Articles
PENGEMBANGAN MEDIA TURBAYA (MINIATUR BUDAYA) PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA INDAHNYA KERAGAMAN DI NEGERIKU KELAS IV SD
Annisa Umairoh Brutu;
Beta Rapita Silalahi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2064
This research aims to describe the process of developing turbaya media (cultural miniatures) and to describe whether or not turbaya media (cultural miniatures) are suitable for thematic learning on the theme of the beauty of diversity in my country for class IV MIS Muhajirin students. This research is a type of research and development using the ADDIE model. The subjects in the research were media expert validators and material expert validators. The object of this research is turbaya media (cultural miniatures) in thematic learning on the theme of the beauty of diversity in my country in fourth grade elementary school. The instrument used in this research is a questionnaire. The data analysis techniques used in this research are qualitative descriptive and quantitative descriptive. Based on data analysis obtained through validity testing of material experts and media experts, validation results by material experts (lecturers) obtained 83%, and material experts (teachers) obtained 85% in the very good/valid category, validation results by media experts obtained 95% with a very good/valid category. Based on the data obtained, it can be concluded that the turbaya media (cultural miniatures) in thematic learning on the theme of the beauty of diversity in my country developed by researchers is stated to be very good for use as media in the learning process
A PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CARD MATCH CIRCLE ( CMC ) : TEMA BERBAGAI PEKERJAAN KELAS IV SD
Mela Amanda;
Beta Rapita Silalahi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6214
Pengembangan media pembelajaran Card Match Circle (CMC) tema berbagai pekerjaan kelas IV SD dilatar belakangi oleh minimnya pemanfaatan media pembelajaran yang digunakan pada pembelajaran tema berbagai pekerjaan kelas IV SD. Menanggapi hal tersebut, peneliti tertarik untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yang berbentuk spin putar. Penelitian ini dilakukan dikelas IV SD Swasta Riama Sukamandi Hilir. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode penelitian Research and Development (RnD) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Namun penelitian ini hanya sampai pada tahan pengembangan (Development). Media Card Match Circle yang telah dikembangkan divalidasi oleh beberapa ahli. Setiap ahli memberikan komentar dan saran mengenai media Card Match Circle yang dikembangkan. Validasi oleh ahli materi, media dan respon guru dilaksanakan pada 2 tahap. Dari 2 tahap yang dilakukan, hasil penilaian ahli materi, ahli media dan respon guru memberikan penilaian bahwa media Card Match Circle pada pembelajaran tema berbagai pekerjaan yang dikembangkan sudah sangat layak untuk digunakan pada proses pembelajaran.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Pendekatan Saintifik pada Tema 3 Benda Disekitarku Kelas III SD Swasta Nurhasanah Garu 1
Emi Fauziah Siregar;
Beta Rapita Silalahi
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : LP3M KH Yazid Karimullah Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/ay.v6i1.821
This research aims to produce products in the form of LKPD (Student Worksheets) Based on a Scientific Approach on Theme 3 Objects Around Me grade III SD Nurhasanah Garu 1 No.28 Kec. Medan Sandpaper and Knowing the feasibility level of developing LKPD Based on a Scientific Approach on Theme 3 Objects Around Me Class III SD Swasta Nurhasanah Garu 1 No.28 Kec. Medan Amplas. The type of research used is a type of research and development or Research and Development (R & D), this research and development method is a research method used to produce certain products and test the effectiveness of these products. Based on the results of research and development that has been carried out by researchers, it can be concluded that research and development uses stages with the ADDIE model , but researchers only reach the stage The development has produced products in the form of LKPD Media in thematic learning in elementary schools with the theme Objects Around Me. Based on the feasibility of the media from the input of experts, namely lecturers and teachers, media experts, namely lecturers. From the validation data from material experts (lecturers) reached 94%, learning experts (teachers) reached 95%. If the percentage obtained reaches 81% to 100%, then LKPD media is categorized as very feasible. From the calculation above , the percentage of 94% and 95% is obtained, so LKPD media is categorized as very feasible. Media experts reach 81%, so LKPD media is categorized as very good / very feasible. So the development of LKPD theme 3 objects around me grade III elementary school developed by researchers is stated to be very feasible to be used as a medium in the learning process.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Bangun Datar Lingkaran melalui Model Pembelajaran Inovatif
Nabila Fauzani;
Safrida Napitupulu; Sujarwo;
Dalimawaty Kadir;
Beta Rapita Silalahi
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65244/jgge.v2i1.539
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi bangun datar lingkaran melalui penerapan model pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa. Permasalahan dalam penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang menuntut penalaran serta langkah penyelesaian yang sistematis. Padahal, menurut teori pemecahan masalah yang dikemukakan oleh Polya, proses penyelesaian masalah matematika melibatkan empat tahapan, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 25 siswa kelas VI sekolah dasar sebagai subjek penelitian. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan lembar observasi aktivitas siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 70 menjadi 82, sedangkan persentase ketuntasan belajar naik dari 64% menjadi 88%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif mampu mendorong keterlibatan aktif siswa serta membantu mereka menerapkan tahapan pemecahan masalah secara lebih sistematis. Dengan demikian, model pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN GEOBOARD TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SUDUT PADA SISWA SD
Cici Hayati Nasution;
Safrida Napitupulu;
Beta Rapita Silalahi; Sujarwo;
Juliandi Siregar
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65244/jgge.v2i1.544
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan geoboard terhadap pemahaman konsep sudut pada siswa sekolah dasar. Materi sudut kerap diajarkan secara prosedural sehingga siswa hanya mengenali jenis sudut tanpa memahami bagaimana sudut terbentuk dan apa maknanya. Geoboard dimanfaatkan sebagai media manipulatif agar siswa dapat mengeksplorasi garis dan titik secara langsung, sehingga konsep sudut dipahami melalui pengalaman konkret. Penelitian ini menggunakan desain kuasieksperimen dengan model pretest–posttest pada dua kelompok siswa kelas IV. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep dan lembar observasi aktivitas belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan geoboard mengalami peningkatan pemahaman yang lebih signifikan dibandingkan dengan siswa yang belajar melalui metode konvensional. Selain itu, siswa tampak lebih aktif, terlibat dalam diskusi, dan berani mencoba berbagai kemungkinan bentuk sudut. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dapat membantu siswa membangun pemahaman yang lebih mendalam dan tidak sekadar menghafal konsep.
ANALISIS PEMINATAN SISWA DALAM MEMILIH MENYELESAIKAN SOAL SEGITIGA DAN LINGKARAN
M. Rivanda Mardan Nasution;
Safrida Napitupulu; Sujarwo;
Beta Rapita Silalahi;
Rahmadani
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65244/jgge.v2i2.697
Kemampuan pemahaman peminatan materi merupakan kemampuan penguasaan dan pemilihan materi pembelajaran Segitiga dan Lingkaran. Berdasarkan observasi di SD Yayasan Pendidikan Nur Cahaya perlu mendapat perhatian dalam penguatan materi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peminatan siswa pada materi Segitiga dan Lingkaran. Penelitian ini merupangan penelitian deskriptif kualitatif lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Yayasan Pendidikan Nnur Cahaya. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Kemampuan peminatan siswa pada pembelajaran matematika materi Segitiga dan Lingkaran dapat dikategorikan sudah baik. Siswa mampu menyatakan ulang sebuah konsep, mengklasifikasikan objek berdasarkan sifat-sifatnya, dan dapat menyelesaikan soal. Dari nilai hasil pemahaman siswa pada materi Segitiga dan Lingakarn bahwa presentase keseluruhan telah mencapai 90% siswa yang sudah mencapai nilai diatas standar nilai minimum. Faktor pendukung dalam peminatan ini adalah Fasilitas, Tenaga Pendidik, Motivasi dan Daya Serap siswa yang baik.
Pengembangan Media Pembelajaran Genially Pada Materi Negaraku Kaya Sumber Daya Alam Kelas V SD
Gusti Nawang Sari;
Putri Juwita;
Tiflatul Husna;
Beta Rapita Silalahi
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 3 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58218/lambda.v5i3.1893
This study aims to develop Genially-based learning media on the material "My Country is Rich in Natural Resources". The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model consisting of the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation. The research subjects involved media experts and material experts as validators of products and student responses. And the object of research is the development of Genially learning media. Data collection instruments in the form of observation, interviews, and validation questionnaires were used to assess the feasibility of media and learning materials. This study was conducted on June 3-June 11, 2025. The validation results showed that the Genially learning media obtained a feasibility percentage of 70.66% from media experts (valid category) and 84% from material experts (very valid category), so it was declared suitable for use in the learning process. Product trial data was also carried out with a student response questionnaire filled out by 16 students, with a percentage of 92.74% indicating that this media is suitable for use. This media is expected to help students' understanding of natural resources material, as well as provide innovative alternatives for teachers in delivering technology-based learning.
Peran Mahasiswa Sebagai Guru Paud Dalam Meningkatkan Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini
Juli Yanti Harahap;
Dina Hidayati Hutasuhut;
Aminda Tri Handayani;
Beta Rapita Silalahi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.510
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam meningkatkan stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini. Perkembangan kognitif merupakan aspek penting dalam pertumbuhan anak yang meliputi kemampuan berpikir, memecahkan masalah, mengingat, dan memahami konsep. Mahasiswa PAUD sebagai calon pendidik memiliki tanggung jawab untuk mampu merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bertanya. Interaksi yang positif antara mahasiswa dan anak memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kognitif. Mahasiswa berperan sebagai perancang kegiatan, fasilitator pembelajaran, motivator dalam proses stimulasi kognitif. Implementasi kegiatan berbasis bermain, eksplorasi, dan pemecahan masalah terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis dan simbolik anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi mahasiswa dalam memahami karakteristik perkembangan anak sangat menentukan keberhasilan stimulasi kognitif di PAUD. Peran mahasiswa tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bertanya. Interaksi yang positif antara mahasiswa dan anak memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kognitif.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) PADA IPAS MATERI TUMBUHAN BAGI PESERTA DIDIK TUNARUNGU DI SLB NEGERI SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA
Beta Rapita Silalahi;
Dalimawaty Kadir;
Maya Meili;
Fakhira Ulfa;
Anatasya Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v11i1.42285
This study aims to describe the application of the Project Based Learning (PjBL) model in teaching plant recognition to hearing-impaired students at SLB Negeri Serdang Bedagai. The research was conducted following observation and teaching practice activities in a special education setting, where students were grouped according to their type of disability. Learning activities were carried out in the classroom using visual-based instructional media, including plant images and printed puzzle projects. Data collection techniques involved classroom observation and documentation of student learning activities. The findings indicate that the implementation of Project Based Learning encouraged active student participation, facilitated better understanding of plant concepts, and increased students’ learning motivation. Hands-on project activities supported by visual media were found to be highly suitable for the learning characteristics of hearing-impaired students. Therefore, Project Based Learning can be considered an effective instructional model for science learning in special schools.
PENTINGNYA POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT UNTUK ANAK DI DESA SENEMBAH
Dalimawaty Kadir;
Beta Rapita Silalahi;
Elia Putri;
Juli Yanti Harahap;
Siti Nur'ibni Aulia Hutagalung;
Lesiana;
Nadiah Azlila
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Amaliah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/ajpkm.v10i1.6828
This community service initiative aims to enhance knowledge and awareness regarding the importance of a clean and healthy lifestyle, which is a crucial factor in improving health outcomes. Adopting such a lifestyle offers a greater chance of healthy growth, protection against various infectious diseases, and an improved quality of life. The issue faced by the partner community was a lack of awareness concerning the importance of clean and healthy living practices. The implementation employed a participatory approach involving stages of outreach, education, mentoring, and evaluation. The results indicate an increase in participants' knowledge and awareness regarding the importance of a clean and healthy lifestyle—specifically concerning personal and environmental hygiene, the consumption of nutritious food, the use of clean water, and the habit of washing hands before meals and after activities. This activity has made a positive contribution to fostering healthy living habits and supporting efforts to improve public health in Senembah Village.