Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF COLLABORATIVE LEARNING ON THE MATHEMATICS LEARNING ACHIEVEMENT AMONG 8TH GRADE STUDENTS OF SMPN 1 AJANGALE , INDONESIA Dian Nugraha; Kasmawati Kasmawati; Raihana Uzda
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 7, No 2 (2020): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18551/erudio.7-2.2

Abstract

This research involved two classes to which achievement tests were administered. The initial achievement test aimed to assess students’ initial knowledge of mathematics, while the final test was carried out to evaluate students’ learning outcomes after treatment. The results of this study showed that experimental class obtained higher average final test score (84.70) than control class (80.44).The independent sample t test also showed a value lesser than alpha (0.012 <0.05). As a class, the improvement was also shown by proportion test results, in which zcount> ztable (2.50> 1.64). Regarding those results, the use of collaborative learning brought significant improvement in mathematics learning outcomes of 8th grade students of SMPN 1 Ajangale.
ANALISI SEMIOTIK TARIAN BULAN TERANG DESA RAJAWALI BANDA NAIRA Kasmawati Kasmawati; Najirah Amsi Najirah Amsi; Eka Ardiyanti Kaimen Eka Ardiyanti Kaimen
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 3, No 2 (2019): JURNAL LITERASI OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.96 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v3i2.2587

Abstract

Peneltian ini butujuan untuk menkaji analisis semiotik Tarian Bulan Terang Desa Rajawali Banda Maira. Dalam Meneliti Tarian Bulan Terang. Jenis penelitian ini deskriftif kualitatif dengan pendekatan etnografi yang  merupakan urain dan penafsiran dari suatu budaya atau sistem dari kelompok sosial. Lokasi Penelitian ini dilakukan di Banda Naira tepatnya di Desa Rajawali, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Data penelitian ini adalah berupa instrumen wawancara tentang tarian bulan terang dan dokumentasi tarian bulan terang. Dalam hal ini gerakan dan tutuan yang akan saya teliti berjumlah 5 lagu yang menjdi bahan data pendukung penelitian ini. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah (1) observasi primer, yakni pengamatan secara langsung terhadaptarian tersebut melalui data hasil rekaman, (2) wawancara eksploratif terkait dengan tarian bulan terang di banda naira. Hasil Penelitian Tarian Bulan Terang dari segi makna semiotik Pertama adalah aiwando, gerakan dan arti nyanyiannya, ditemukan tanda berupa kata aiwando yang mana dalam tarian aiwando itu sendiri memilliki makna berkumpul sebagai panggilan untuk seluruh masyarakat agar segera berkumpul. Kedua Berdasarkan gerakan dan nyanyian yang saya teliti dari tarian Patra Julale maka terdapat tanda semiotik yaitu kegembiraan yang memilliki makna suasana hati masyarakat yang gembira pada saat datangnya bulan purnama yang sudah lama di nanti-nantikan. Ketiga Tanda yang terdapat dalam tarian Aije Muje Mure adalah pencarian yang dilambangkan dengan gerakan mekingkar dan nyanyian di mana nona maniska tuan putri kananjo. Keempat tanda yang terdapat dari nyanyian Adidjela adalah kekuatan masyarakat rajawali untuk menjaga persatuan dan kesatuan tang dilambangkan dengan pegangan tangan yang begitu erat antara setiap penari. Kelima, Dari gerakan dan tarian yang saya teliti, maka tanda yang terdapat dalam tarian Payong-Payong adalah tanda persatuan yang di lambangkan dengan payung yang terbuka dan tertutup yang melambangkan persatuan antara masyarakat rajawali yang tak terpisahkan hingga saat ini.
PENGEMBANGAN LINGUISTIK KE MASA DEPAN TELAAH HUBUNGAN BAHASA, PENGETAHUAN, DAN LINGKUNGAN (Sebuah Pendekatan Ekolinguistik) Kasmawati
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 2 No 1 (2016): PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.332 KB)

Abstract

Tulisan ini berlatarbelakang kekhawatiran akan punahnyakeanekaragaman linguistik, budaya, dan lingkungan yangdiakibatkan proses sosio-ekonomi global sekarang ini. Ancamankepunahan bahasa-bahasa lokal akan mengancam pula kepunahankebijakan, kultur, pengetahuan local, dan pandangan hiduppenuturnya. Resiko yang tinggi adalah kepunahan pengetahuanlingkungan lokal tradisional/etnoekologis, seperti klasifikasipengetahuan lingkungan lokal dalam pemanfaatan alam olehmasyarakat lokal, konsep-konsep ekologis dan pengelolaan sumberdaya alam serta praktiknya secara alami dan mendalam olehmasyarakat lokal. Tulisan ini memberi perspektif jalan keluar untukmengatasi problema di atas yakni model Posey „subject-mattermodel’ yang terangkum dalam Malfi (2001) untuk penelitian diwilayah berskala kecil; penelitian untuk melihat keterkaitan antarakeragaman bio-kultural dengan aspek linguistik yangmenghubungkan bahasa, pengetahuan, dan lingkungan. Yang jadipertimbangan utama dan dipertanyakan adalah kalau linguistikberperan kunci dalam hubungan antara pengetahuan, budaya, danlingkungan mengapa kemudian linguistik tidak bisa berbuat banyakuntuk mengakui mata rantai ini dan melakukan tugas untukmengkodekan pengetahuan budaya ini?
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS WACANA ARGUMENTASI MELALUI METODE PETA KONSEP SIKLUS (CYCLE CONCEPT MAP) SISWA KELAS XI TEKNIK KOMPUTER JARINGAN (TKJ) SMK NEGERI 2 JENEPONTO Kasmawati
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 3 No 1 (2017): PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.632 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkasi; proses dan hasil penerapan “ Cycleconcep maping”, dalam menulis wacana argumentasi. Jenis penelitian ini adalahpenelitian tindakan kelas (classroom action resarch) dan lokasi penelitian SMKNegeri 2 Jeneponto. Fokus penelitian ini adalah aktivitas guru dan siswa, dalamproses menulis wacana argumentasi melalui “Cycle concep maping”. Sumberdara dalam penelitian ini guru bahasa Indonesia dan siswa SMK Negeri 2Jeneponto kelas XI TKJ. Data penelitian berupa data pelaksanaan dan hasil.Insrumen penelitian soal uraian. Teknik pengumpulan data hasil obsevasi dan tes.Dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitiansiklus I dan siklus II menunjukkan penerapan “ Cycle concep maping”, dalammenulis wacana argumentasi siswa SMK Negeri 2 Jeneponto pengalamipeningkatan. Aktivitas guru dan siswa pada siklus satu berada pada kategorikurang. Sedangkan hasil penilaian pada siklus II dalam menulis wacanaargumentasi melalui “Cycle concep maping” pada siswa SMK Negeri 2Jeneponto kelas XI TKJ mengalami peningkatan yang signifikan. Karena hasilmenulis siswa pada siklus I diperoleh dengan jumlah rata-rata 63.62%, beradapada kategori kurang. Nilai tertinggi 92 dan nilai terendah 42. Pada siklus II hasilmenulis berada pada kategori baik dengan jumlah rata-rata 89.69% dengan nilaitertinggi 100 dan nilai terendah 64. Dengan demikian penerapan “ Cycle concepmaping”, dapat meningkatkan proses dan hasil belajar menulis wacanaargumentasi siswa SMK Negeri 2 Jeneponto.
ANALISIS HISTORIS DALAM LIRIK LAGU "KEMESRAAN" KARYA FRANKY SAHILATUA KASMAWATI; AGUNG PRAYOTO; AGUSSALIM ABDURRADJAK
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2021): PARADIGMA (Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora)
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.538 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui “Pendekatan Historis dalam Lirik Lagu Kemesraan Karya Fanky Sahilatua”, sehingga datanya meliputi biografi, kronologi hidup dan kesenimanan, latar belakang terciptanya lagu kemesraan dan perkembangan lagu kemesraan dari zaman ke zaman. Sehingga sumber data di dapat dari kaset CD Lagu Kemesraan, jurnal, buku-buku dan berbagai alamat di internet. Tekhnik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah tekhnik dokumentasi, karena tekhnik dokumentasi adalah tekhnik yang dilakukan untuk mencari data mengenai hal-hal variabel yang berupa catatan, buku-buku, majalah-majalah, surat kabar, dan lain-lain. Dalam penelitian ini tekhnik analisis data yang digunakan terdiri dari tiga tahap, yakni: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dan pembahasan yang didapatkan dari penelitian ini dapat mengetahui secara terperinci tentang lirik dan lagu kemesraan adalah suara murni dari Fanky Sahilatua. Sehingga analisis historis adalah dua buah kata yakni kata analisis dan historis, memiliki makna dan pengertian yang berbeda-beda. Pengertian analisis sendiri adalah penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan. Melakukan evaluasi terhadap kondisi dari pos-pos atau ayat-ayat yang berkaitan dengan akuntansi dan alasan-alasan yang memungkinkan tentang perbedaanyang muncul.
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA NOVEL ONLINE "SALAH MEMINANG" KARYA ASRI FARIS KASMAWATI
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 8 No 1 (2022): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.929 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindak tutur Ilokusi pada Novel Online “ Salah Meminang”. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode kualitatif adalah metode yang dapat menjelaskan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap kepercayaan, persepsi seseorang atau kelompok terhadap sesuatu. Dalam penelitian ini, peneliti mencatat data-data yang berwujud tuturan ilokusi yang terdapat dalam kutipan-kutipan kalimat pada Novel. Data dalam penelitian ini diperoleh dari tuturan yang terdapat dalam Novel online “Salah Meminang” Karya Asri Faris sebanyak 90 episode. Novel “Salah meminang” Rating 5.0 (Sangat Bagus) Genre romantis diterbitkan oleh Novel Magaton pada tahun 2021. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian yang di dapatkan pada novel online “Salah Meminang” Karya Asri Faris yaitu tindak tutur ilokusi (1) Asertif terdiri dari 2 data tuturan “menyatakan”, 2 data tuturan “menyarankan”, 2 data tutur an “membual”, 2 data tuturan “mengeluh”, 2 data tuturan mengklaim. (2) Direktif terdiri dari 2 data tuturan di dalam percakapan. (3) Ekspresif (Expressives) adalah bentuk tuturan yang berfungsi untuk menyatakan atau menunjukkan sikap psikologis penutur terhadap suatu keadaan, terdapat dua data. (4) Komisif yakni bentuk tutur yang berfungsi untuk menyatakan janji atau penawaran terdapat 2 data tindak tutur ilokusi. Jadi jumlah data yang di dapatkan dari tindak tutur iliokusi terdapat 14 data tuturan.
ANALISIS FENOMENOLOGI INGARDEN PUISI PADA KUMPULAN DERU CAMPUR DEBU KARYA CHAIRIL ANWAR KASMAWATI; MEGAWATI PELUPESSY
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 5 No 1 (2019): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.004 KB)

Abstract

Karya sastra merupakan hasil cipta, rasa, dan karsa manusia yang mengandung daya imajinasi dengan menggunakan media bahasa dalam penyampaiannya. Karya sastra tersebut harus dipahami dan dinikmati berdasarkan dunia sastra, sebab karya sastra merupakan dunia rekaan yang tercipta melalui proses penghayatan, pemikiran dan penilaian. Karya sastra lahir sebagai hasil perpaduan antara fenomena dunia nyata dan dunia imajinasi pengarang serta refleksinya terhadap gejala-gejala sosial disekitarnya.Selain itu adapun Jenis- jenis sastra terbagi atas beberapa jenis baik dari segi bentuk maupun isinya. Dari segi bentuk ada 3 jenis yakni prosa, puisi dan drama, sedangkan dari segi isi yaitu epik, lirik, didaktif, dan dramatik. Jenis sastra yang saya ambil adalah dari bentuk puisi yang mengandung unsur keindahan bahasa yang singkat. Fenomenologi Ingarden peneliti yang menentukan sebuah puisi untuk dikaji. Setelah mendapatkan puisi untuk diteliti kemudian menentukan alur penelitian fenomenologi ingarden yaitu, lapis bunyi yang terdiri dari kakofoni, efoni, aliterasi dan asonansi untuk menganalisis deretan bunyi-bunyi fonem atau bunyi kecil. Menganalisis lapis arti yaitu satuan arti berupa kata, frasa dan kalimat, mengananlisis dari dunia pengarang gambaran yang menjalin cerita itu, setelah itu ada lapis dunia implisit dimana berupa sugesti atau kiasannya dan yang terakhir yaitu lapis metafisika yang berupa kualitas atau sifat metafisisnya.
REFLEKSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH: ANTARA TEORI DAN PRAKTIK KASMAWATI
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 6 No 1 (2020): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.669 KB)

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia dengan penggunaan media pembelajaran bahasa, yaitu media audial (alat perekam dan laboratorium bahasa). Kemampuan operasional suatu laboratorium bahasa yang hanya terdiri atas sebuah perekam utama, kotak penghubung yang menghubungkan beberapa buah headset tanpa dilengkapi mikrophon. Dalam laboratorium tersebut pembelajaran berlangsung serentak untuk semua siswa yang ada dengan cara mendengarkan materi dari sumber yang sama. Tingkatan AP terdapat laboratorium bahasa dengan tipe AA „audio „active‟ Perbedaan dengan tipe AP adalah adanya mikrophon sebagai pelengkap tambahan bagi laboratorium ini. Proses pembelajaran dengan menggunakan laboratorium bahasa ini lebih lentur dan bervariasi sebab dengan adanya mikrophon, siswa dapat mengulang materi yang sudah didengarnya dari perekam utama. Sedangkan laboratorium bahasa tipe AAC, yang merupakan tipe paling lengkap sehingga variasi belajar yang dijalani siswa lebih banyak. Tape recorder yang digunakan secara klasikal, maka ratio penggunaannya adalah 27. Intensitas penggunaan media-media pembelajaran Bahasa Indonesia. Keberadaan laboratorium yang sedikit jumlahnya ternyata juga jarang digunakan. Dari 33 responden guru yang ditanya tentang pengunaan laboratorium bahasa, sebagian besar (76 persen) menyatakan tidak pernah menggunakan sementara hanya 24 % dari mereka yang pernah.
BAHASA PENCITRAAN DALAM WACANA IKLAN KAMPANYE CALON ANGGOTA LEGISLATIF KASMAWATI
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 4 No 1 (2018): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam setiap teks selalu terkandung ideologi. Bahasa tidak dapat dipandang sebagai entitas yang netral, tetapi memiliki ideologi yang membawa muatan kekuasaan. Ideologi dan kekuasaan tercermin dalam pemakaian kosakata, kalimat, dan struktur wacana. Iklan kampanye sebagai sebuah teks adalah satu sistem tanda tergorganisir yang merefleksikan sikap, keyakinan dan nilai-nilai tertentu. Kemasan iklan kampanye politik secara sengaja dibuat untuk membuat citra tokoh yang ditawarkan sebagai pilihan yang paling tepat. Penggunaan bahasa iklan kampanye menjadi manifestasi ekspresi ideologi untuk membentuk pendapat umum dengan mencitrakan diri secara positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pencitraan calon anggota legislatif dilakukan dengan memanfaatkan aspek-aspek formal teks yang meliputi; pecitraan pada level kosa kata dan pencitraan pada level gramatika. Pada level kosa kata, Caleg mencitrakan diri melalui (1) klasifikasi kosakata, (2) kosakata yang diperjuangkan, (3) kosakata yang memarjinalkan orang lain, (4) kosakata yang bernuansa kedaerahan, (5) metafora, dan (6) relasi makna. Pada level gramatika, Caleg mencitrakan diri melalui (1) modalitas, (2) pronomina, (3) kalimat positif- negatif, dan (4) kata penghubung.
KESESUAIAN PERANGKAT DAN PROSES PEMBELAJARAN GURU BAHASA INDONESIA PADA KELAS VII SMP NEGERI 10 BANDA KASMAWATI; NELA KAIMUDDIN; ERNAWATI
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 8 No 2 (2022): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat pembelajaran secara umum merupakan salah satu perangkat dalam sebuah proses belajar mengajar yang harus disiapkan guru. Guru wajib memiliki kompetensi menyusun RPP sesuai dengan ketetapan pemerintah. Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik yaitu dengan mengedepankan 5 pembelajaran pokok yang dikenal dengan 5M: Mengamati, Menanya, Mengumpulkan, Mengasosiasi dan Mengomunikasi. Metode penelitian ini mencakup jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang mengungkapkan kejadian atau fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berlangsung dengan menyunguhkan apa yang sebenarnya terjadi. Data dalam penelitian ini adalah kesesuaian perangkat dan proses pembelajaran di SMP Negeri 10 Banda. Sumber data penelitian ini adalah RPP dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Prosedur penelitian yaitu survei lapangan diawali dengan didatangi langsung sekolah SMP Negeri 10 Banda.Teknik pengumpulan data dengan lembar observasi yang digunakan. Teknik analisis data yaitu reduksi data, tahap sajian data dan simpulan data. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesesuaian antara perangkat dan proses dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia pada kelas VII SMP Negeri 10 Banda.