Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Intelektualita

INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM DI NUSANTARA PADA MASA AWAL (Kajian dari Abad ke-7 sampai ke-19 M) Mardin Mardin
Intelektualita Vol 7, No 01 (2018): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab permasalahan ragam institusi pendidikan Islam di Nusantara pada masa awal. Kajian ini difokuskan dari abad ke-7 sampai 19 M. Penelitian ini menggunakan metode kajian historis dan studi kepustakaan. Setelah dilakukan pnelitian dapatdisimpulkan Islam masuk ke Nusantara pada abad pertama Hijriah atau abad VII M langsung dari Arab. Lembaga pendidikan Islam telah ada semenjak Islam masuk ke Nusantara. Ajaran Islam diajarkan melalui lembaga-lembaga ini agar penganutnya dapat menjalankan syariatIslam secara kaffah. Institusi pendidikan Islam pada masa awal di Nusantara dikelompokkan menjadi lima tingkatan. Pertama, Tingkat Dasar, institusinya terdiri dari Meunasah, Rumah Guru, Masjid, Pengajian Desa dan Pendidikan Rendah. Kedua Tingkat Menengah Pertamayakni Rangkang. Ketiga, Tingkat Menengah Atas, institusinya adalah Dayah, Pesantren dan Pendidikan Atas. Keempat Perguruan Tinggi, institusinya Dayah Cot, Masjid, Dayah Manyang, Dayah Teuku Chik, Pesantren Besar dan Pendidikan Tinggi. Kelima, Tingkat Spesialisasi yakni Majelis Taklim Tinggi dan Pesantren Takhassus. Bentuk, jenis dan jenjangpendidikan di kerajaan-kerajaan Islam Nusantara dipengaruhi oleh asal usul ulama pembawanya. Terdapat kesamaan bentuk, jenis dan jenjang pendidikan antar sesama kerajaan Islam yang berada di Aceh. Terdapat kesamaan antara kerajaan Islam yang berada di Jawa dengan di Kalimantan dan Sulawesi. Perubahan bentuk, jenis dan jenjang pendidikan di kerajaan-kerajaan Islam Nusantara dipengaruhi oleh perkembangan pengetahuan pendidikan di Nusantara.