Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : WALISONGO

MAKNA SIMBOLIK UPACARA SIRAMAN PENGANTIN ADAT JAWA Irmawati, Waryunah
WALISONGO Vol 21, No 2 (2013): Walisongo, "agama lokal"
Publisher : IAIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSiraman (bathing) is a Javanese ritual ceremony that is done one day before thebride does the ijab qabul. In the siraman ritual, the operational rule and theequipments (uborampe) that are used are already definite (maton/pakem) as thesymbols that have meanings. The meanings of the symbols in the siraman cannot beput off from Javanese context. Phenomenology and philosophy approaches usinghermeneutic method towards siraman ritual are interpreted comprehensively tomake the meanings of symbols clearly therefore the symbols in the siraman ritualcan be understood. This research figures the inter relations among philosophy,culture and Islam.***Siraman (mandi) merupakan upacara adat Jawa yang dilakukan sehari sebelumpengantin melaksanakan ijab qabul. Dalam upacara siraman tata pelaksanaan danperalatan (ubarambe) yang digunakan sudah maton/pakem sebagai sebuahsimbol yang memiliki arti dan makna. Makna dan arti simbol dalam siraman tidakterlepas dari konteks Jawa. Model pendekatan fenomenologis, dan kemudiansecara filosofis menggunakan metode hermeneutik diinterpretasikan secarakomprehensif agar makin jelas arti dan makna sehingga akan lebih mudahmemberikan pemahaman tentang saling hubungan (interelasi) antara filsafat,budaya dan Islam.Keywords: interelasi, siraman, filsafat Jawa, budaya Jawa, Islam