Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Kecenderungan Kecurangan Melalui Teori Fraud Hexagon : (Studi Kasus Pada Bumdes Se-Kabupaten Buleleng) Putu Meilani Putri; I Putu Hendra Martadinata; I Made Dwita Atmaja
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v17i02.116315

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kasus kecurangan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Buleleng yang menunjukkan adanya kelemahan pengawasan dan tata kelola keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan finansial, kompetensi sumber daya manusia, ineffective monitoring, budaya organisasi, moralitas individu, dan perilaku tidak etis terhadap kecenderungan kecurangan pada BUMDes se-Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada pengelola BUMDes di Kabupaten Buleleng. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program statistik yang diawali dengan uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan finansial, ineffective monitoring, dan perilaku tidak etis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecenderungan kecurangan, kompetensi sumber daya manusia dan budaya organisasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kecenderungan kecurangan, serta moralitas individu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecenderungan kecurangan.
The effect of corporate social responsibility disclosure and corporate governance on aggressive tax action I Made Pradana Adiputra; Dwi Martani; I Putu Hendra Martadinata
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 22 No. 2 (2019): August - November 2019
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v22i2.1295

Abstract

This study aims to analyze the effect of corporate social responsibility disclosure and corporate governance on aggressive tax action. This study analyzes corporate social responsibility disclosure based on Global Reporting Initiative (GRI), corporate governance analysis using ASEAN Corporate Governance Scorecard and measurement of aggressive tax action by using abnormal book tax difference (ABTD). It was conducted using secondary data in the form of annual reports and financial statements of companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2012- 2014. Sampling was done by purposive sampling, with nonprobability method. The sample was determined based on companies disclosing corporate social responsibility in accordance with content analysis on GRI4. The data were analyzed using regression analysis for testing the research model. It shows that the disclosure of corporate social responsibility negatively affects aggressive tax action. It also shows that corporate governance through corporate boards can reduce aggressive tax action, while the audit committee and internal audit have small effect on the tendency of aggressive tax action. This means the government can strengthen and enforce policies related to social responsibility and corporate governance to prevent tax aggressive behavior by companies.
Pengukuran Kinerja Objek Wisata Kayu Putih Bayan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard Dan Triple Bottom Line Ni Wayan Novita Ari Santhi; I Putu Hendra Martadinata
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 16 No. 04 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v16i04.101873

Abstract

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling cepat berkembang di dunia dan memiliki peran penting dalam perekonomian global. Di Indonesia, sektor pariwisata juga menjadi salah satu andalan dalam meningkatkan pendapatan daerah dan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait tingkat kinerja Objek Wisata Kayu Putih dengan berlandaskan pada pendekatan Balanced Scorecard dan Triple Bottom Line. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis terkait inisiatif strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan Objek Wisata Kayu Putih. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data yang akurat, perlu dilakukan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan memiliki empat tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian dengan pendekatan Balanced Scorecard batas area kinerja Objek Wisata Kayu Putih Bayan berada pada skor 0, dapat disimpulkan bahwa kinerja Objek Wisata Kayu Putih Bayan secara keseluruhan dinilai “Cukup”. Sedangkan, berdasarkan pendekatan Triple Bottom Line pengelolaan Objek Wisata Kayu Putih Bayan telah mengimplementasikan konsep Triple Bottom Line (TBL) secara nyata meskipun belum dalam kerangka yang sepenuhnya formal dan terstruktur. Adapun inisiatif strategi untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan Objek Wisata Kayu Putih Bayan diantaranya: perluasan sumber pendapatan, sistem informasi berbasis QR Code, meningkatkan promosi wisata melalui media sosial, menjalin kerja sama dengan media, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan resmi, meningkatkan fasilitas fisik dan mengadakan event budaya tahunan. Kata kunci: Balanced Scorecard, Triple Bottom Line, Kinerja
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, BEHAVIORAL FINANCE, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM MENCEGAH FRAUD PELAPORAN KEUANGAN BUM DESA DI KECAMATAN SERIRIT Kadek Dinda Pramestya; I Gede Agus Pertama Yudantara; I Putu Hendra Martadinata
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i1.113021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, behavioral finance, dan sistem pengendalian internal dalam mencegah fraud pelaporan keuangan BUM Desa di Kecamatan Seririt. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner penelitian kepada pengelola BUM Desa di Kecamatan Seririt dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program statistik, yang diawali dengan uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan dilanjutkan dengan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, behavioral finance, dan sistem pengendalian internal berpengaruh positif dan signifikan dalam mencegah terjadinya fraud pelaporan keuangan. Dalam penelitian ini didapat kesimpulan bahwa peningkatan literasi keuangan, behavioral finance, dan sistem pengendalian internal yang efektif dan diawasi dengan baik dapat menekan terjadinya fraud dalam pengelolaan keuangan BUM Desa.
ANALISIS PROFITABILITAS DAN MODERNISASI AKUNTANSI PADA UMKM PASCA REVITALISASI DI PASAR BANYUASRI SINGARAJA Ketut Srikandhi; I Putu Hendra Martadinata; I Putu Julianto
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i1.119757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profitabilitas dan modernisasi akuntansi pada UMKM pasca revitalisasi di Pasar Banyuasri Singaraja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pedagang serta pengelola pasar yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi memberikan dampak yang beragam terhadap profitabilitas UMKM. Sebagian besar pedagang mengalami penurunan pendapatan akibat berkurangnya jumlah pengunjung dan perubahan lokasi usaha, sedangkan sebagian lainnya mampu bertahan melalui pelanggan tetap dan strategi adaptasi. Kendala utama yaitu rendahnya literasi keuangan, sementara kesiapan penerapan modernisasi akuntansi masih terbatas karena kurangnya kemampuan teknologi dan pelatihan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan profitabilitas dan keberhasilan modernisasi akuntansi memerlukan dukungan literasi keuangan, literasi digital, dan pelatihan yang berkelanjutan.
Peran Theory Of Planned Behavior Atas Minat Berinvestasi Generasi Z Di Kota Denpasar Ni Putu Yuni Widiartini; I Putu Hendra Martadinata; Made Arie Wahyuni
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ff8j8s83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Theory of Planned Behavior (TPB) dalam menjelaskan minat berinvestasi Generasi Z di Kota Denpasar melalui pengaruh sikap (attitude), norma subjektif (subjective norm), dan kontrol perilaku persepsian (perceived behavioral control). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian adalah Generasi Z berusia 18–25 tahun di Kota Denpasar, dengan sampel sebanyak 399 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan kontrol perilaku persepsian berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berinvestasi. Sebaliknya, norma subjektif tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berinvestasi. Variabel kontrol perilaku persepsian memiliki pengaruh paling besar dibandingkan variabel lainnya. Nilai R-square sebesar 0,723 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 72,3% variasi minat berinvestasi Generasi Z. Temuan ini menegaskan bahwa faktor psikologis dalam TPB, terutama persepsi kemampuan diri dan sikap positif terhadap investasi, berperan penting dalam meningkatkan minat berinvestasi Generasi Z di Kota Denpasar