Dahri Iskandar
Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan FPIK, Institut Pertanian Bogor

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

VARIASI JUMLAH DAN JENIS HASIL TANGKAPAN JARING RAMPUS PADA UKURAN MATA JARING YANG BERBEDA DI PERAIRAN TELUK JAKARTA Iskandar, Dahri; ., Rosyidin; Aji, Singgih P
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 8, No 1 (2016): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.928 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v8i1.2651

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menentukan  variasi  hasil  jumlah  dan spesies  yang  tertangkap oleh  jaring  monofilament  gillnet  dengan  ukuran mata  jaring  berbeda.  Penelitian  ini  dilakukan dengan  melakukan  uji  coba penangkapan  di  laut  menggunakan  jaring  insang  dasar  dengan ukuran mata  jaring  3,0  inci,  3,5  inci  dan  4,0  inci.  Jaring  disusun  secara  selang seling  untuk memberikan  peluang  yang  sama  bagi  ikan  tertangkap  pada alat  tangkap  gillnet.  Uji  statistic Anova  dan  BNT  digunakan   terhadap jumlah  hasil  tangkapan  untuk  menentukan  perbedaan jumlah  hasil tangkapan  antar  mata  jaring  yang  berbeda.  Hasil  penelitian  menunjukan bahwa total  hasil  tangkapan  jaring  insang  selama  penelitian  adalah  405 ekor  yang  terdiri  6  (enam) spesies.   Hasil  tangkapan  terbesar  adalah rajungan  (Portunus  pelagicus)  dengan  jumlah tangkapan  sebanyak  235 ekor atau  58%  dari  total  hasil  tangkapan. Berdasarkan  hasil tangkapan pada mesh size yang berbeda total hasil tangkapan tertinggi terjadi pada mesh size 3 inci yaitu sebanyak 208 ekor. Adapun  hasil tangkapan terendah diperoleh jaring insang dengan mesh size 4.0 inci yakni sebanyak 56 ekor.  Berdasarkan hasil Uji Anova terhadap jumlah hasil tangkapan jaring insang dasar diperoleh hasil yang berbeda secara nyata (Fhit = 38,69 dan  α = 0,05).KATA KUNCI: Hasil tangkapan, jaring insang dasar, mata jaring, Teluk Jakarta.
Efisiensi Teknis dan Ekonomi Alat Tangkap Garuk dan Peluang Pengembangannya di Desa Rawameneng, Kabupaten Subang Iskandar, Dahri; Guntur, Ade
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 6, No 2 (2014): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1959.123 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v6i2.1816

Abstract

Alat tangkap garuk merupakan alat tangkap yang dominan di Desa RawamenengBlanakan. Alat ini memiliki produktifitas yang baik untuk menangkapkerang.Produktifitas alat tangkap garuk tersebut berhubungan dengan kemampuan alattangkap untuk memberikan hasil tangkapan yang baik dan keuntungan bagi nelayan.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisiensi teknis dan ekonomis alat tangkapgaruk dan menentukan peluang pengembangannya di Desa Rawameneng. Untukmenentukan produktifitas alat garuk, data yang diperoleh dianalisis secara teknis danekonomis. Hasil penelitian menunjukan bahwa efisiensi teknis alat tangkap garuk diDesa Rawameneng berkisar antara 0,22-6,41. Ditinjau dari sisi ekonomi alat tangkapgaruk mampu memberikan pendapatan dengan kisaran Rp39.790.000-Rp108.468.000dengan rata-rata Return of Investment 299 %, Revenue-Cost Ratio 4,36 dan waktupengembalian modal (Payback period) 0,33.
TINGKAT KERAMAHAN BUBU EKOR KUNING YANG DIOPERASIKAN NELAYAN DI PERAIRAN KEPULAUAN SERIBU Iskandar, Dahri; Bimasakti, Yudha; ., Zulkarnain; Baskoro, Mulyono S; Hariwisudho, Sugeng; Iskandar, Budhi H
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v13i2.14574

Abstract

Bubu merupakan alat tangkap yang banyak digunakan untuk menangkap berbagai jenis ikan demersal dan ikan karang. Bubu memiliki keunggulan dan kelemahan dalam menangkap ikan. Adanya kelebihan dan kelemahan yang dimiliki oleh alat tangkap bubu maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan keramahan bubu yang dioperasikan oleh nelayan di Perairan Kepulauan Seribu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan bubu yang terbuat dari kawat dengan ukuran p x l x t : 87,5 x 62,5 x 27,5 cm. Data berupa ukuran, jumlah, bobot dan jenis ikan hasil tangkapan, dikumpulkan dari hasil penangkapan dan dianalisis untuk mencapai tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukan total jumlah hasil tangkapan yang diperoleh selama penelitian sebanyak 624 ekor terdiri dari 23 spesies. Spesies yang dominan tertangkap adalah ikan ekor kuning (Caesio cuning) sebanyak 213 ekor, ikan ini termasuk famili Caesionidae. Distribusi ukuran ikan yang dominan tertangkap pada bubu selama penelitian memiliki panjang cagak berkisar antara 10-34 cm. Hasil tangkapan utama yang tertangkap selama penelitian memiliki bobot 83,003 gram dengan persentase 71,35%, sedangkan hasil tangkapan sampingan memiliki bobot 33,334 gram dengan proporsi 28,65%. Proporsi hasil tangkapan utama berupa ikan ekor kuning yang berukuran layak tangkap dan tidak layak tangkap adalah 48,36% : 51,64%. Bubu Ekor Kuning merupakan alat tangkap yang ramah lingkungan ditinjau dari indikator alat tangkap ramah lingkungan.Kata kunci: Alat tangkap, bubu, ikan ekor kuning, Kepulauan Seribu, ramah lingkungan.
Composition and distribution of Lutjanus johnii and other species using wire traps in the waters of Rigaih, Aceh Jaya Regency Nasruddin, Nasruddin; Baskoro, Mulyono S; Yusviandayani, Roza; Kurniawati, Vita Rumanti; Iskandar, Dahri
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 14, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.14.2.46225

Abstract

The catch results show that wire traps are an effective and selective fishing gear for Lutjanus johnii, with a total catch of 244.1 kg. The bycatch, consisting of 10 species, amounted to 208.1 kg, also caught using wire traps in the waters of Rigaih. This study aimed to identify the composition of the bycatch, the ratio between the target catches and the bycatch, and the size range of the dominant bycatch species caught during L. johnii fishing operations in Rigaih waters. The research was conducted in the waters of Rigaih during NovemberDecember 2024 using wire traps (dimensions: length x width x height = 120 x 100 x 75 cm). The results showed that the primary catch using wire traps was dominated by L. johnii, with a total of 135 individuals (48.7%) weighing 244.1 kg. The bycatch amounted to 208.1 kg (46.1%). The bycatch species included Caranx sexfasciatus with 42 individuals (15.2%) weighing 18.4 kg (4.1%), Lutjanus gibbus with 24 individuals (8.7%) weighing 31.9 kg (8.7%), and Epinephelus malabaricus with 24 individuals (8.7%) weighing 114.5 kg (25.3%). The dominant bycatch size classes caught in the wire traps included L. campechanus with a total length range of 1820 cm, L. campechanus with a total length range of 3045 cm, and Epinephelus malabaricus with a total length range of 4075 cm. The proportion of the target catch to bycatch by weight was 53.9% to 46.1%. This means that for every 1 kg of L. johnii caught, approximately 0.85 kg of bycatch was also captured.KeywordsLutjanus johniiwire trapAceh Jayasex ratiofish composition
Effect of Different Escape Vent on Collapsible Pot For Catching Mud Crab Iskandar, Dahri
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Saintek Perikanan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.422 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.8.1.13-19

Abstract

The objective of this research was to obtain optimum shape of escape vent to mud crab catch.  The research used common fishermen’s pot for catching mud crabs. Three types of escape vent were installed in the pot i.e. rectangular shaped escape vent, Ship Same Side Corner Rectangle (S3CR), circle shaped  escape vent while non escape vent pot was used as control. Result of research indicated that total catch of each escape vent type was as follow: circle shaped escape vent pot was 57 fishes or equal with 21.84% of total catch, S3CR shaped escape vent pot was 46 fishes or equal with 17.62 % of total catch and rectangular shaped escape vent pot was36 fishes or similar with 13.79 % of total catch. Kruskall-Wallis test also indicated that there was significantdifferent of total catch between different type of escape vent pot (P=0.000; Chi-Square = 22.659). Mud  crab catch of S3CR shaped escape vent pot was showing the highest catch than other type of escape vent pot. Kruskall- Wallis test on total catch of mud crab also indicated significantly different among different type of escape vent (P=0.005; Chi-Square = 12.667). Keywords: Collapsible pot, escape vent, mud crab, catch
Composition and distribution of Lutjanus johnii and other species using wire traps in the waters of Rigaih, Aceh Jaya Regency Nasruddin, Nasruddin; Baskoro, Mulyono S; Yusviandayani, Roza; Kurniawati, Vita Rumanti; Iskandar, Dahri
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 14, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.14.2.46225

Abstract

The catch results show that wire traps are an effective and selective fishing gear for Lutjanus johnii, with a total catch of 244.1 kg. The bycatch, consisting of 10 species, amounted to 208.1 kg, also caught using wire traps in the waters of Rigaih. This study aimed to identify the composition of the bycatch, the ratio between the target catches and the bycatch, and the size range of the dominant bycatch species caught during L. johnii fishing operations in Rigaih waters. The research was conducted in the waters of Rigaih during NovemberDecember 2024 using wire traps (dimensions: length x width x height = 120 x 100 x 75 cm). The results showed that the primary catch using wire traps was dominated by L. johnii, with a total of 135 individuals (48.7%) weighing 244.1 kg. The bycatch amounted to 208.1 kg (46.1%). The bycatch species included Caranx sexfasciatus with 42 individuals (15.2%) weighing 18.4 kg (4.1%), Lutjanus gibbus with 24 individuals (8.7%) weighing 31.9 kg (8.7%), and Epinephelus malabaricus with 24 individuals (8.7%) weighing 114.5 kg (25.3%). The dominant bycatch size classes caught in the wire traps included L. campechanus with a total length range of 1820 cm, L. campechanus with a total length range of 3045 cm, and Epinephelus malabaricus with a total length range of 4075 cm. The proportion of the target catch to bycatch by weight was 53.9% to 46.1%. This means that for every 1 kg of L. johnii caught, approximately 0.85 kg of bycatch was also captured.KeywordsLutjanus johniiwire trapAceh Jayasex ratiofish composition