Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ULUM AL-QURAN, SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA Wahyuddin Wahyuddin; Saifulloh Saifulloh
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.636 KB) | DOI: 10.12962/j24433527.v6i1.608

Abstract

Al-Qur’an adalah wahyu Ilahy (kitab suci) yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Untuk memahami Al-Qur’an diperlukan berbagai ilmu, antara lain adalah “Ulum Al- Qur-an”. Ilmu ini mencakup pembahasan-pembahasan yang berhubungan dengan Al-Qur’an dari segi sebab turunnya,  pengumpulan dan urutan-ururannya,  pengetahuan tentang ayat-ayat makkiyah dan madaniyyah,  nasikh dan mansukh dan lain- lain. Ulum Al- Qur’an dengan berbagai cabang dan macamnya tidak lahir sekaligus, tetapi melalui proses dan perkembangan yang dapat dibagi ke dalam fase periwayatan dan fase kodifikasi. Sampai saat ini telah lahir puluhan tokoh di bidang Ulum Al-Qur’an, diantara mereka yang paling masyhur adalah Jalaluddin Al Suyuthi yang menulis kitab Al Itqan fi `Ulumil Qur-an dan Al Zarqany dengan karyanya Al Burhan fi `Ulumil Qur-an. Kedua kitab ini selalu menjadi rujukan dalam kajian-kajian Ulumul Qur-an.
Penerapan Algoritma K-means Untuk Pengelompokan Usia Pasien Penerima Vaksin di KAB. Ngawi Irna Yuniarfi; Saifulloh Saifulloh
Jurnal informasi dan komputer Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Sistem Informasi dan Komputer yang terbit pada tahun 2021 pada bulan 10 (O
Publisher : STMIK Dian Cipta Cendikia Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35959/jik.v9i2.211

Abstract

Pandemi dunia yang telah ditetapkan pada tahun 2019 lalu yang ditemukan di Wuhan, China dan menyebar keseluruh dunia yaitu penyakit Virus Corona atau Covid-19. Indonesia kasus covid-19 setiap harinya meningkat drastis, hingga diberlakukan lockdown, PSBB dan PPKM. Hal tersebut adalah upaya indonesia dalam mengurangi peningkatan covid-19. Setelah adanya pengembangan vaksin di indonesia dan sudah di distribusikan keseluruh wilayah indonesia, pemerintah mewajibkan masyarakat untuk vaksin. Begitu pula di wilayah Kab. Ngawi. masyarakat dapat mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan untuk mendapatkan jadwal vaksin dan penempatan lokasinya. Dengan menggunakan metode algoritma k-means dalam penempatan vaksin Dinas Kesehatan dapat membantu pengelompokan lokasi vaksin bagi masyarakat berdasarkan data-data yang ada. Dalam membangun sistem website pengelompokan dengan menerapkan algoritma k-means digunakan metode pengembangan sistem model Waterfall. Website yang akan dibangun akan menampilkan hasil perhitungan algoritma k-means dengan cluster yang telah ditentukan dan menampilkan jarak terdekat. Dari perhitungan tersebut website juga dapat menampilkan pengelompokan penempatan lokasi vaksin yang terbagi menjadi 3 cluster yaitu puskesmas ngawi, puskesmas ngawi purba dan puskesmas padas. Penerapan metode algoritma k-means pada website tersebut diharapkan dapat membantu kinerja Dinas Kesehatan dalam menentukan penempatan lokasi vaksin bagi calon pasien vaksin yang sudah mendaftar.
Pendampingan dan Pelatihan Rebranding Produk Susu Sapi Perah untuk Meningkatkan Citra dan Penjualan pada UMKM Lokal Saifulloh Saifulloh; Alim Citra Aria Bima; Ibnu Adityasa; Miftachul Huda
Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/harmoni.v2i3.1916

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) play a crucial role in driving local economic growth, particularly in the food and beverage sector. However, many UMKM, such as Cipta Rasa Mulya, still face significant challenges in adopting modern marketing approaches to expand their reach and enhance their competitiveness. This community service program focuses on addressing two major issues: the lack of effective digital marketing utilization and the weak brand identity—especially in packaging design—of the dairy products produced by the UMKM. Through a structured and intensive training program, this initiative aims to provide UMKM actors with comprehensive knowledge and practical skills in rebranding and digital marketing. The activities include workshops on digital branding strategies, hands-on mentoring sessions for social media management, product photography, and brand storytelling, as well as ongoing evaluations to monitor progress and implementation. The expected outcomes of this program are multifaceted, including improved brand awareness among consumers, more attractive and informative packaging, increased product variety, and broader market reach through the use of digital platforms such as Instagram, TikTok, and e-commerce channels. By enhancing the UMKM’s ability to present their products professionally and utilize social media for marketing purposes, this program supports the development of more competitive and sustainable business practices. In the long term, it is anticipated that such interventions will not only increase the visibility of Cipta Rasa Mulya’s dairy products but also strengthen their position in both local and national markets. Ultimately, this initiative highlights the importance of combining technological adaptation with creative branding in empowering UMKM and stimulating inclusive economic growth.
Peningkatan Kompetensi Digital Melalui Edukasi Pengelolaan Data Geospasial bagi Pemerintah Desa Wonoayu, Kecamatan Pilangkenceng Saifulloh Saifulloh; Pratiwi Susanti; Moch Ali Murtadlo; Muhammad Rizal Permana
Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kese
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/dinsos.v2i4.2698

Abstract

The transformation of villages into digital villages requires the availability of accurate and integrated data, one of which is geospatial data. Wonoayu Village, Pilangkenceng District, still faces problems such as overlapping land use and limited well-documented geospatial data. This community service activity aims to improve the digital competence of village officials through education on geospatial data management and the practice of creating analog maps using the QGIS application. The implementation method includes partner needs analysis, material preparation, training implementation through interactive lectures, technical demonstrations, hands-on practice, and evaluation using pre- and post-tests. The activity participants consisted of eight Wonoayu Village officials. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of basic geospatial concepts, as indicated by an increase in the evaluation score from 72 in the pre-test to 85 in the post-test. In addition, participants were able to process spatial data, digitize it, and produce simple thematic maps that include the coordinates of village officials, educational institutions, and UMKM. This activity has a positive impact on the village's readiness to support data-based development planning and is the first step in realizing a sustainable digital village.