Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IVENTARISASI SPESIES IKAN YANG BERPOTENSI DIJADIKAN IKAN HIAS DI RAWA BIRU TAMAN NASIONAL WASUR KABUPATEN MERAUKE Norce Mote; Dwi Nugroho Wibowo
AGRICOLA Vol 6 No 2 (2016): AGRICOLA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/ag.v6i2.581

Abstract

Rawa Biru located in the National Park Wasur Merauke has the potential of fish resources were quite large, both for consumption and ornamental fish. The research purpose is to identify the types of fish that have the potential as ornamental fish. The study was conducted in August 2016. The method used was survey and the data was analyzed descriptively through pictures. The results were obtained six types of fish that have the potential as ornamental fish, they are Iriatherina wirneri, Melanotaenia splendida rubrostriata, Ambassis agrammus, Craterocephalus randi, Glossamia aprion, and Toxotes chatareus.
Penguatan Kompetensi Siswa SMK Perikanan Melalui Pelatihan Pemijahan Induksi Berbasis Pembelajaran Adaptif Dian Bhagawati; Agus Nuryanto; Dwi Nugroho Wibowo; Nuning Setyaningrum; Erwin Riyanto Ardli; Atang Atang; Eko Setio Wibowo
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i2.7653

Abstract

Kompetensi vokasional siswa SMK perikanan perlu ditingkatkan melalui pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap keberagaman kemampuan dan gaya belajar. Program pengabdian ini bertujuan menguatkan kompetensi siswa dalam teknik pemijahan induksi melalui pelatihan berbasis pembelajaran adaptif di SMKN 1 Bawang Banjarnegara pada periode Juni–Oktober 2025. Mitra kegiatan adalah guru dan 35 siswa kelas XI Program Agribisnis Perikanan. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan teori–praktik, monitoring evaluasi, dan keberlanjutan. Pembelajaran dirancang adaptif dengan penyesuaian materi, metode, dan evaluasi sesuai karakteristik dan kebutuhan individual siswa. Hasil menunjukkan seluruh siswa (100%) berhasil melaksanakan prosedur pemijahan induksi dengan tingkat keberhasilan pemijahan dan kelangsungan hidup larva yang tinggi. Peningkatan kompetensi signifikan tercermin dari kenaikan skor rata-rata dari 50% (pre-test) menjadi 87,2% (post-test), dengan N-gain 0,71 (kategori tinggi). Pembelajaran adaptif terbukti meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, keterampilan kolaborasi, dan problem solving siswa. Program ini berkontribusi nyata dalam memperkuat relevansi SMK perikanan dengan kebutuhan industri dan membuka peluang replikasi di sekolah kejuruan lainnya