Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KNOWLEDGE CONVERSION PADA BEBAN KERJA DOSEN BIDANG PENDIDIKAN DAN PENUNJANG BERDASARKAN JABATAN STRUKTURAL Putri Sriwijayanti; Luciana Andrawina; Litasari Suwarsono
Journal Industrial Servicess Vol 3, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v3i2.3183

Abstract

Permasalahan yang ditemui pada penelitian ini adalah pemberian beban kerja dosen masih belum dilaksanakan secara merata, terutama kepada dosen yang memegang jabatan struktural dengan dugaan disebabkan oleh kurang terkelolanya knowledge pada objek studi kasus. Metode yang digunakan pada penelitian adalah knowledge conversion 5C untuk mengubah data menjadi informasi dan knowledge conversion 4C untuk mengubah informasi menjadi knowledge. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kontrak manajemen fakultas saat ini belum disesuaikan dengan status jabatan struktural dan status keaktifan dosen sehingga terjadi selisih pemenuhan BKD dosen dengan jabatan struktural lebih besar daripada non struktural sebesar 6.49 SKS, ketimpangan realisasi target antara KK yang memiliki jumlah dosen aktif lebih sedikit dibandingkan dengan KK yang memiliki jumlah dosen aktif lebih banyak, dan selisih sebesar 2.46 SKS juga terjadi ketika perhitungan BKD menggunakan rubrikasi Universitas dibandingkan dengan rubrikasi DIKTI. Diketahui pula munculnya kebutuhan terhadap dosen tambahan sebanyak 11 orang dengan JFA minimum Asisten Ahli untuk memenuhi kebutuhan pembimbing 1 tugas akhir dalam rangka mencapai tingkat kelulusan lebih tinggi dari sebelumnya.
Penguatan Komunikasi Asertif Sebagai Fondasi Keberlanjutan Usaha UMKM Berbasis Keluarga R. Amalina Dewi Kumalasari; Nurafni Rubiyanti; Anita Silvianita; Nida Muthi Annisa; Karima Astari; Sri Widaningsih; Litasari Suwarsono; Mahir Pradana
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): PRAXIS April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/018bga74

Abstract

Sebagian besar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia dikelola dalam konteks usaha berbasis keluarga, sehingga kualitas komunikasi antar anggota keluarga menjadi faktor penting dalam keberlangsungan usaha. Komunikasi yang tidak efektif sering memicu konflik internal, ketegangan emosional, dan hambatan koordinasi kerja yang berdampak pada kinerja usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas komunikasi asertif dalam keluarga sebagai fondasi bagi keberlanjutan UMKM berbasis keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada Komunitas Rumah Hasanah Bandung dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas perempuan dan anggota keluarga yang terlibat langsung dalam pengelolaan usaha rumahan. Metode pelaksanaan meliputi psikoedukasi mengenai gaya komunikasi (pasif, agresif, dan asertif), latihan komunikasi asertif melalui teknik I-statement dan active listening, serta diskusi reflektif berbasis kasus usaha keluarga. Evaluasi dilakukan menggunakan pre–post-test berbasis skala Likert untuk mengukur pemahaman dan kemampuan peserta dalam menerapkan komunikasi asertif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, dengan rata-rata skor meningkat dari sekitar 7 pada pre-test menjadi sekitar 13 pada post-test, atau naik sekitar 85,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan komunikasi asertif dalam keluarga berperan penting dalam menciptakan hubungan kerja yang lebih harmonis dan mendukung keberlanjutan UMKM berbasis keluarga.