Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Informatika

ENKRIPSI DAN DEKRIPSI DENGAN ALGORITMA AES 256 UNTUK SEMUA JENIS FILE Voni Yuniati; Gani Indriyanta; Antonius Rachmat C.
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2009): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1448.382 KB) | DOI: 10.21460/inf.2009.51.69

Abstract

Kemajuan teknologi komputer dan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan dansangat membantu dalam menyelesaikan banyak pekerjaan dengan cepat, akurat, danefisien. Namun seiring dengan kemajuan teknologi, terdapat dampak negatif berupapenyadapan data sehingga aspek keamanan dalam pertukaran informai dianggap penting.Dalam dunia informasi terdapat data-data penting dan bersifat rahasia yang tidak bolehdiketahui oleh umum.Kriptografi merupakan salah satu solusi atau metode pengamanan data yangtepat untuk menjaga kerahasiaan dan keaslian data, serta dapat meningkatkan aspekkeamanan suatu data atau informasi. Metode ini bertujuan agar informasi yang bersifatrahasia dan dikirim melalui suatu jaringan, seperti LAN atau Internet, tidak dapat diketahuiatau dimanfaatkan oleh orang atau pihak yang tidak berkepentingan. Kriptografimendukung kebutuhan dua aspek keamanan informasi, yaitu perlindungan terhadapkerahasiaan data informasi dan perlindungan terhadap pemalsuan dan pengubahaninformasi yang tidak diinginkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma AES dengan panjang kunci 256 bitdapat menyandikan isi suatu file sehingga dapat mengamankan file tersebut. Ukuran fileenkripsi akan bertambah 11 bytes dari file asli karena adanya proses penambahan headeryang berisi informasi ekstensi file. Dalam pengembangan sistem berikutnya diharapkansistem dapat mempunyai fasilitas untuk menyembunyikan folder yang digunakan untukmenyimpan file enkripsi maupun file dekripsi.
ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA POINT-TO-POINT TUNNELING PROTOCOL DAN ETHERNET OVER INTERNET PROTOCOL DALAM MEMBENTUK VPN Robby Triadi Susanto; Gani Indriyanta; R. Gunawan Santosa
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2013): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9173.811 KB) | DOI: 10.21460/inf.2013.91.135

Abstract

Virtual Private Network (VPN) is a technology implemented as a solution to connect head and branch offices through a network. VPN enables all offices connected to be treated as a single broadcast domain or a single network, providing a private connection. VPN can be implemented over several protocols: Point-To-Point Tunneling Protocol (PPTP) and Ethernet over Internet Protocol (EoIP). This research conducted through implementation of both protocols on a site-to site VPN and measuring each protocol’s performance using throughput, packet loss and delay parameters obtained from real topology. Overall result shows that EoIP performs better than PPTP. Within six days of observation, obtained data shows that EoIP has better throughput and less delay than PPTP, while PPTP has a smaller rate of packet loss than EoIP.
PERANCANGAN BLUEPRINT INFRASTRUKTUR JARINGAN BACKBONE KABUPATEN NGADA Maria Stephani Aliandu; Gani Indriyanta; Joko Purwadi
Jurnal Informatika Vol 7, No 2 (2011): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.783 KB) | DOI: 10.21460/inf.2011.72.102

Abstract

Pemerintah kabupaten Ngada telah memulai pengembangan di bidang teknologi dan informasi dengan mengadakan kerjasama dengan berbagai pihak dan telah memiliki master plan untuk kabupaten Ngada. Blueprint infrastruktur jaringan backbone menjadi salah satu bagian dalam pengembangan teknologi informasi pada kabupaten Ngada. Jaringan yang berbasis pada teknologi wireless sebagai pengembangan dari teknologi wired dalam implementasinya memerlukan survei lapangan. Survei ini merupakan tahapan awal menentukan lokasi kandidat untuk penempatan berbagai peralatan jaringan yang mendukung pengembangan teknologi wireless. Survei ini menjadi penting ketika terdapat tantangan berupa kondisi tipografi wilayah kabupaten Ngada yang berupa perbukitan dan pegunungan. Survei lapangan dilakukan pada 9 kecamatan dengan menggunakan GPS (Global Positioning System). Survei dilakukan dengan mempertimbangkan visual line of sight dengan bantuan dari masyarakat setempat melalui metode wawancara. Permasalahan pokoknya, bagaimana melalui survei lapangan diperoleh 9 titik point sebagai kandidat penempatan peralatan jaringan dengan sekali hop tanpa repeater. Radius fresnel zone merupakan hal yang diperhatikan pada ketersambungan antar kecamatan di kabupaten Ngada, dengan topologi partial mesh yang memberikan manfaat dari topologi mesh dan memiliki jalur backup. Kata Kunci : Site Survei, Wireless, Line of Sight, GPS.
PROGRAM VIDEO CALL BERBASIS PEER TO PEER MENGGUNAKAN PROTOKOL RTMFP Nathaniel Gunawan; Gani Indriyanta; Willy Sudiarto Raharjo
Jurnal Informatika Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Komputer dan Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4576.918 KB) | DOI: 10.21460/inf.2015.111.425

Abstract

The rapid development of information technology-based communication to encourage the development of video conferencing applications to a variety of media platforms. One of the media that is easily accessible is a web application development based RIA (Rich Internet Application). In this study developed a flash-based video conferencing application to utilize the net class group in ActionScript 3.0 and multimedia protocols RTMFP (Real Time Media Flow Protocol). Streaming video delivery technology requires codecs to be able to transmit video and audio. To find out which one is suitable codec in the development of this application, the analysis is done where appropriate codec for video conferencing on the public network access in terms of the quality of the resulting. The conclusion of the implementation and analysis of three types of audio codecs and codec, is that the codec h.264 and h.264 base profile play a video codec that is suitable for public networks because it produces little noise when there is a lot of movement when compared to the Sorenson video codec.
ANALISIS KINERJA VOICE OVER INTERNET PROTOCOL PADA MOBILE AD-HOC NETWORK (STUDI KASUS: PROTOCOL OPTIMAZED LINK STATE ROUTING) Tofan Teguh Perkasa S; Gani Indriyanta; Nugroho Agus Haryono
Jurnal Informatika Vol 7, No 2 (2011): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.203 KB) | DOI: 10.21460/inf.2011.72.108

Abstract

Voice over Internet Protokol (VoIP) pada jaringan nirkabel umumnya menggunakan mekanisme single-hop dalam melakukan komunikasi antara pengirim (source) dengan penerima (destination), atau dengan kata lain seluruh komunikasi berpusat di satu titik access point.. Dalam penelitian ini dibahas mengenai pengujian kinerja teknologi VoIP yang diimplementasikan pada MANET yang menggunakan mekanisme Multi-Hop Communication, dengan mengamati beberapa parameter yaitu  one way delay, jitter, packet loss, dan Mean Opinion Score. Selain itu akan diuji juga mengenai throughput untuk membuktikan konsistensi dari spek teoritis dari MANET. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa VoIP layak dan berhasil dilewatkan pada MANET. Hal ini dapat dilihat dari nilai one way delay, jiiter, dan packet loss masih berada pada rentang yang direkomendasikan oleh ITU-T. Nilai MOS yang diperoleh juga menujukan bahwa user cukup puas pada saat melakukan panggilan VoIP pada pengujian ini. Kata Kunci: VoIP, MANET, MOS.