Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERANCANGAN APLIKASI DASHBOARD WMS BERBASIS WEB SERVICE DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI .NET WEB SERVICE DAN PHP Ryan Permana; Didiek S Wiyono; Nanang Ismail
JURNAL ISTEK Vol 5, No 1-2 (2011): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warehouse Management System needs an item inventory, configuration saving method of items, integration among warehouses, and warehouse finance control. All of the aspects must be well arranged, in order to avoid warehouses’s work performance decrease that can affect to supply chain profit. To avoid the supply chain from losses, a warehouses need a system that can help to maintain and manage all of warehouse’s variables. A system that can implemented is WMS Dashboard. WMS Dashboard is an application that can show the warehouse’s data realtime and with high accuration. WMS Dashboard’s services are made by using ASP.NET Web Service Technology which use SOAP protocol and WSDL interface so it support multi platform system to system communication which using HTTP protocol. The database of WMS Dashboard is made by using MS SQL Server DBMS which has fully compatibility with other applications that made by .NET Framework. Object oriented PHP is need to made the application for client side. WSDL of WMS dashboard application consist of 56 services. The services has been integrated with WMS Dashboard Application which based on PHP, so it would be accessed easily, and it can be used to help maintain and manage the Warehouse System variables.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA TOPOLOGI MESH DAN HYBRID PADA JARINGAN OPTIK WDM DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA FIRST-FIT Nanang Ismail; Titin Nurjanah; Jati Fallat
JURNAL ISTEK Vol 10, No 1 (2017): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan komunikasi dalam berbagai bentuk menyebabkan peningkatan kapasitas sistem komunikasi. Kapasitas informasi yang dibawa dari sebuah sistem komunikasi secara langsung berkaitan dengan bandwidth. Semakin besar bandwidth, maka semakin besar pula kapasitas informasi yang dibawa. Fiber Optik adalah salah satu media transmisi berkecepatan tinggi, dengan cahayanya mampu menyalurkan data dengan kecepatan yang sangat tinggi. Beberapa teknik transmisi terus dikembangkan, untuk mendukung dan memperbaiki kinerja Fiber Optik. Wavelength Division Multiplexing (WDM) adalah salah satu teknologi multiplexing dalam komunikasi serat optik yang bekerja dengan membawa sinyal informasi yang berbeda pada satu serat optik dengan menggunakan panjang gelombang yang berbeda. Makalah ini menuangkan hasil penelitian perbandingan kinerja topologi Mesh dan Hybrid pada jaringan optik WDM dan pengaruh penggunaan Algoritma First-fit terhadap kinerja topologi keduanya. Dari hasil simulasi menggunakan MatPlanWDM dapat diketahui adanya perbandingan kinerja dengan menggunakan Algoritma First-fit pada tiap parameter terhadap trafik matrik dan perbandingan kinerja jaringan WDM dengan menggunakan algoritma First-fit. Penggunaan Algoritma First-fit pada topologi Mesh dan Hybrid sangat berpengaruh pada pemilihan panjang gelombang yang tersedia. Algoritma First-fit memilih panjang gelombang λ1 untuk ditempatkan pada semua link.
Interoperability and Reliability of Multiplatform MPLS VPN: Comparison of Traffic Engineering with RSVP-TE Protocol and LDP Protocol Nanang Ismail; Eki Ahmad Zaki; Muhamad Arghifary
CommIT (Communication and Information Technology) Journal Vol. 11 No. 2 (2017): CommIT Journal
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/commit.v11i2.2105

Abstract

One of the alternatives to overcome network scalability problem and maintaining reliability is using MPLS VPN network. In reallity, the current network is already using a multiplatform of several different hardware vendors, i.e., Cisco and Juniper platforms. This paper discusses the comparison of the simulation results to see interoperability of multiplatform MPLS VPN andreliability through traffic engineering using RSVP-TE and LDP protocols. Both the RSVP and LDP protocols are tested on a stable network and in a recovery mode,as well as non-load conditions and with additional traffic load. The recovery mode is the condition after the failover due to termination of one of the links in the network. The no-load condition means that the network is not filled with additional traffic. There is only traffic from the measurement activity itself. While network conditions with an additional load are conditions where there is an additional UDP packet traffic load of 4.5 Mbps in addition to the measurement load itself. On a stable network and without additional traffic load, the average delay on LDP protocol is 59.41 ms, 2.06 ms jitter, 0.08% packetloss, and 8.99 Mbps throughput. Meanwhile, on RSVP protocol, the average delay is 52.40 ms, 2.39 ms jitter, 12.18% packet loss, and 7.80 Mbps throughput. When failover occurs and on recovery mode, LDP protocol is48% of packet loss per 100 sent packets while on RSVP packet loss percentage is 35.5% per 100 sent packets. Both protocols have interoperability on the third layer of multiplatform MPLS VPN, but on heavy loaded traffic condition, RSVP protocol has better reliability than the LDP protocol.
Remote Control System For Multi Mobile Robot Using A Combination of Computer-Microcontroller Nanang Ismail; Okyza MP; Dimas Widyasastrena
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 2: EECSI 2015
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.078 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v2.805

Abstract

Various control systems have been used to optimizerobot performance, one of them is to utilize radio wave. The use ofradio wave is very common because they are cheap and easy todeploy. Radio frequency use is also various; some use VHF, someothers UHF for many purposes. One control system for one robot isdefinitely inefficient, therefore a continuous research on robotcontrol system is required to control multi robots with differentradio frequencies using one control system. This research is meantto develop multiple mobile robots using 40 MHz and 315 MHzfrequency within one system controlled by integrated computer andmicrocontroller. The frequency selection represents VHF and UHFfrequency. This research is a prototype for multi robot control.Testing is done with several methods; system interface testing, Lineof Sight robot control system, and robot control system in anobscured environment. System interface testing is done by usingserial port communication to communicate computer with 8-bitmicrocontroller using ASCII. Line of Sight testing exerts maximumrange of 4 meters using 40 MHz, and 10 meters using 315 MHz.Obscured environment testing exerts maximum range of 2.8 metersfor 40 MHz and 13.4 meters for 315 MHz.
Simulasi Perencanaan Site Outdoor Coverage System Jaringan Radio LTE di Kota Bandung Menggunakan Spectrum Frekuensi 700 MHz, 2,1 GHz dan 2,3 GHz Nanang Ismail; Innel Lindra; Agung Prihantono
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 2, No 1 (2016): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v2n1.27-35

Abstract

Long Term Evolution (LTE) dirancang untuk memberi solusi terhadap peningkatan kebutuhan layanan komunikasi yang semakin cepat. Akan tetapi ketersediaan alokasi frekuensi untuk LTE telah penuh, sehingga harus dilakukan pengaturan ulang frekuensi agar teknologi LTE ini bisa digunakan. Ada beberapa opsi mengenai frekuensi yang akan digunakan, yaitu Televisi analog (700 Mhz), GSM (1800 Mhz), 3G (2100 Mhz) dan WiMax (2300 Mhz). Pada makalah ini dibuat suatu simulasi perencanaan site outdoor coverage system jaringan radio LTE menggunakan spectrum frekuensi 700, 2100, 2300 MHz dengan target area kota Bandung dengan luas wilayah 167,7 Km2, terdiri dari 30 kecamatan dan 155 kelurahan agar dapat melayani pelanggan hingga tahun 2014 atau 2018 mendatang. Tahap pertama penelitian ini merupakan pengumpulan data jumlah penduduk dan peta digital kota Bandung untuk diolah hingga diperoleh estimasi jumlah penduduk kota Bandung tahun 2014 dan 2018 serta pembagian tipe area untuk setiap kelurahan. Tahap kedua merupakan analisis nominal RF Planning yang terdiri dari analisis berdasarkan keperluan trafik dan keperluan analisis. Analisis keperluan cakupan dilakukan berdasarkan perhitungan anggaran daya (link budget) serta perhitungan jari-jari sel menggunakan model propagasi outdoor Okumura-Hatta, Walfish-Ikegami dan Standford University Interim. Analisis keperluan trafik didasarkan pada perhitungan kebutuhan trafik dan kapasitas site. Kedua hasil analisis tersebut kemudian dibandingkan dan hasil nominal RF planning yang terbanyak dipilih sebagai dasar perhitungan selanjutnya hingga diperoleh suatu rekomendasi perancangan jaringan radio LTE di kota Bandung. Tahap  ketiga merupakan analisis peletakan site. Dari hasil perencanaan site outdoor coverage system jaringan radio LTE menggunakan frekuensi 2,1 GHz, 2,3 GHZ dan 700 MHz di kota Bandung diperoleh frekuensi yang paling cocok untuk teknologi LTE yaitu frekuensi 700 MHz menggunakan bandwidth 20 MHz, dengan jumlah site 27 buah untuk mencover area kota Bandung.
Integrasi Kriptografi Algoritma MARS dan Steganografi Metode Least Significant Bit (LSB) dengan Media File Berekstensi *.wav Alif Mukhron Amar Rizki; Nanang Ismail; Rina Mardiati
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 3, No 1 (2017): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v3n1.57-67

Abstract

Abstrak—Sistem keamanan data yang mengkombinasikan kriptografi dan steganografi sangat diperlukan dalam proses pertukaran pesan/informasi. Hal ini diperlukan karena berkembangnya kejahatan teknologi dengan berbagai teknik interupsi, penyadapan, modifikasi, maupun fabrikasi. Pada penelitian ini digunakan teknik kriptografi dengan algoritma MARS yang dapat menerima kunci yang bervariasi antara 128 – 1248 bit dan diintegrasikan ke dalam steganografi dengan metode Least Significant Bit (LSB) dengan mengganti bit-bit yang tidak terlalu berpengaruh dari berkas audio. Metode ini diharapkan dapat melindungi pesan rahasia secara ganda. Pembangunan aplikasi pada penelitian ini menggunakan software NetBeans dan bahasa pemrograman Java. Aplikasi yang diberi nama StegadulzWav berhasil mengkombinasikan kriptografi dan steganografi baik dalam menanam pesan maupun dalam pengambilan pesan rahasia. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran file teks yang digunakan untuk arsip pesan maka semakin baik kualitas stego-audio yang dihasilkan. Nilai MOS (Mean Opinion Score) dari tiga puluh responden berbanding lurus dengan nilai rata-rata Peak Signal to Noise Radio (PSNR) sebesar 42,04 dB yang dapat diterima dengan baik oleh pendengaran manusia. 
Rancang Bangun Mikrostrip Bandpass filter Pada Frekuensi 2,9 – 3,1 GHz Menggunakan Metode Open Stub Muhammad Iqbal; Nanang Ismail; Yuyu Wahyu
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.54-62

Abstract

Pada jurnal ini akan dibahas mengenai perancangan mikrostrip bandpass filter dengan metode open stub dengan melihat pada parameter yang sudah ditetapkan diantarnya adalah return loss, insertion loss dan VSWR. Penggunaan mikrostrip sendiri dipilih karena dapat menyiasati dimensi filter yang besar dan bandpass digunakan untuk meloloskan sinyal yang diinginkan. Hasil dari penggunaan metode open stub memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan menggunakan metode open stub yang dikombinasikan dengan metode lain. Hasil simulasi menunjukan nilai return loss -14,7126 dB, nilai insertion loss menunjukan -2,2722 dB dan nilai VSWR 1,4504 pada frekuensi 3 GHz. Pada hasil pengukuran menunjukan nilai return loss -10,649 dB, nilai insertion loss menunjukan -3,76 dB dan nilai VSWR 1,83 pada frekuensi 3 GHz. Hasil simulasi dan pengukuran terjadi perbedaan karena beberapa faktor yang tidak diperhitungkan saat simulasi sehingga terjadi perubahan nilai dari parameter filter. Dengan menggunakan jenis substrat yang berbeda dan ordo berbeda dapat menghasilkan nilai simulasi yang lebih baik dari substrat yang digunakan pada saat pabrikasi.
Pengukuran Coverage Outdoor Wireless LAN Dengan Metode Visualisasi Di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Eki Ahmad Zaki Hamidi; Nanang Ismail; Ramadhan Syahyadin
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 2, No 2 (2016): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v2n2.82-93

Abstract

Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung merupakan salah satu instansi pendidikan yang memanfaatkan wireless LAN sebagai media pembelajaran dan informasi, namun banyaknya penggunaan frekuensi dan channel pada wireless LAN dapat menyebabkan overlap hingga terjadi interferensi sinyal. Agar mendapatkan coverage jaringan yang baik pada perangkat outdoor wireless LAN, diperlukan suatu perencanaan dalam penempatan posisi antena dan perhitungan Link Budget yang terdiri dari free space loss, effective isotropically radiated power, received signal level dan system operating margin. Selain itu perhitungan dilakukan secara simulasi dengan menggunakan software Radio Mobile untuk melihat hasil coverage area secara visual. Pengukuran jaringan yang dilakukan terdiri dari 1 antena Server dan 3 access point yang ditempatkan pada posisi yang telah ditentukan berdasarkan kondisi eksisting. Hasil rancangan jaringan yang dianalisis menggunakan perhitungan Link Budget secara teori maupun simulasi  dengan nilai parameter System Operating Margin (SOM) terbesar pada server sebesar 47,26 dB, sedangkan pada access point#1 46,26 dB, access point#2 45,76 dB dan access point#3 39,5 dB dimana telah memenuhi batas perancangan sinyal yang baik.
Sistem Monitoring Suhu dan Kelembapan Secara Nirkabel pada Budidaya Tanaman Hidroponik Budi Haryanto; Nanang Ismail; Eko Joni Pristianto
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 3, No 1: June 2018
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v3.i1.2018.47-54

Abstract

Penelitian ini membahas sistem monitoring suhu dan kelembapan secara nirkabel dengan Xbee berbasis mikrokontroler yang dilakukan di tempat budidaya tanaman hidroponik. Mikrokontroler berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik yang dapat menyimpan program. Xbee berfungsi sebagai alat komunikasi nirkabel yang beroperasi pada frekuensi 2,4 Ghz dengan jarak jangkau mencapai 1.500 meter. Pada perancangan ini terdapat dua node, yaitu node pengirim dan node penerima. Node pengirim terdiri dari modul Arduino sebagai pengendali yang dihubungkan dengan sensor DHT11 sebagai masukan dan Xbee sebagai pengirim. Node penerima terdiri dari Xbee penerima yang dihubungkan pada modul Arduino sebagai pengolah data dan LCD untuk menampilkan data. Pada penelitian ini didapat hasil perbandingan sensor DHT11 dengan alat ukur Thermo-Hygro yaitu rata-rata error suhu 0,75℃ dan kelembapan 3%. Hasil pengujian empat unit sensor DHT11 di luar ruangan didapat nilai rata-rata suhu sebesar 28,94℃ dan kelembapan sebesar 59,6% dengan jarak jangkau Xbee mencapai 240 meter, sedangkan nilai rata-rata suhu dan kelembapan hasil pengujian di dalam ruangan yaitu 29,14℃ dan 58,86% dengan jarak jangkau Xbee mencapai 70 meter.
Penetration Testing using Kali Linux: SQL Injection, XSS, Wordpres, and WPA2 Attacks Teddy Surya Gunawan; Muhammad Kasim Lim; Mira Kartiwi; Noreha Abdul Malik; Nanang Ismail
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 12, No 2: November 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v12.i2.pp729-737

Abstract

Nowadays, computers, smart phones, smart watches, printers, projectors, washing machines, fridges, and other mobile devices connected to Internet are exposed to various threats and exploits. Of the various attacks, SQL injection, cross site scripting, Wordpress, and WPA2 attack were the most popular security attacks and will be further investigated in this paper. Kali Linux provides a great platform and medium in learning various types of exploits and peneteration testing. All the simulated attack will be conducted using Kali Linux installed on virtual machine in a compuer with Intel Core i5 and 8 GB RAM, while the victim’s machine is the host computer which run Windows 10 version 1709. Results showed that the attacks launched both on web and firewall were conducted successfully.