Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Intelektualita

Pengembangan Perguruan Tinggi Islam Negeri Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Safriadi Safriadi
Intelektualita Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan tinggi Islam sekarang semakin global, terbuka dan kompetitif. Lembaga pendidikan tinggi Islam dituntut memiliki kualitas yang siap bersaing di dunia global. Masyarakat modern saat ini, lebih obyektif dan rasional tidak akan mempan lagi ditawari simbol atau sebatas label tanpa makna yang sesuai dengan tuntutan hidup mereka. Akibatnya, jika perguruan tinggi Islam negeri tidak memberikan sesuatu yang dibutuhkan secara nyata oleh masyarakat bisa jadi akan banyak yang meninggalkannya. Sehingga atas dasar pemikiran itu, banyak orang yang mendiskusikan di berbagai forum, bagaimana menjadikan perguruan tinggi Islam negeri semakin maju dan memiliki daya tarik serta siap berkompetesi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Perhatian pemerintah sangat diperlukan dalam pengembangan PTIN menghadapi MEA. Kementerian Agama RI mencanangkan untuk menjadikan Indonesia sebagai “kiblat pendidikan Islam dunia”. Islam Indonesia akan menjadi trade-mark bagi bangsa Indonesia dan menjadi daya tarik bagi bangsa-bangsa lain untuk belajar Islam. Kementerian Agama juga memberikan program beasiswa 5000 Doktor yang akan menjadi garda terdepan pengembangan kajian dan pembelajaran Islam di PTIN. Ini merupakan kebijakan pemerintah dalam menyiapkan PTIN siap berkompetisi menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Berdasarkan potensi-potensi yang disebutkan diatas, ada beberapa langkah strategis dapat dipertimbangkan dalam pengembangan PTIN menghadapi MEA, yaitu perubahan mindset PTIN dari paradiqma menonton menjadi aktor, mampu melahirkan lulusan memiliki jiwa entrepreneurship, diplomasi jalur akademik bertaraf internasional, pengiriman dosen PTIN ke luar negeri, kebijakan berbasis internasional, peningkatan kompetensi bahasa asing, pengelolaan administratif berstandar internasional, standarisasi sarana akademik dan memperbanyak kegiatan penelitian serta penambahan dana riset.
MANAJEMEN PEMBIAYAAN BERBASIS SEKOLAH Safriadi Safriadi
Intelektualita Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek yang digarap dalam manajemen berbasis sekolah adalah manajemen pembiayaan. Pengelolaan manajemen pembiayaan sekolah yang efektif dan efesien diharapkan dapat mencegah kekeliruan, kebocoran, penyimpangan dalam penggunaan dana dari perencanaan dan tujuan yang telah ditetapkan semula, sehingga dibutuhkan manajemen pembiayaan yang baik. Manajemen pembiayaan berbasis sekolah diberikan kewenangan kepada sekolah untuk menentukan kebutuhannya, sehingga pengalokasian serta penggunaan anggaran untuk pembiayaan kegiatan pendidikan dilimpahkan ke sekolah. Sekolah juga diberikan kebebasan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang mendatangkan penghasilan (income generating activities), sehingga sumber keuangan tidak semata-mata tergantung pada pemerintah. Dalam implementasi manajemen berbasis sekolah, manajemen pembiayaan harus dilaksanakan dengan baik, teliti dan sesuai peraturan yang berlaku. Konsep manajemen pembiayaan berbasis sekolah meliputi jenis-jenis pembiayaan sekolah, sumber-sumber pembiayaan sekolah, standar pengelolaan pembiayaan sekolah dan penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (RAPBS). RAPBS disusun sesuai ketentuan yang berlaku agar semua dana yang diperoleh sekolah benar-benar dimanfaatkan secara tertib, efektif, efisien, transparan dan akuntabel