Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kuantitatif Sistem Manajemen Lingkungan Berdasarkan Klausul ISO 14001:2015 Ramadan, Bimastyaji Surya; Hapsari, Santika Budi; Pramesti, Ajeng Lhaksita; Ikhlas, Nurani
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 16, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.66 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v16i1.1-7

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan dan pengolahan limbah, sehingga sistem manajemen lingkungan yang baik dan benar sangat diperlukan dalam proses produksinya. Dokumen ISO 14001:2015 menjadi acuan PT. X dalam melakukan sistem manajemen lingkungan. Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 : 2015 merupakan bukti bahwa PT.X telah secara aktif melakukan audit eksternal maupun internal dalam bentuk self assessment dengan acuan yang ada pada klausul ISO 14001 : 2015. Pada penelitian ini dilakukan analisis secara kuantitatif menggunakan panduan self assesment yang dikeluarkan oleh Global Environmental Management Initiative (GEMI). Checklist ini berisikan daftar persyaratan yang mengacu pada standar ISO 14001:2015, dan ditulis dalam format pertanyaan baku beserta skoring kuantitatif. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, PT. X telah memenuhi prinsip ISO 14001:2015 yang dapat dilihat dengan adanya Standard Operating Procedure (SOP) yang berisi tata cara operasi, proses produksi dan pemeliharaan lingkungan, serta terdokumentasikannya kebijakan dan komitmen manajemen puncak tentang sistem manajemen lingkungan. Kebijakan dan komitmen lingkungan merupakan prinsip utama yang menjadi dasar untuk diterapkannya sistem manajemen lingkungan.
ANALISIS SISTEM TRANSMISI DAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PERUMDA AIR MINUM TIRTA JUNGPORO WILAYAH PELAYANAN IKK BATEALIT Yusrannastar, Hadyan; Ikhlas, Nurani; Ramadan, Bimastyaji Surya
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i2.472

Abstract

Sistem penyediaan air bersih yang baik untuk masyarakat sangat dibutuhkan. Permasalahan air yang paling banyak dijumpai adalah tingkat pelayanan yang rendah dan kebocoran. PERUMDA Air Minum Tirta Jungporo merupakan perusahaan pemerintah daerah yang berfungsi menyediakan air bersih untuk masyarakat di Kabupaten Jepara. Sampai Desember 2019, angka pelayanan masih terbilang rendah dan kebocoran cukup tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang telah dikumpulkan akan dibandingkan dengan beberapa peraturan dan analisis hidrolika dilakukan dengan bantuan software EPANET 2.0. Salah satu wilayah pelayanan yang ada pada PERUMDA Air Minum Tirta Jungporo, IKK Batealit, memiliki cakupan pelayanan sebesar 33,9% dan angka kebocoran sebesar 31,97%. Dari hasil analisis diketahui bahwa tekanan air dan kecepatan pengaliran pada beberapa area masih belum memenuhi standar.
Pengaruh Ekstraksi SiO2 dari Lumpur Lapindo Terhadap Daya Adsorpsinya pada Larutan Metil Orange Ulfindrayani, Ika Fitri; Ikhlas, Nurani; A'yuni, Qurrota; Fanani, Nurull; Gaol, Binaria Lumban; Lestari, Devi
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.736 KB) | DOI: 10.25273/cheesa.v2i2.5108

Abstract

Metil orange merupakan salah satu zat warna yang banyak digunakan di industri tekstil. Metil orange ini tergolong ke dalam zat warna yang berbahaya bagi lingkungan. Salah satu metode yang baik digunakan untuk mengurangi bahaya dari metil orange yaitu metode adsorpsi. SiO2 diketahui memiliki sifat adsorben yang baik karena memiliki struktur dan sifat permukaan yang stabil terhadap bahan kimia. Lumpur Lapindo merupakan salah satu sumber SiO2 yang keberadanya melimpah. Kandungan SiO2 pada Lumpur Lapindo yakni sebesar 55%. Tingginya kandungan SiO2 dalam Lumpur Lapindo, membuat lumpur lapindo memiliki daya adsorpsi yang baik. Pada penelitian ini Lumpur Lapindo digunakan sebagai adsorben untuk metil orange. Proses adsorpsi dilakukan dengan metode batch. Lumpur Lapindo dipreparasi terlebih dahulu untuk mengetahui pengaruhnya terhadap daya adsorpsi pada Metil orange. Preparasi dilakukan dengan ekstraksi SiO2 dari Lumpur Lapindo menggunakan metode kopresipitasi yang dapat meningkatkan kemurnian SiO2 dari 50% menjadi 78,6%. SiO2 hasil ekstraksi memiliki %removal dan kapasitas adsorpsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan lumpur Lapindo masing-masing sebesar 81,39% dan 0,081mg/g.
Kajian Potensi Emisi Pemanfaatan Lumpur dari Instalasi Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Menggunakan Black Soldier Fly (BSF) dengan Metode Life Cycle Assessment (LCA) Ikhlas, Nurani; Anggoro, Didi Dwi; Huboyo, Haryono Setiyo
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 3 (2025): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.26873

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk mengevaluasi potensi emisi atau dampak lingkungan dari pengolahan lumpur dari limbah cair industri tahu menggunakan black soldier fly (BSF) sebagai larva yang mengolah lumpur tersebut. Hal ini dilakukan atas dasar adanya potensi lumpur yang kaya nutrien seperti lumpur limbah tahu yang mampu merusak dan mengkontaminasi lingkungan. BSF, dalam hal ini, dapat menjadi biokonverter yang merombak senyawa organik menjadi biomassa. Pada kajian ini, life cycle assessment atau LCA digunakan sebagai metode dasar untuk menilai dampak lingkungan dari budidaya maggot di mana fokus kategorinya pada 5 kategori utama yang sering digunakan meliputi asidifikasi, eutrofikasi, potensi pemanasan global, penurunan abiotik dan penipisan lapisan ozon. Unit fungsi yang digunakan adalah 2,5 kg lumpur dan 1 kg sampah makanan yang digunakan sebagai umpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit proses transportasi merupakan penyumbang emisi terbesar dalam aktivitas biokonversi menggunakan BSF. Selain itu, proses pengeringan dan fase biokonversi BSF juga berkontribusi cukup besar menghasilkan emisi dalam proses secara keseluruhan. Hasil studi menunjukkan bahwa biokonversi BSF merupakan salah satu metode pengolahan sampah organik yang cukup efektif dan mampu mendukung prinsip ekonomi berkelanjutan. Kata kunci: black soldier fly, kajian daur hidup, lumpur limbah tahu, global warming potential