Rosdarni Rosdarni
Universitas Mandala Waluya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Deteksi gen nuc isolat bakteri Staphylococcus aureus dari pasien ulkus diabetikum dengan metode PCR Sugireng Sugireng; Rosdarni Rosdarni
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v7i1.23435

Abstract

Bakteri Stapylococcus aureus adalah salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada berbagai jaringan tubuh pada penderita ulkus diabetikum. Meluasnya infeksi S. aureus, maka alternatif diagnostik dini spesifik S. aureus sangat dibutuhkan. Salah satu teknik diagnostik yang cepat dan akurat yaitu dengan menggunakan PCR (polymerase chain reaction) dengan mendeteksi gen spesifik S. aureus yaitu gen nuc. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi adanya gen nuc yang merupakan gen pengkode produksi Tnase (Thermonuclease) bakteri S. aureus yang menginfeksi luka pada pasien diabetes. Penelitian ini dilakukan dengan 3 tahapan yaitu pengambilan sampel swab luka pasien ulkus diabetikum, proses isolasi DNA, proses PCR dan elektroforesis serta didokumentasikan dengan UV transluminator. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan dari 2 sampel isolat bakteri pasien ulkus diabetikum yaitu sampel 1 dan sampel 4. Kedua sampel memiliki gen nuc yang ditandai dengan terbentuk pita DNA ukuran 278 bp.
Edukasi Pengolahan Bahan Pangan Lokal Rendah Garam untuk Penderita Hipertensi di Desa Lalimbue Kabupaten Konawe Suwarny Suwarny; Sapril Kartini; Rosdarni Rosdarni
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.856

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia, termasuk di wilayah pesisir seperti Desa Lalimbue, Kabupaten Konawe. Kebiasaan pola konsumsi makanan tinggi natrium serta adanya kesenjangan antara pengetahuan dan praktik kesehatan (knowledge-practice gap) menjadi faktor pemicu utama tingginya kasus ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman, melatih keterampilan praktis masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal rendah garam, serta membentuk kader peduli hipertensi. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, edukasi kelompok interaktif mengenai pengolahan pangan, dan pembentukan kader peduli hipertensi. Hasil pemeriksaan klinis menunjukkan bahwa 68% dari total peserta terdeteksi mengalami hipertensi. Evaluasi kuesioner menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan awal (baseline) masyarakat terkait prinsip diet rendah garam sudah berada pada kategori baik (100%), kegiatan edukasi dan demonstrasi ini efektif dalam mendorong komitmen perubahan perilaku kesehatan, di mana 100% responden menunjukkan sikap positif untuk mengubah pola makan harian dan tertarik mengaplikasikan bahan pangan lokal seperti daun kelor. Penguatan pemanfaatan pangan lokal serta optimalisasi peran kader memiliki potensi besar dalam pengendalian hipertensi berbasis komunitas secara berkelanjutan.