Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Critical thinking in evaluation instruments at BSE Indonesian language Imam Safi'i; Wini Tarmini; Lili Wahdini
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v7i2.17300

Abstract

This article aims to describe the diversity of critical thinking contained in the evaluation instrument at Electronic School Book (BSE) Indonesian High School 2019/2020 Academic Year. This study uses a qualitative approach by applying the principles of content analysis. The data sources in this study were 541 evaluation instruments spread over eight teaching materials, namely compiling procedural texts, studying explanatory texts, managing information in lectures, studying life in short stories, preparing proposals, designing scientific papers, assessing works through reviews, and plays. The results showed that there were 189 evaluation instruments relevant to critical thinking aspects. Determines the credibility of a source and distinguishes between relevant and irrelevant as much as 22 or 11.6%. Identifies and evaluates unspoken assumptions and identifies biases that exist as many as 19 questions or 10.1%. Identifies the point of view as much as 100 questions or 52.9%, and evaluates the evidence offered to support as much as 7 questions or 3.7%. Based on the percentage of each critical thinking indicator, it can be concluded that efforts to develop critical thinking aspects in the evaluation instrument of the Indonesian Senior High School BSE have been developed well and are quite diverse.
Using Descriptive Text to Imrove the Vocabulary Mastery of the Student at SMPN 242 Jakarta Yanti Ngguna Manggil; Lili Wahdini; Artipah Artipah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 3: April 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i3.3203

Abstract

Penelitian tindakan kelas dilakukan dengan tujuan untuk: 1) meningkatkan kosakata siswa yang belajar Bahasa inggris dengan menggunakan teks deskriptif, 2) meningkatkan penerapan pembelajaran Bahasa inggris menggunakan teks deskriptif, 3) mengetahui adanya peningkatan kosakata sebagai hasil pembelajaran menggunakan teks deskrptif. Penelitian ini diawali dengan pendahuluan yang diminati setelah kegiatan PPL (Praktek Pengalaman Lapangan). Sesuai dengan pengamatan terlihat bahwa siswa kurang kosakata, untuk itu peneliti merancang pembelajaran Bahasa inggris di SMP Negeri 242 Jakarta dengan menggunakan teks deskriptif untuk meningkatkan kosakata siswa, penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus. Hasil dalam penelitian ini adalah 1) RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dengan teks deskriptif disusun dengan baik, sehingga tema pembelajaran yang dipilih dapat menumbuhkan minat dan motivasi siswa dalam meningkatkan kosakata siswa. 2) dalam penerapan kosakata dengan teks deskriptif dapat melatih siswa untuk bekerja secara individu maupun kelompok dan tanggung jawab atas semua tugasnta, 3) penggunaan teks deskriptif dapat meningkatkan hasil belajar kosakata siswa dari skor rata-rata pre-test sebesar 2,265, (dengan 3 siswa mendapatkan 8,9%, 6 siswa mendapatkan17,1%, dan 13 siswa mendapatkan 37,1%). Pada post-test I skor rata-rata adalah 3.040, (dengan 19 siswa mendapatkan 54,3% dan 16 siswa mendapatkan 45,7%). Sedangkan rata-rata post-test II adalah 265.000 (dengan 17 siswa mendapatkan 48,6% dan 18 siswa mendapatkan 51,4%). Berdasarkan teks diatas peneliti dapat menyimpulkan kosakata ditingkatkan dengan menggunakan teks deskriptif untuk meningkatkan kosakata.
Integrasi Artificial Intelligence (AI) sebagai Media Pembelajaran Menulis Ilmiah: Analisis Persepsi dan Hasil Pembelajaran Mahasiswa Imam Safi'i; Lili Wahdini
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v9i1.14227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi integrasi kecerdasan buatan (AI) sebagai media pembelajaran dalam mengembangkan keterampilan menulis ilmiah mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei dan eksperimen. Data dikumpulkan melalui kuesioner persepsi mahasiswa dan analisis hasil tulisan ilmiah sebelum dan setelah intervensi AI. Sampel penelitian terdiri dari 100 mahasiswa dari salah satu program studi di salah satu Politeknik Negeri Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran menulis ilmiah. Mereka melaporkan peningkatan dalam kemampuan menyusun struktur tulisan, penggunaan bahasa akademik yang tepat, serta pemahaman tentang konvensi penulisan ilmiah. Analisis hasil tulisan ilmiah menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas tulisan setelah penggunaan AI dibandingkan dengan metode konvensional. Integrasi AI sebagai media pembelajaran menulis ilmiah memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas penulisan ilmiah mahasiswa. Rekomendasi diberikan untuk mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan AI secara sistematis dan memberikan pelatihan kepada instruktur untuk mendukung penggunaan AI secara efektif.
Pedagogical Shift Through Computational Thinking: Reflections of Pre-Service Indonesian Language Teachers Imam Safi'i; Lili Wahdini
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 13 No 1 (2026): January 2026
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v13i1.5169

Abstract

Computational Thinking (CT) is one of the approaches in learning that can be used to train students in solving complex problems into simpler ones so that they can be solved more effectively. Research on the effectiveness of CT in learning has been widely conducted, but reflective research that explores the experiences of prospective language teachers has not been widely found. This study aims to reveal the reflections of prospective Indonesian language teachers when implementing the Computational Thinking (CT) approach in the learning process. This study uses a qualitative approach with a reflective-narrative study design. The data sources in this study are 19 prospective language teachers who are currently participating in education and training organized by a private university in Indonesia. Based on thematic analysis of the results of participant reflections, four main themes were found, namely (1) interesting experiences in implementing CT, (2) challenges and failures faced, (3) changes in mindset and learning strategies, and (4) improving the quality of learning. The results of the study show that although the implementation of CT presents cognitive challenges, the use of CT is able to form systematic mindsets, encourage self-evaluation, and improve the quality of learning design and implementation. This study recommends strengthening practice-based and reflection-based CT training in prospective teacher education.