Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONTEKSTUALISASI ETIKA POLITIK ISLAM UMAR IBN KHATTAB DALAM KEHIDUPAN KONTEMPORER Kemas Abdul Hai
Islam Futura Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v16i1.743

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendiskripsikan etika politik Umar Ibn Khattab, yang hasilnya bisa dikembangkan bukan hanya dalam ilmu pengetahuan tetapi juga dapat di amalkan bagi siapapun yang berperan aktif dalam memegang kekuasaan dan membuat kebijakan politik. Penelitian ini menitik beratkan pada penelitian kepustakaan (library research), yaitu jenis penelitian yang terfokus pada sumber data-data literatur. Memfokuskan pada sejarah tokoh yakni Umar Ibn Khattab, maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sejarah (historical approach), yaitu penyelidikan yang kritis terhadap keadaan-keadaan, perkembangan, serta pengalaman di masa lampau dan menimbang secara cukup teliti dan hati-hati tentang bukti validitas dari sumber sejarah serta interprestasi dari sumber-sumber keterangan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengamalan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokrasi sudah menjadi salah satu kebutuhan yang mendesak. Karena etika tidak semata menjadi acuan kepantasan bagi setiap pengambilan keputusan publik, tetapi juga merupakan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Digital Fatigue among Students in Higher Education: Effects on Online Arabic Learning and Coping Strategies Anwar Sanusi; Kemas Abdul Hai; Neldi Harianto; Arum Gati Ningsih; Kiki Cahya Muslimah
LISANIA: Journal of Arabic Education and Literature Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/lisania.v9i2.332-355

Abstract

This study explores symptoms of digital fatigue among students and its impact on the effectiveness of online Arabic learning in higher education, while also identifying learners’ coping strategies. Using a mixed-methods exploratory design, participants were students of an Arabic Language Education program at a state university in Jambi Province, selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews, online class observations, an adapted Fatigue Assessment Scale (FAS), and LMS documentation. Qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman model, while quantitative data were processed descriptively. The findings show that digital fatigue manifested as visual strain when reading Arabic texts, decreased focus during synchronous sessions, and weak vocabulary retention due to limited oral interaction. These symptoms reduced learning effectiveness, reflected in low participation, shallow text engagement, and irregular task submission. Students developed coping strategies such as balancing online–offline study routines, rewriting notes manually, using supportive applications, peer collaboration, and relying on lecturer flexibility. The study concludes that effective online Arabic instruction requires alignment between pedagogical design, cognitive load management, and social connectedness, and recommends integrating microlearning, retrieval practice, and community-based learning to reduce digital fatigue and sustain engagement.