Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN MEMBACA NYARING KELAS IV SDN 2 PESAWAHAN BANDAR LAMPUNG 2012/2013 Desi Iryanti; Karomani Karomani; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.047 KB)

Abstract

The problem presented in this research was how is the learning process of Reading Aloud at the fourth grade students of SDN 2 Pesawahan Bandar Lampung in academic year of 2012/2013. Based on the problem above, the objective of this research was to describe the learning process of Reading Aloud including planning, implementation, and evaluation of learning Reading Aloud. Based on the result of this research, lesson plan created by teachers was less appropriate for its criteria i.e. the clarity of the formulation of learning objectives, learning scenario, and the completeness of instruments. The implementation of learning process including teachers' activity in the class consisted of pre-activity, while-activity, and post-activity. The students' activity in implementing Reading Aloud consisted of some criteria, but there were criteria of students' activity which were unappropriate when implementing learning process occured. The assessment or evaluation of students' work was conducted by teacher with testing technique, i.e. written test and oral test.Masalah yang dipaparkan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah proses pembelajaran membaca nyaring siswa kelas IV SD Negeri 2 Pesawahan Bandar Lampung tahun Pelajaran 2012/2013. Berdasarkan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran membaca nyaring meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran membaca nyaring. Berdasarkan hasil penelitian, Perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru kurang sesuai dengan beberapa kriteria Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, yaitu Kejelasan perumusan tujuan pembelajaran, kejelasan skenario pembelajaran, dan kelengkapaan instrumen. Pelaksanaan pembelajaran yang berupa aktivitas guru dalam kelas terdiri atas kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Kegiatan aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran membaca nyaring terdiri dari beberapa kriteria, namun ada kriteria aktivitas siswa yang tidak sesuai pada saat pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Penilaian hasil belajar siswa atau evaluasi pembelajaran dilakukan oleh guru dengan teknik tes, yaitu tes tertulis , dan tes lisan.Kata kunci : evaluasi, pelaksanaan, perencanaan.  
Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan dan CSR Pada Nilai Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di BEI Periode 2022-2024 Desi Iryanti; M. Muhayin A Sidik; Artie Ardhita Rachman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i5.7945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kinerja keuangan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Kinerja keuangan diproksikan oleh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Rasio Harga terhadap Nilai Buku (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, menghasilkan 21 perusahaan perbankan dengan total 63 observasi selama tiga tahun. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan ROE memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan BOPO tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, pengungkapan CSR berdasarkan Standar GRI 2021 memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan pengungkapan CSR memainkan peran penting dalam meningkatkan kepercayaan investor dan meningkatkan nilai perusahaan di sektor perbankan. Oleh karena itu, perusahaan didorong untuk mempertahankan kinerja keuangan yang kuat sekaligus memperkuat implementasi CSR untuk mendukung penciptaan nilai perusahaan yang berkelanjutan.