Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Online Penentuan Tingkat Kerawanan Longsor Lahan Sub Daerah Aliran Sungai (Sub Das) Logawa Rizky Maulana Yusuf; Hindayati Mustafidah; Suwarno Suwarno
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 4 Nomor 2, November 2016
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.068 KB) | DOI: 10.30595/juita.v0i0.1354

Abstract

Longsorlahan adalah salah satu jenis bencana yang sering dijumpai di Indonesia, baik skala kecil maupun besar. Upaya penanggulangan longsorlahan biasanya dilakukan setelah terjadi, meskipun gejala longsorlahan dapat diketahuisebelum kejadian. Longsorlahan adalah pergerakan tanah atau batuan yang menuruni lereng karena pengaruh gravitasi. Kerugian akibat terjadinya longsorlahan dapat berupa harta maupun jiwa. Kerugian ini dapat diminimalisasi apabila potensi longsorlahan dapat diketahui sedini mungkin, sehingga dapat diinformasikan adanya bahaya longsor pada masyarakat sekitar lokasi, dengan demikian masyarakat mempunyai waktu yang cukup untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu. Cara mengetahui potensi kerawanan longsorlahan di suatu wilayah dapat digunakan teknologi informasi yang berupa sistem online penentuan tingkat kerawanan longsorlahan. Sistem penentuan tingkat kerawanan longsorlahan ini dibuat berbasis web yang dapat dijadikan rujukan sebagai alat bantu dalam penentuan daerah tertentu terhadap kemungkinan terjadinya longsor. Sistem ini berjalan dengan cara memasukkan variabel yang terdiri dari curah hujan, kejadian longsorlahan, kelas lereng, morfologi (relief), tebal lapukan batuan, tekstur tanah, permeabilitas tanah, jenis batuan, struktur lapisan batuan, gempa, dan penggunaan lahan kedalam sistem yang selanjutnya diproses dengan memasukan besar nilai dari setiap variabel dan hasilnya akan ditampilkan sesuai dengan input data yang telah dimasukkan oleh pengguna. Hasil akhir dari sistem yaitu tingkat kerawanan longsorlahan
Perlindungan Hukum bagi Konsumen Terkait Klausula Baku dalam Fidusia terhadap Perampasan Kendaraan Bermotor Dijalan Raya Oleh Debt Collector Kota Sukabumi Rizky Maulana Yusuf; Temmy Fitriah Alfiani; Prahasti Suyaman
Federalisme: Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2026): Mei: Federalisme : Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/federalisme.v3i2.1687

Abstract

Regulations stipulating that every consumer’s rights and protections must be safeguarded, as well as consumer protection in general, have received significant attention; this is because consumers should be protected from various forms of transactional fraud, granted the right to clear information, and, of course, guaranteed the right to be free from discrimination and to ensure their safety. This is the basis for this study, which aims to identify standard clauses in (Fiduciary) regarding the repossession of vehicles on public roads in light of Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection, as well as to determine how legal protection for consumers against the repossession of motor vehicles on public roads by debt collectors in the city of Sukabumi relates to Law No. 42 of 1999 on Fiduciary Security. In this study, the method employed is a normative legal method, and the problem-solving approach used in this paper is the case approach. The results of the study indicate that motor vehicle financing agreements entered into by leasing companies are not in line with the provisions of the Consumer Protection Law, and that such agreements, which favor the business operators, clearly violate the Consumer Protection Law in current practice. Furthermore, if the repossession of a vehicle by a financing institution (leasing company) through a debt collection agency is not accompanied by a certificate of security interest, it may be considered a civil tort.