Claim Missing Document
Check
Articles

VALIDITY OF LEARNING MEDIA BASED ON DIAMOND TOUCH CARDBOARD WITH THINK PAIR SHARE MODEL AND STUDENT RESPONS ON EXCRETORY SYSTEM MATERIAL Khumaeroh, Mega Siti; Ratnasari, Jujun; Ramdhan, Billyardi
Journal of Biology Education Vol 8 No 2 (2019): August 2019
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v8i2.30642

Abstract

This study aims to reseach and develop the use of Diamond Touch media with think Pair share models. The research held at Pondok Modern Assalam Putri, Sukabumi with 31 student. The feasibility of the media used and evaluated by media expert and small-scale trials, Diamond touch is a medium that can be used as a medium to achieve goals material in learning Biology, formal and non-formal education. The elements contained in Diamond Touch media are (1) learning messages or core material (2) cardboard tools for learning aids. The results of this study that Diamond touch media can be integrated with learning models namely Think Pair Share so that the learning process is not boring and Diamond touch media is very valid for use in learning. Analysis of validity test data obtained through questionnaires was performed using quantitative data processing formulas
KAJIAN JENIS POHON DALAM PENGEMBANGAN HUTAN KOTA KIBITAY SUKABUMI Suhendar, Suhendar; Ramdhan, Billyardi; Triana, Ardika Eri
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i2.8609

Abstract

Penelitian  ini dilakukan untuk menginventarisir jenis tumbuhan, mengetahui struktur dan komposisi vegetasi tumbuhan, menganalisis kesesuaian vegetasi tumbuhan, menduga keanekaragaman jenis serta merekomendasikan jenis-jenis pohon potensial untuk ditanam di Hutan Kota Kibitay Sukabumi. Survey dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis pohon dan analisis vegetasi dilakukan untuk mengetahui struktur dan komposisi jenis. Hasil survey menunjukkan bahwa jumlah tumbuhan yang ditemui sebanyak 73 jenis dan 17 jenis diantaranya ditemukan dalam petak contoh seluas 1600 m2. Hasil perhitungan Indeks Nilai Penting (INP) menunjukkan jenis yang mendominasi di tingkat semai yaitu jenis Mimosa pudica dengan INP sebesar 0.75% dan sebagai spesies kodominan yaitu dari spesies Calliandra haematocephala dengan INP sebesar 0.5. Jenis vegetasi yang mendominasi di tingkat pancang yaitu Nephelium lappaceum dengan INP 1.533%. Spesies yang mendominasi pada vegetasi tingkat tiang yaitu Swietenia mahagoni dan Agathis dammara dengan masing-masing INP yaitu sebesar 1.711 dan 1.127%, sedangkan spesies yang mendominasi di tingkat pohon yaitu Agathis dammara dengan INP sebesar 2.47%. Hasil perhitungan Indeks Keanekaragaman Jenis (H’) Shannon-Wienner sebesar 4.71. Secara umum jenis-jenis pohon Hutan Kota Kibitay Sukabumi tergolong cukup sesuai dengan nilai rata-rata 60,232 yang terdiri atas 13 jenis pohon dengan kriteria sesuai, 22 jenis pohon dengan kriteria cukup sesuai dan 25 jenis pohon dengan kriteria tidak sesuai.
PROFIL KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Nurhayati, Nurhayati; Ramdhan, Billyardi; Suhendar, Suhendar
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 4, No 1 (2020): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v4i1.2566

Abstract

Salah satu pembelajaran yang menekankan penguasaan keterampilan berupa kemampuan memecahkan masalah adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kemampuan ini termasuk ke dalam aspek critical thinking. Karakteristik siswa SMP yang sudah mulai mampu berpikir kritis secara mandiri perlu dilakukan pengembangan kemampuan tersebut ke depannya. Oleh karena itu, tujuan penelitian adalah mengetahui profil kemampuan memecahkan masalah siswa SMP kelas VIII. Metode penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan subjek penelitian siswa kelas VIII SMP Negeri Kabupaten Sukabumi yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Instrumen  penelitian berupa soal kemampuan memecahkan masalah sebanyak 10 soal uraian dengan 5 indikator (mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, menetapkan hipotesis, menguji hipotesis, dan menarik kesimpulan) pada materi sistem ekskresi. Instrumen pendukung adalah lembar wawancara. Analisis data penelitian dilakukan dengan menghitung capaian rata-rata skor kemampuan memecahkan masalah siswa perindikator dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan persentase kemampuan memecahkan masalah siswa adalah 40,3% (dikategorikan kurang). Berdasarkan wawancara diketahui bahwa kurangnya kemampuan memecahkan masalah siswa dikarenakan metode pembelajaran yang digunakan belum melatihkan kemampuan memecahkan masalah. Metode pembelajaran yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan diskusi. Kemampuan memecahkan masalah dapat ditingkatkan dengan cara guru memilih metode pembelajaran yang mampu melatih dan mengembangkan kemampuan ini, yaitu dengan metode praktikum. One of the lessons that emphasizes mastery of skill in the form of problem solving skills is Natural Sciences (IPA). These skills are included in the critical thinking aspect. The characteristics of junior high school (SMP) students who have begun to be able to think critically independently need to develop these skills in the future. Therefore, the study aimed to determine the profile of the problem solving skills of junior high school student in class VIII. The study method was descriptive using the subjects of class VIII students of SMP Negeri Sukabumi who were selected based on purposive sampling. The study instrument was 10 questions in description with 5 indicators (identifying problems, collecting data, establishing hypotheses, testing hypotheses and drawing conclusions) on the excretory system material. The supporting instrument was an interview sheet. Data analysis was carried out by calculating the average achievement score of the indicator student's problem-solving skills in the form of a percentage. The results showed the percentage of students' problem solving skills was 40.3% (categorized as less). Based on the interview, it was known that the students' lack of problem solving skills was due to the learning methods used had not yet practiced problem solving skills. The learning methods used are lectures, question and answer, and discussion. The problem solving skills can be improved by the teacher chooses learning methods that are able to train and develop these skills, one of those is the practicum method.
The Emergence Profile of Tree Thinking of Senior High School Students Through the Inquiry Based Learning Era Mutiara; Aa Juhanda; Billyardi Ramdhan
Mangifera Edu Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Mangifera Edu
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mangiferaedu.v5i1.92

Abstract

The use of tree thinking in learning biology is still rarely used. The purpose of this study was to identify the tree thinking emergence profile of senior high school students through the inquiry-based learning model. This research is using the experimental method. The approach used in this research is a qualitative approach. The population in this study was 36 students of class X in SMA Negeri Sukabumi. The samples were taken by using a purposive sampling technique. The data collection was performed using a written test in the form of LKS by using five tree thinking indicators. The results showed that the value of tree thinking students for the first indicator gained a percentage of 69% included in the good category, the second indicator obtained a percentage of 63% included in the good category, the third indicator received a percentage of 73% included in the good category, the fourth indicator obtained a percentage of 81% included in the very category good, and the fifth indicator gets a percentage of 52% included in the category enough. This result leads to the Student learning outcomes that are categorized as good because the students follow the learning by using models, strategies, and learning approaches that can improve their ability of tree thinking in Arthropoda subjects. This study suggests that the inquiry-based learning model can be used as an alternative in learning biology to improve tree thinking skills.
Profil Keterampilan Non-Kognitif Essential Siswa Dalam Pembelajaran Daring Berbantukan Media Virtual Laboratorium Euis Masitoh; Billyardi Ramdhan; Gina Nuranti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v11i1.429

Abstract

Pembelajaran daring selama pandemic covid-19 kurang efektif, motivasi belajar siswa menurun karena keterbatasan guru dan peserta didik dalam menguasai media pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan non-kognitif essential siswa SMP yang berupa motivasi intrinsic dan self-efficacy pada pembelajaran daring berbantukan media virtual laboratorium berbasis android. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan instrument angket pernyataan skala likert pada 5 skala jawaban. Pernyataan berjumlah 10 pernyataan untuk motivasi intrinsic dan 15 pernyataan untuk self-efficacy. Kuesioner diberikan kepada siswa setelah melaksanakan pembelajaran daring pada mata pelajaran IPA materi sistem peredaran darah menggunakan media virtual laboratorium. Subject penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Kadudampit yang diambil 30 siswa sebagai sample. Hasil penelitian menunjukkan persentase skor siswa untuk motivasi intrinsic dalam pembelajaran IPA adalah 74,80 % dengan kriteria baik, serta persentase skor self-efficaccy dalam pembelajaran IPA adalah 75,18 % dengan kriteria baik. Dari data tersebut dapat disimpulkan keterampilan non-kognitif essential siswa dalam pembelajaran daring IPA pada materi sistem peredaran darah manusia menggunakan media virtual laboratorium termasuk dalam kriteria baik.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Tangkai dan Daun Begonia Multangula Blume. terhadap Porphyromonas Gingivalis Nadya Haqque Santosa Putri; Dewi Nurdiwiyati; Sintia Lestari; Billyardi Ramdhan; Muhammad Efendi; Novik Nurhidayat
Jurnal Biologi Universitas Andalas Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbioua.7.1.51-58.2019

Abstract

Begonia multangula Blume. has acid sensation and it spread abundant on the western mountains of Java. While result of Periodontitis sufferer’s krevicular epitel investigation shows Porphyromonas gingivalis sticking portion are 5 – 20 times greater than another bacteria. Research about antibacterial activity of the stem and leaf extracts of B. multangula on P. gingivalis has been studied. This research using two methods of extraction i.e fresh extract and maseration with etanol and aquades as solvent. Volume extract tested are 10 µL and 20 µL with aquades and etanol 48% as negative control. This research using disk difution method with three replications. Incubation process during 40 hours in anaerob jar 37 ºC degree. The results showed that all of the extracts have bactericide activity toward P. gingivalis, while two negative controls has no show mentioned bactericide activity. The biggest bactericide activity owned by etanol extract of B. multangula’s stem, while the smallest bactericide activity owned by aquades extract of B. multangula’s leaf. Obstruction Power Index (Indeks Daya Hambat, IDH) of all extract inclined low.
Peran generasi milenial di era teknologi 4.0 dalam mengungkap pemanfaatan potensi tanaman obat masyarakat Sukabumi pada masa pandemi Deasyca Yolanda; Laila Rahmah; Ai Halimatus Salamah; Billyardi Ramdhan
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.16827

Abstract

Berbagai aspek pengobatan atau pelayanan kesehatan yang modern di Indonesia sudah sangat berkembang. Namun, mayoritas masyarakat Indonesia masih memanfaatkan pengobatan atau pelayanan kesehatan tradisional. Hal tersebut disebabkan karena Indonesia memiliki budaya pengobatan dengan memanfaatkan tanaman obat secara turun-temurun di setiap daerahnya. Salah satu daerah yang mayoritas masyarakatnya memanfaatkan tanaman obat ialah Kota/Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran generasi muda dalam penelitian yang memanfaatkan teknologi di masa pandemi serta mengetahui potensi dan manfaat tanaman yang sering digunakan sebagai obat oleh masyarakat Sukabumi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan 47 orang mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Sukabumi sebagai reponden yang mewawancarai informan kunci dari setiap daerah atau domisili mahasiswa yakni di Daerah Sukabumi. Hasil dari wawancara yang terdiri dari nama daerah, pengobatan penyakit, cara meracik/menggunakan, ciri tumbuhan, dan foto tumbuhan dimasukan ke dalam Google Form sebagai instrument penelitian. Teknologi digital sangat menunjang dalam menghimpun data penelitian seperti halnya Google Form. Dari hasil data tersebut, ditemukan sebanyak 47 informan, 56 spesies tumbuhan dan 12 famili tumbuhan obat yang biasanya digunakan oleh masyarakat Kota/Kabupaten Sukabumi sebagai obat tradisional.
Ketahanan Pakan melalui Silase untuk Ternak Domba di Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur Billyardi Ramdhan; . Suhendar; Endang Tri Astutiningsih
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2016): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.2.1.39-46

Abstract

The society at Takokak Sub-District, Cianjur have the fresh green feed issued which are limited in dry season. This society services with the aim for giving socialization and skill about silage feed technology for a group of sheep cattlemen have been done. This program was conducted with Participatory Rural Appraisal (PRA) method which involves the society in planning and implementating the program. There are six program, as followed; 1) Choosing the member; 2) Socialization the program; 3) Training; 4) Making the silage; 5) Applying silage feed; and 6) Monitoring and evaluating. The society is very enthusiastic in implementating the program. There are six results gained from the implementation of this program, such as; 1) The society involvement was plenty enough; 2) Formed of piloting group who become the cadre and manager of “silage house”; 3) The participants knowledge increased after having socialization and training of making silage.; 4) The society could make a good standard silage which is convinient for the cattle; 5) The society could get a solution through the difficulty of gained the green feed in dry season; and 6) The society begins developing silage technology by their self. This program could be conducted well as which has been planned, and generally it could be said that the program is successful as the purposes of the program.
Perspektif Kultural Pengelolaan Lingkungan pada Masyarakat Adat Cikondang Kabupaten Bandung Jawa Barat Billyardi Ramdhan; Tatik Chikmawati; Eko Baroto Waluyo
Jurnal Sumberdaya Hayati Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Departemen Biologi, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsdh.1.1.7-14

Abstract

Peoples of Traditional Cikondang Village, located in the village of Lamajang, Pangalengan, Bandung City West Java have a very close relation to the environment along with its natural resources. This relation is expressed in the form of procedures and rules on the management and utilization of landscape units as well as the diversity of plants as a form of adaptation to the natural environment. This research was conducted through ethnographic method for photographing people’s lives and ethnobotany to know the biological resources that are important to Cikondang’s people’s daily lives. Descriptive and analytical methods are used through interviews with 87 respondents and 4 key informants. Results of research on landscape units that were identified by the community, indicates that in terms of the character, function, and its management there are 9 units of landscape that is both natural landscape and which has been modified by Cikondang community activities. Each unit of the landscape is characterized by vegetation cover according to the type of value in order for daily life. Meanwhile, cultural factors, economic, and political could be a trigger to the landscape transformation of one type of landscape into other landscapes. 
KAJIAN JENIS POHON DALAM PENGEMBANGAN HUTAN KOTA KIBITAY SUKABUMI Suhendar Suhendar; Billyardi Ramdhan; Ardika Eri Triana
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i2.8609

Abstract

Penelitian  ini dilakukan untuk menginventarisir jenis tumbuhan, mengetahui struktur dan komposisi vegetasi tumbuhan, menganalisis kesesuaian vegetasi tumbuhan, menduga keanekaragaman jenis serta merekomendasikan jenis-jenis pohon potensial untuk ditanam di Hutan Kota Kibitay Sukabumi. Survey dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis pohon dan analisis vegetasi dilakukan untuk mengetahui struktur dan komposisi jenis. Hasil survey menunjukkan bahwa jumlah tumbuhan yang ditemui sebanyak 73 jenis dan 17 jenis diantaranya ditemukan dalam petak contoh seluas 1600 m2. Hasil perhitungan Indeks Nilai Penting (INP) menunjukkan jenis yang mendominasi di tingkat semai yaitu jenis Mimosa pudica dengan INP sebesar 0.75% dan sebagai spesies kodominan yaitu dari spesies Calliandra haematocephala dengan INP sebesar 0.5. Jenis vegetasi yang mendominasi di tingkat pancang yaitu Nephelium lappaceum dengan INP 1.533%. Spesies yang mendominasi pada vegetasi tingkat tiang yaitu Swietenia mahagoni dan Agathis dammara dengan masing-masing INP yaitu sebesar 1.711 dan 1.127%, sedangkan spesies yang mendominasi di tingkat pohon yaitu Agathis dammara dengan INP sebesar 2.47%. Hasil perhitungan Indeks Keanekaragaman Jenis (H’) Shannon-Wienner sebesar 4.71. Secara umum jenis-jenis pohon Hutan Kota Kibitay Sukabumi tergolong cukup sesuai dengan nilai rata-rata 60,232 yang terdiri atas 13 jenis pohon dengan kriteria sesuai, 22 jenis pohon dengan kriteria cukup sesuai dan 25 jenis pohon dengan kriteria tidak sesuai.
Co-Authors Aa Juhanda Adeh Nur komalasari Agus Setiawan Ai Halimatus Salamah Amelia Sundari Ananda Anggitia Aftaroh Anggit Anita Anita Annisa Anur Majid Apriliani, Hana Maulida Ardika Eri Triana Arifin, Sukarya Zaenal Asri Nurafipah Aulia Nur Januarti Chandra Widikrama Damayanti, Meti Deasyca Yolanda Deudeu Anggia Dewi Nurdiwiyati Dhea Puspitasari Diana Silfiani Putri Dissa Thami Putri Eka Lesmana Sari Eko Baroto Waluyo Endang Tri Astutiningsih Eneng Desri Handayani Era Mutiara Erisa Septiyani Erisa Septiyani Euis Masitoh Fachri Muhammad Fajri Fadilah, Nurul Akmal Fifi Fitrianty Ellya Firhan Nurfaizi Fitri Sylvia Gina Nuranti Hasanah, Iswati Ilham Mohammad Rizki ima mutia rahima Ismi Ghina Suryawirawati Jamaludin . Jayawarsa, A.A. Ketut Jujun Ratnasari Khumaeroh, Mega Siti komalasari, Adeh Nur Kusnadi Laila Rahmah Laila Rahmah Laila Rahmah Laksono Trisnantoro Lamia Putri Lusi Kusherawati Muhammad Efendi Muhammad Nurfaizi Muhammad Nurfaizi Supriyadi Mursyida, Wilda Waliam Nadira, Hanna Nadya Haqque Santosa Putri Neng Yuli Hentian Novia Rahayu Mansur Novik Nurhidayat Nurhayati Nurhayati Nurmu'minah, Siti Hasna Putri Nida Nurulaini Rahmah Laila Rahman, Vina Tri Agustiani Rahmatullah, Andri Kurnia Ratna, Rena Dwi Rena Dwi Ratna Reny Sukmawani Rini Solihat Rizki Annur Tri Septiani Rohimah, Dede rohimah Ruddy Indra Frahasta Rukmana, Endris Rustandi, Eris Sabilla, Anatasya Dufa Satia Zulfiani Rosyid Setiono Setiono Setiono Sifa Agustiani Sintia Lestari Sistiana Windyariani Siti Aminah Siti Mas Masropah Siti Mas Masropah Siti Nurazizah Wahyudin Siti Nurjanah Firdaus Suhendar Suhendar Suhendar Suhendar, Suhendar Sukarya Zaenal Arifin Suryawirawati, Ismi Ghina Syifa Maharani Hikam Sylvia, Fitri TATIK CHIKMAWATI Triana, Ardika Eri Triwulandari, Syane Ulfa Fauzi Widikrama, Chandra Windyarian, Sistiana