Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Desain Kontrol Kecepatan Motor Brushless DC Menggunakan Double Boost Converter Berbasis PI Gita Arya Pratama; M. Krisna Ramadhani Ananta; Rio Winas Setia Budi; Belly Yan Dewantara; Iradiratu D. P.K
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini menampilkan desain double boost converter yang mempunyai kemampuan menggandakan tegangan dua kali lipat berturut turut beban DC yang menghasilkan tegangan output tambahan atau cadangan suplai pada beban. Pada umumnya double boost converter ini adalah konverter daya DC to Dc meningkatkan tegangan dari input (pasokan) ke output (beban) di desain menunjukkan bahwa dengan inputan sumber AC yang di searahkan terlebih dulu dengan converter penyearah berfungsi untuk mengatur kecepatan motor BLDC. Untuk pengontrolan pada beban motor menggunakan PI controller ( Proportional Integrator) dimana parameter PI controller diperoleh dari trial eror. PI controller juga berfungsi memperbaiki gelombang keluaran dan kecepatan motor BLDC.
Rancang Bangun Pengaturan Kecepatan Motor DC Menggunakan Metode Fuzzy Gain Scheduling PID Control Iradiratu Diah Prahmana Karyatanti; Belly Yan Dewantara; Moch. Renaldy Hardiansyah
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 5 No. 1 (2024): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/alinier.v5i1.5103

Abstract

Motor DC (Direct Current) atau sering disebut juga motor listrik arus searah merupakan suatu perangkat yang dapat mengubah energi listrik searah menjadi energi mekanik. Dalam kehidupan sehari-hari baik di industri dan rumah tangga, motor DC lebih sering digunakan untuk keperluan aplikasi yang membutuhkan variasi kecepatan. Beberapa kelebihan yang dimiliki motor DC diantaranya yaitu stabil dan tidak mempunyai kerugian daya reaktif. Variasi kecepatan motor DC dikembangkan dengan beberapa metode. Salah satu teknik dalam sistem kontrol untuk mengatasi permasalahan ini adalah menggunakan metode Fuzzy Gain Scheduling-PID control. Dimana parameter kontrol diubah secara otomatis jika terjadi perubahan kondisi operasi yang menyebabkan perubahan kinerja kontrol. Fuzzy Gain Scheduling-PID control merupakan motede hybrid dimana fuzzy berfungsi menghitung parameter kontrol PID (Kp, Ti dan Td), berdasarkan kondisi sinyal error dan delta erros. Dengan pengembangan aplikasi Fuzzy Gain Scheduling-PID control untuk memvariasikan kecepatan didapatkan kecepatan motor DC smooth sesuai yang diinginkan
Monitoring Bearing Motor Induksi Pada Variasi Noise Menggunakan Pengolahan Sinyal FFT Adistra Shanda Syahputi; Moch Iqbal Widjaya Ash Siddiq; Belly Yan Dewantara; Iradiratu Diah Prahmana Karyatanti; Muhammad Dzikri Akbar Bahtiar
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 5 No. 1 (2024): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/alinier.v5i1.5104

Abstract

Motor induksi memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan motor listrik jenis yang lain karena kontruksinya yang sederhana, handal dan berharga murah. Meskipun memiliki konstruksi yang kuat, bukan berarti motor induksi tidak pernah mengalami kerusakan. Kerusakan bagian motor yang sering terjadi adalah kerusakan bearing. Fault diagnosis (FD) secara kontinue diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan lebih parah, menjaga keandalan, menekan biaya perawatan, dan tindakan perawatan tepat waktu. Kebisingan lingkungan tidak dapat dihindari dari lokasi motor, sehingga pada penelitian ini FD akan diuji pada beberapa tingkat kebisingan lingkungan. Penelitian ini mengusulkan pengembangan FD elemen bearing dengan teknik non-invasive berdasarkan sinyal suara dengan mempertimbangkan pengaruh kebisingan lingkungan. Filtering sinyal suara harus dilakukan dengan cermat agar hasil deteksi tidak diragukan. Band-pass filter diterapkan untuk memberikan informasi frekuensi resonansi yang menggambarkan kondisi elemen bearing. Data analisis dan feature extraction menggunakan pendekatan fast fourier transform dan analisis spectrum. FD yang dikembangkan berupa hardware yang dirancang menggunakan Raspberry pi dengan software Phyton. Pengembangan ini menawarkan FD yang real-time dimana sinyal suara langsung diproses sehingga hasil diagnosis dapat ditampilkan di LCD. Signifikasi hasil penelitian adalah menawarkan sistem monitoring kondisi motor dengan hardware yang dikembangkan sehingga hasil deteksi lebih cepat, mudah, murah, dan akurasi tinggi meskipun ada pengaruh kebisingan lingkungan. Dengan metode yang diusulkan mendapatkan akurasi deteksi sebesar 95.58%.
Rancang Bangun Panel Photovoltaic dengan Automatic Sun Tracking System (ASTS) Untuk Mengoptimalan Serapan Energi Matahari Belly Yan Dewantara; Daeng Rahmatullah
J-Eltrik Vol 1 No 1 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v1i1.11

Abstract

Dewasa inipanel surya banyak digunakan sebagai pembangkit listrik mandiri, hal ini dapat kita lihat banyaknya pengaplikasian solar panel pada peralatan elektrik, seperti traffic light, penerangan umum dan lain-lain. Energi yang dihasilkan olehpanel surya dipengaruhi oleh sinar matahari yang diserap. umumnya solar panel diimplementasikan secara statis, ini menyebabkan daya serap energi matahari kurang maksimal pada pagi dan sore hari. Untuk memaksimalkan penyerapan sinar matahari, panel surya harus selalu menghadap tegak lurus terhadap posisi matahari. Sistem penjejak matahari otomatis diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut, sistem penjejak matahari ini menjadikan solar panel selalu tegak lurus menghadap matahari dan dapat mengikuti pergerakan matahari, sehingga serapan energi matahari lebih maksimal. Hasil dari pengujian menunjukkan penggunaan sistem tracking otomatis dapat membuat solar panel menyerap energi matahari lebih maksimal yang ditunjukkan dengan tegangan lebih stabil, dan daya lebih besar dibandng dengan solar panel statis. Sistem pelacak matahari ini mampu meningkatkan daya rata-rata hingga ±39-41 watt/hari dengan efisiensi penggunaan ASTS 81,66 % pada panel PV kapasitas 50 WP.
Optimasi DOCR Pada Sistem Distribusi Loop dengan Pembangkit Tersebar Menggunakan Algoritma Modified Particle Swarm Optimastion (MPSO) Daeng Rahmatullah; Belly Yan Dewantara
J-Eltrik Vol 1 No 1 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v1i1.10

Abstract

Untuk mendesain koordinasi proteksi pada sistem radial bukanlah hal yang sulit, namun pada sistem loop merupakan hal yang menantang bagi para peneliti, ditambah lagi sistem loop yang terkoneksi dengan pembangkit tersebar (DG). Untuk mensetting Directional Overcurent Relay (DOCR) sistem loop hanya menggunakan lowset, sehingga waktu operasi rele tergantung dari besaran arus gangguan. Arus gangguan akan akan bervariasi ababila ada DG didalam sistem. Perubahan On /OFF DG juga akan membuat arah arus berubah-ubah. Sehingga kita harus mensetting ulang rele proteksi. Untuk mensetting ulang sistem proteksi peneliti membutuhkan lebih banyak waktu. Metode Modified Particle Swarm Optimation (MPSO) di sarankan untuk mengurangi waktu perhitungan rele proteksi dan mendapatkan waktu proteksi yang paling optimum pada sistem LOOP yang terdapat DG. Data full load ampere (IFLA) peralatan dan Arus gangguan maksimum(Isc max) sebagai input MPSO dan lowset sebagai keluaran MPSO. Lowset hasil keluaran MPSO kemudian dimasukkan pada rele sebagai settingan DOCR. Hasil penelitian ini telah diuji dalam simulasi menggunakan software ETAP dengan sukses dan jelas bahwa metode MPSO adalam metode yang tepat untuk medapatkan setting rele dengan waktu yang optimum.
ELIMINASI HARMONISA PADA INDUCTION FURNACE MENGGUNAKAN FILTER HYBRID Hadi Setiawan; Belly Yan Dewantara; Istiyo Winarno
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol. 19 No. 1: Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v19i1.7219

Abstract

Induction Furnace is equipment that is widely used in the metal or steel industry, this equipment is usually used to process metallic or non-metallic minerals in the reduction or smelting process. Induction furnaces have a frequency value in an induction furnace that can reach 2000Hz, and the DC voltage can be adjusted to reach 800VDC. By using a filter you can reduce harmonics as small as possible until the waveform is closer to sinusoidal. Research to analyze the steps for installing a hybrid filter to reduce harmonic distortion. The analysis results from the hybrid filter simulation can reduce the total harmonic distortion value with the THD value according to IEEE 152-1992.
Genetic Algorithm-Based SVC Capacity Optimization for Voltage Stability in 500 kV Systems Winarno, Istiyo; Iradiratu Diah P K; Belly Yan Dewantara
JEEE-U (Journal of Electrical and Electronic Engineering-UMSIDA) Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : Muhammadiyah University, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jeeeu.v10i1.1737

Abstract

General Background: Voltage stability and reactive power management remain critical operational challenges in large-scale 500 kV transmission systems operating under high loading conditions. Specific Background: Static Var Compensators (SVCs) are widely applied to support voltage regulation; however, determining appropriate SVC capacity remains complex because inadequate sizing may reduce system performance and increase transmission losses. Knowledge Gap: Previous studies have frequently emphasized voltage improvement in simplified benchmark systems without comprehensively integrating realistic power flow simulation and transmission loss evaluation in large-scale networks. Aims: This study aims to determine the optimal SVC capacity using a Genetic Algorithm (GA) to improve voltage stability and reduce transmission losses in a 500 kV transmission system. Results: A quantitative simulation-based framework integrating ETAP load flow analysis and MATLAB-based GA optimization was implemented under steady-state operating conditions. The base-case scenario recorded a minimum voltage of 455.009 kV and total transmission losses of 607.32 MW. After applying optimized SVC capacities of 404.80 MVAr, 288.43 MVAr, and 175.94 MVAr at critical buses, voltage magnitudes increased by 0.98%–7.89%, while transmission losses decreased to 594.30 MW, representing a 13.02 MW reduction or 2.14% improvement. The convergence analysis confirmed stable optimization behavior within 100 generations. Novelty: The study introduces an integrated simulation–optimization framework combining ETAP and GA for practical SVC capacity determination in a realistic 500 kV transmission network. Implications: The findings provide a reproducible and practical reference for reactive power planning, voltage stability improvement, and transmission efficiency optimization in large-scale power systems.
Rancang Bangun Pembangkit Hybrid Pv Dan Turbin Angin Type Savonius Untuk Penerangan Pada Jalan Tol Naufal Wahyu Pramasetya; Belly Yan Dewantara
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC Vol 9, No 2 (2022): Special Edition
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/triac.v9i2.13423

Abstract

Sistem pembangkit hybrid didesain untuk memproduksi energi listrik, sistem ini terdiri dari beberapa unit pembangkit seperti PV, turbin angin, mikrohidro, dan generator, dengan menggunakan pembangkit hybrid PV dan turbin angin type savonius untuk penerangan pada jalan tol.  Pada pengujian ini dengan melakukan pengambilan data angin dan photovoltaic (PV) selama 2 hari, pengambilan data pada RPM generator DC, uji coba turbin angin dan PV selama 2 hari, dari dua sumber energi tersebut menghasilkan energi lebih besar untuk menyuplai baterai dan mampu menyalakan lampu beban DC 7watt selama 12 jam. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa photovoltaic (PV) akan bekerja secara optimal jika disinari matahari dengan suhu 25˚C dan tingginya radiasi matahari. Untuk menghasilkan energi listrik pada turbin angin generator diperlukan putaran 500 rpm keatas untuk menyuplai ke battery karna diperlukan tegangan 12v keatas. Dengan kecepatan angin 8 m/s keatas, putaran generator  mampu menghasilkan 12v keatas. Pada uji coba PV dan turbin angin ke-1 mendapatkan energi total 46,5 dan pada uji coba ke-2 mendapatkan energi 44,8. Dikarenakan faktor cuaca pengambilan data hanya sampai jam 12.30