Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi Smart Water Dispenser yang mampu memonitor volume air serta mendukung proses pemesanan galon secara langsung. Sistem ini dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan dispenser konvensional yang belum dapat menyediakan informasi ketersediaan air secara otomatis maupun terhubung dengan layanan pemesanan. Model pengembangan yang digunakan adalah metode Waterfall, yang meliputi proses analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Data diperoleh melalui wawancara dengan penjual dan pengguna galon untuk menentukan kebutuhan fungsional dan nonfungsional dari sistem. Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan metode black box untuk memastikan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai fungsi yang direncanakan. Evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 87,92, menunjukkan bahwa aplikasi memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang baik dan dapat diterima oleh pengguna. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa aplikasi mampu menampilkan volume air secara langsung, memberikan peringatan saat air hampir habis, serta mempermudah proses pemesanan galon. Secara keseluruhan, aplikasi ini dinilai efektif dalam membantu efisiensi pemantauan air dan pengelolaan pemesanan, sehingga berpotensi mendukung layanan distribusi air yang lebih modern dan adaptif.