolah Dasar. Dengan keresahan ini, Kepada Madrasah dituntut untuk dapat membuat inovasi pada MIN tersebut. Inovasi tersebut berupa program baru yang dirilis pada tahun 2017 dikenal dengan Kelas Tahfidh Al-Qur’an. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan pada tahap perencanaan program, dimulai dengan menetapkan tujuan, menyiapkan materi, guru, alokasi waktu dan membuat perangkat pembelajaran di persiapkan dengan baik. Dalam pengorganisasian program telah memiliki struktur organisasi yang jelas. Dalam Pelaksanaan program dilakukan setiap hari senin hingga kamis dengan durasi 2x35 menit. Dalam pengawasan dilakukan pelaporan setiap Tri Wulan dan Semester untuk mengetahui target pencapaian siswa.                                                          AbstractMIN 2 Sleman has progressed rapidly since the change of Head of Madrasah. Before that the MIN situation is not a "prima donna" for the parents of students in entrusting their children. This is indicated by new student admission data that is not sufficient for the quota provided. Not to mention the MIN challenge that became the "second choice" after elementary school. With this unrest, Madrasah is required to be able to make innovations on the MIN. The innovation of a new program released in 2017 is known as Tahfizh Class Al-Qur'an. The research method used is descriptive qualitative. The results of the study show in the planning phase of the program, starting with setting goals, preparing materials, teachers, allocation of time and make learning tools in the well prepared. In organizing the program has a clear organizational structure. In the implementation of the program is done every Monday to Thursday with a duration of 2x35 minutes. In the monitoring conducted reporting every Tri Wulan and Semester to know the target of student achievement.
Penanaman Sikap Kewarganegaraan melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Pesisir Selatan Sumatera Barat Rendy Nugraha Frasandy; Risa Bellawati; Remiswal Remiswal; Feni Risal ‘Alala
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 6 No 2 (2020): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v6i2.5693

Abstract

This research is based on the anxiety of educators who observe the majority of students who have not applied citizenship attitudes such as honesty and responsibility both in the classroom and in the madrasa environment. Yet through learning PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) in the classroom, educators have taught, instilled and even modeled directly on students. The purpose of the study was to describe the inculcation of citizenship attitudes such as honest attitude and attitude of responsibility through learning PPKn. This type of research is field research with qualitative descriptive methods. The data source of this study consisted of primary data sources namely educators and class III students and secondary data sources namely the headmaster of madrasah, other educational staff at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Pesisir Selatan. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. The data that has been collected is then analyzed by means of data reduction, data presentation and drawing conclusions. Testing the credibility of the data researchers do by triangulating sources and methods. The results showed that the inculcation of the value of citizenship by educators was carried out in the following manner; First, in instilling honest attitudes educators convey directly and repeatedly in class, giving examples of being honest with students, paying attention to students' honesty and giving advice to students if they are not being honest. Second, in instilling the attitude of responsibility educators convey directly and repeatedly, giving examples of being responsible, paying attention to the attitude of responsibility of students and advising the importance of students being responsible in their activities.
Penerapan Program Remedial Teaching Melalui Metode Tutor Sebaya Terhadap Hasil Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kabupaten Sleman Yogyakarta Rendy Nugraha Frasandy
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 16, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.001 KB) | DOI: 10.29300/attalim.v16i1.823

Abstract

HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA NYATA DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Rendy Nugraha Frasandy; Silviya Anggaraini
Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam Vol 3, No 2 (2021): Elementeris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/elementeris.v3i2.11026

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena kurangnya pemanfaatan media pembelajaran nyata oleh pendidik dalam proses pembelajaran. Hal ini terlihat dari kebanyakan pendidik yang  melakukan pembelajaran di kelas, hanya menggunakan media seadanya saja dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, seperti papan tulis dan spidol serta gambar pada buku-buku yang tersedia,  sehingga pembelajaran pun terjadi satu arah dan tidak terkesan menarik dan merangsang daya berfikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya hubungan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan bantuan media nyata. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif  korelasional, dengan populasi penelitian yaitu kelas III  MIN 1 Kota Pariaman yang terdiri dari kelas III A dan III B, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan rumus korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media nyata dengan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas III MIN 1 Kota Pariaman. Hal ini dibuktikan dari hasil perolehan data yang menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari t tabel (0,745 > 0,339), nilai ttabel nya melihat pada nilai koefisien korelasi product moment  taraf 5%. Dimana nilai korelasi sebesar 0,745 berada pada interprestasi sedang.Kata Kunci : Media Nyata, Kemampuan Berpikir Kritis
PENGEMBANGAN KURIKULUM MATA PELAJARAN PAI MELALUI MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN DI MIN 2 SLEMAN Ahmad Zainal Abibin; Rendy Nugraha Frasandy
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 1 (2020): Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i1.2525

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan kurikulum PAI Melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di MIN 2 Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field study) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi dan wacancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Forum MGMP berkontribusi besar dalam pengembangan kurikulum PAI di MIN 2 Sleman diantaranya (1) menghasil produk yang berupa Modul pelajaran PAI yang dalam penyusunanya mempertimbangkan kebutuhan di kelas, (2) menghasilkan produk berupa soal ujian rumpun PAI, hal demikian kaitanya dengan Ujian Tengah Semester (PTS) dan Ujian Kenaikan Kelas (PAT), (3) memecahkan persoalan yang dihadapi guru dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Bagi guru yang memiliki persoalan di dalam mengajar mereka menyampaikan hal tersebut di forum MGM . Forum MGMP mengkaji persoalan tersebut secara bersama. Apabila tidak ditemukan pemecahan masalahnya, forum MGMP mendatangkan konsultan pendidikan. Selain, untuk menangani permasalahan di lapangan dapat menggunakan penelitian tindakan kelas yang sekiranya relevan untuk menangani persoalan di lapangan. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dipublikasikan di lingkup forum MGMP maupun di luar. Hasil penelitian tindakan kelas yang telah diuji dapat dijadikan pertimbangan dalam merevisi kurikulum PAI di setiap lembaga pendidikan yang bersangkutan.
IMPLEMENTASI NILAI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI MIN 1 KOTA PADANG Rendy Nugraha Frasandy
Tarbiyah al-Awlad Vol 11, No 2 (2021): Volume 11 Nomor 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jta.v11i2.3228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai yang terdapat dalam penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya sekolah di MIN 1 Kota Padang. Penelitian ini dikemas dengan desain deskriptif kualitatif, dimana sumber data adalah pendidik, kepala sekolah, dan peserta didik MIN 1 Kota Padang. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisa data penulis menggunakan metode induktif, deduktif dan komperatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; Nilai-nilai karakter utama PPK berbasis budaya di MIN 1 Kota Padang yaitu: Pertama, religius dibuktikan dengan kegiatan Tahfiz Qu’an dan praktek Ibadah, Kedua nasionalis dengan kegiatan upacara setiap hari senin dan hari rabu menyanyikan lagu Nasional, Ketiga  mandiri dibuktikan dengan kegiatan literasi sebelum pembelajaran, siswa bebas memilih buku yang disenanginya, Keempat gotong-royong yaitu dengan kegiatan setiap hari setelah selesai kegiatan apel pagi, sebelum masuk ke dalam kelas majelis guru dan peserta didik melakukan gerakan “pungut sampah).  Dan Kelima integritas yaitu dengan kegiatan anti menyontek kepada seluruh siswa-siswi, dengan membuat tulisan-tulisan kreatif, dalam bentuk slogan dan poster kreatif.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN ALAT PERMAINAN KELERENG DENGAN STIK ES KRIM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS III DI SD NEGERI 34 KABUPATEN SELUMA Sinta Agusmiati; Rendy Nugraha Frasandy
Tarbiyah al-Awlad Vol 11, No 1 (2021): Volume 11 Nomor 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v11i1.2511

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan alat permainan kelereng dengan stik es krim dalam pembelajaran Matematika dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan alat permainan kelereng dengan stik es krim. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif komparatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu soal tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas Eksperimen yaitu 75,33 dan nilai rata-rata posttest kelas Kontrol yaitu 72,83. Nilai t kemudian dibandingkan dengan, thitung < ttabel (0,996 < 2,013) yang berarti hipotesis nihil (Ho) dalam penelitian ini diterima, yaitu tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan alat permainan kelereng dengan stik es krim pada pembelajaran Matematika pada siswa kelas III di SD Negeri 34 Kabupaten Seluma, sedangkan hipotesis kerja (Ha) ditolak. Tidak terdapatnya perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan alat permainan kelereng dengan stik es krim antara kelas Eksperimen dengan kelas Kontrol dikarenakan tiap alat peraga mempunyai kelebihan masing-masing, karena alat peraga juga dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.
KETERAMPILAN 4C ABAD 21 DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN DASAR Resti Septikasari; Rendy Nugraha Frasandy
Tarbiyah al-Awlad Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.823 KB) | DOI: 10.15548/alawlad.v8i2.1597

Abstract

Nations that are not ready to face the development of science and technology is growing very fast is certainly going to be left far behind with other nations. For that, in the 21st century, the school is required to have creative thinking, critical thinking and problem solving, communication, collaboration (collaboration) or so called 4C. The purpose of this study is to provide motivation for formal and informal education institutions to pay attention to the skills possessed by their students and provide a positive briefing to the child for the future. The type of research used is literature research (library research) with descriptive analytical method, which is a series of activities related to the method of collecting data library to describe the situation as it is. Data analysis used is content analysis.The results of this study are 1) the implementation of 21st century skills called 4C is the teacher must communicate well to students continuously in various circumstances. Socializing in students is necessary because the childhood is a period of play. When students play with peers, students will naturally engage in social interactions with their friends. Frequently invite students to communicate a positive impact to develop children's communication skills. This will stimulate the child's brain to imitate the use of good sentences. In addition 21st century skills students are trained to explain and exchange information with their friends when the learning process takes place, learn how to convey information properly, so that can be understood and understood by his friend. The teacher's role here is as a facilitator. 21st century skills can foster and enhance cooperation within a group to solve specific problems, increase their sense of tolerance for peer opinions, strive to think critically and creatively to solve problems of relating something.
Usaha Pendidik dalam Pengembangan Sikap dan Perilaku Keberagamaan Peserta Didik di SD IT Adzkia Padang Rendy Nugraha Frasandy; Fauza Mashudi
Tarbiyah al-Awlad Vol 10, No 2 (2020): Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v10i2.2572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; mengetahui usaha yang dilakukan pendidik SD IT Adzkia Padang dalam mengembangkan sikap dan perilaku keberagamaan peserta didik. Penelitian ini dikemas dengan desain deskriptif kualitatif, dimana sumber data adalah guru, kepala sekolah, pengurus atau komite sekolah, para karyawan, dan siswa di SD IT Adzkia Padang. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisa data penulis menggunakan metode induktif, deduktif dan komperatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; dalam mengembangkan sikap dan perilaku keberagaman peserta didik, pendidik selalu memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap tindakan yang dilakukan peserta didik seperti ketika mengambil air wudhu, berdoa ketika memulai suatu pekerjaan, seperti memulai pelajaran dan menutup pelajaran, saat makan, berkata jujur dan bersikap lemah lembut, 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun), memanggil ustadz/ustadzah kepada pendidik, ana untuk saya, antum untuk kamu. Selanjutnya selalu melakukan kontrol terhadap kegiatan peserta didik, sehingga peserta didik senantiasa menjaga ibadah dan sikapnya keberagamaan melekat dan berlangsung setiap harinya.