Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Humaniora

THE IDEOLOGY OF KAMPUNG : A PRELIMINARY RESEARCH ON COASTAL CITY SEMARANG Arief Akhyat
Humaniora Vol 18, No 1 (2006)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.244 KB) | DOI: 10.22146/jh.859

Abstract

Kampung di perkotaan seringkali dilihat sebagai fenomena sebuah komunitas yang terisolir, marjinal, dan ekslusif. Stereotipe ini muncul karena kebijakan kolonial sehingga penulisan sejarah kota sering hanya dilihat pada komunitas yang memiliki akses ekonomi, politik, dan sosial budaya langsung pada pemerintah kolonial. Komunitas kampung, yang pembentukannya memiliki sejarah yang panjang, hampir tidak dilihat sebagai bagian dari sejarah kota. Pada beberapa dekade awal abad XX, kampung di Semarang menjadi fenomena yang menarik, bukan karena semata-mata pemerintah kolonial mulai memperhatikan status dan kondisi komunitas ini, tetapi secara mengejutkan justru hampir semua persoalan perkotaan, baik sosial, ekonomi, kesehatan, tata ruang kota maupun munculnya radikalisasi justru memiliki keterkaitan dengan komunitas kampung di perkotaan. Beberapa faktor penting yang mempengaruhi adalah proses urbanisasi, industrialisas, dan eksplorasi sosial-ekonomi di perkotaan melalui kebijakan perburuhan.