Nidya Nina Ichiana
UIN Alauddin Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF STAD COOPERATIVE LEARNING TO IMPROVE STUDENTS’ SELF-ESTEEM TOWARD MATHEMATICS LEARNING Arsyil Waritsman; Nidya Nina Ichiana; Neni Iryani
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.454 KB) | DOI: 10.26858/jds.v6i2.6056

Abstract

This study is aimed to improve students’ self-esteem toward mathematics learning in MTs Ummul Quro through Students Team Achievement Divisions (STAD) cooperative learning. This was a classroom action research study and the research subjects were thirty one students of Grade IX B. The data as indicators of the success of class actions were collected using a self-esteem questionnaire for mathematics learning, mathematics achievement tests, and observation sheets for the implementation of STAD cooperative learning. In the implementation, the results showed that in Cycle I there were still students who had low self-esteem, 67.74% of students attained KKM (short for kriteria ketuntasan minimal or ‘the criterion for minimum mastery’), and the percentage of the implementation of STAD cooperative learning was 85.33%. In Cycle II, no students had low self-esteem, 77.42% of students attained KKM, and the percentage of the implementation of STAD cooperative learning was 96.67%. In general, the results of the study showed that STAD cooperative learning could improve the self-esteem of Grade IX B of MTs through two cycles
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK SETTING KOOPERATIF TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Nidya Nina Ichiana; Azwan Anwar; Sitti Rahmayani; Abdul Razzaq
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.096 KB) | DOI: 10.58917/ijme.v2i1.51

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh penerapan pembelajaran realistik setting kooperatif terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VII2 SMP Negeri 3 Patampanua Kabupaten Pinrang. Metode penelitian ini adalah menggunakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), Jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Untuk hasil belajar dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan statistik deskriptif. Sedangkan hasil observasi siswa dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitan ini menunjakkan bahwa dalam 2 siklus perubahan-perubahan yang terjadi atas siswa dapat dikemukakan yaitu 1) penerapan pendekatan pembelajaran matematika realistik setting kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VII2 SMP Negeri 3 Patampanua. 2) Hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan, yang meliputi rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I adalah 20,51 dalam kategori sangat rendah dengan standar deviasi 21,187 dan variansi sebesar  448,906. Sedangkan rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 55,98 dalam kategori sedang dengan standar deviasi 16,89 dan variansi sebesar 285,274. Persentase siswa yang mencapai skor ketuntasan minimal 75 adalah 9,76% atau 4 dari 41 siswa pada siklus I, dan 41,46% atau 17 dari 41 siswa pada siklus II.
Orientasi Kurikulum Merdeka: Hambatan Belajar Matematika dalam Capaian Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik Nidya Nina Ichiana; Abdul Razzaq; Andi Kamal Ahmad
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1389

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hambatan belajar matematika dalam implementasi kurikulum merdeka, (2) Capaian pembelajaran matematika dalam implementasi kurikulum merdeka, dan (3) Pembelajaran berpusat pada peserta didik dalam orientasi kurikulum merdeka. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu kesulitan guru dalam melakukan orientasi kurikulum merdeka khususnya pada tiga variabel yaitu: hambatan belajar matematika, capaian pembelajaran, dan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Kontribusi masing-masing dalam orientasi kurikulum merdeka dilakukan analisis indeksasi dengan muatan tiga variabel tersebut diturunkan sebanyak 10 aspek dengan jumlah 33 indikator dan 79 butir pertanyaan dikemas dalam bentuk angket sebagai insturmen untuk mengumpulkan data yang dibagikan kepada peserta didik sebagyak 54 sebagai sampel dalam penelitian. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan mix methods yang merupakan metode gabungan antara desian penelitian kualitatif dan desain penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) mengenai hambatan belajar matematika berdasarkan kontribusi terbesar adalah kontribusi mengajar guru sebesar, kemampuan kognisi peserta didik, pengaruh eksternal sebesar, dan pengaruh internal sebesar; (2) capaian pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan capaian pembelajaran; (3) pembelajaran berpusat pada peserta didik pemecahan masalah, kerja sama sebesar, dan membuat proyek. Pembahasan hasil penelitian orientasi kurikulum merdeka pada aspek-aspek yang memiliki kontribusi terbesar dalam pelaksanaan kurikulum merdeka pada peserta didik di SMPN 3 Patampanua yaitu pemecahan masalah, alur tujuan pembelajaran, tujuan pembelajaran, kerja sama, membuat proyek, capaian pembelajaran, kontribusi mengajar guru, kemampuan kognisi peserta didik, eksternal, dan internal. Variabel dalam pelaksanaan kurikulum merdeka pada peserta didik berdasarkan kontribusi terbesar adalah variabel capaian pembelajaran sebesar 37%, variabel pembelajaran berpusat pada peserta didik sebesar 36% kemudian yang terakhir hambatan belajar matematika sebesar 27% sebagai kundisi yang terjadi di SMPN 3 Patampanua. Orientasi kurikulum merdeka belajar dilakukan pertimbangan tiga orientasi kurikulum merdeka yaitu: 1) orientasi kurikulum merdeka pada Orientasi Tujuan (Goal Centered), 2) kurikulum dengan beorientasi kepada peserta didik (Student Centered), 3) kurikulum dengan beorientasi pada mata pelajaran (Subject Centered) di SMPN 3 Patampanua.