Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran generasi milenial di era teknologi 4.0 dalam mengungkap pemanfaatan potensi tanaman obat masyarakat Sukabumi pada masa pandemi Deasyca Yolanda; Laila Rahmah; Ai Halimatus Salamah; Billyardi Ramdhan
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.16827

Abstract

Berbagai aspek pengobatan atau pelayanan kesehatan yang modern di Indonesia sudah sangat berkembang. Namun, mayoritas masyarakat Indonesia masih memanfaatkan pengobatan atau pelayanan kesehatan tradisional. Hal tersebut disebabkan karena Indonesia memiliki budaya pengobatan dengan memanfaatkan tanaman obat secara turun-temurun di setiap daerahnya. Salah satu daerah yang mayoritas masyarakatnya memanfaatkan tanaman obat ialah Kota/Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran generasi muda dalam penelitian yang memanfaatkan teknologi di masa pandemi serta mengetahui potensi dan manfaat tanaman yang sering digunakan sebagai obat oleh masyarakat Sukabumi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan 47 orang mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Sukabumi sebagai reponden yang mewawancarai informan kunci dari setiap daerah atau domisili mahasiswa yakni di Daerah Sukabumi. Hasil dari wawancara yang terdiri dari nama daerah, pengobatan penyakit, cara meracik/menggunakan, ciri tumbuhan, dan foto tumbuhan dimasukan ke dalam Google Form sebagai instrument penelitian. Teknologi digital sangat menunjang dalam menghimpun data penelitian seperti halnya Google Form. Dari hasil data tersebut, ditemukan sebanyak 47 informan, 56 spesies tumbuhan dan 12 famili tumbuhan obat yang biasanya digunakan oleh masyarakat Kota/Kabupaten Sukabumi sebagai obat tradisional.
BUSER TIKUS DENGAN MOUSETRAP Bella Rizki Dwi Fitriana; Elsa Novemi Amelia; Laila Rahmah; Mahvira Fitra Aprilia
PKM-P Vol 2 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM UIKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.778 KB)

Abstract

Tikus merupakan mamalia yang sangat merugikan dan menganggu kehidupan serta kesejahteraan manusia. Jika tikus dibiarkan maka populasinya akan bertambah. Tikus berada di lingkungan yang kotor, kumuh, dan lembab. Tikus juga merupakan salah satu vektor penyakit. Penyakit yang ditimbulkan oleh tikus salah satunya adalah Leptospirosis. Jenis pengabdian masyarakat ini adalah pengabdian masyarakat di 2 pesantren dengan membuat alat perangkap tikus atau moustrap. Moustrap diberikan kepada seluruh warga Pondok Pesantren Modern Gaza dan Pondok Pesantren Qur’an Al’Munnawir. Dalam pengabdian masyarakat ini pengabdi melakukan pendidikan mengenai tikus dan penyakit yang di sebarkan oleh tikus. Dan pelatihan berisi pembuatan alat perangkap tikus atau moustrap yang terbuat dari limbah botol bekas air mineral. Pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan Mousetrap berpengaruh terhadap jumlah populasi tikus pada pondok pesantren modern Gaza dan Pondok Pesantren Al-Quran Al Munawwir. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah adanya perbedaan pengetahuan dan sikap pada saat pretest dan posttest sehingga mousetrap dapat mepengaruhi pengurangan resiko terjadinya penyakit yang disebabkan oleh vektor tikus. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan metode dan media lain yang lebih menarik dalam pengabdian masyarakat di pondok pesantren..
EVALUASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENGENDALIAN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS BOGOR UTARA KOTA BOGOR TAHUN 2019 Laila Rahmah; Siti Khodijah Parinduri
PROMOTOR Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v3i3.4176

Abstract

Standar Pelayanan Minimal (SPM) pengendalian Diabetes Melitus adalah SPM yang harus dilaksanakan sesuai standar oleh Puskesmas. Menurut laporan kegiatan pengendalian diabetes melitus pada tahun 2018 terdapat 207 penderita Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara dan belum semua penderita diabetes melitus mendapatkan pelayanan sesuai standar yang di tetapkan oleh Permenkes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi standar pelayanan minimal pengendalian diabetes melitus di Puskesmas Bogor Utara mulai dari Input, Proses dan Outputnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan jumlah populasi yaitu 235 dan sampel berjumlah 10 orang yang dipilih berdasarkan. metode purposive sampling yaitu teknik sampling non random sampling Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, daftar ceklist observasi dan daftar ceklist telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber daya manusia yang berkaitan dengan pengendalian diabetes melitus belum mencukupi, peralatan HbA1C yang belum memadai untuk melakukan pemeriksaan, ketersediaan obat insulin yang belum ada di Puskesmas serta pencapaian kinerja yang belum optimal Kesimpulan dari penelitian adalah pelaksanaan kegiatan pengendalian diabetes melitus di Puskesmas Bogor Utara belum dilaksanakan secara optimal yaitu belum semua penderita diabetes mendapatkan pemeriksaan HbA1C, serta tenaga sumber daya manusia belum mencukupi, hal ini mengakibatkan pencapaian kinerja yang masih rendah. Semoga dengan adanya penelitian ini Puskesmas Bogor Utara dapat mengevalusi dan menaggulangi hambatan-hambatan yang ada saat ini sehingga pengendalian diabetes melitus bisa dilaksanakan secara optimal.
Efek Ekstrak Metanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Perubahan Ukuram Batu Ginjal Laila Rahmah; Muhammad Amir Masruhim; Riski Sulistiarini
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.864 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.120

Abstract

Daun salam (Syzygium polyanthum) banyak digunakan masyarakat sebagai penambah aroma masakan. Secara empirik daun salam biasanya digunakan masyarakat sebagai ramuan untuk mengobati ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek ekstrak metanol daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap perubahan ukuran batu ginjal. Ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) dibuat secara maserasi menggunakan pelarut metanol. Pengujian ini dilakukan dengan metode antikalkuli untuk mengetahui perubahan kadar kalsium oksalat ginjal setelah diinduksi etilen glikol 0,75 % dan ammonium klorida 2 % yang dicampurkan ke dalam air minum. Hasil pengujian menunjukkan bahwa esktrak metanol daun Salam (Syzygium polyanthum) memberikan efek terhadap perubahan ukuran batu ginjal.