Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Home Economics Journal

Pengaruh Hidrokoloid pada Karakteristik Sensoris Kue Kering Non-Gandum Anggraeni, Andian Ari; Handayani, Titin Hera Widi; Palupi, Sri
Home Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.755 KB)

Abstract

Penelitian ini mengembangkan produk kue kering non-gandum dari tepung komposit berbahan dasar tepung singkong modifikasi (mocaf). Kue kering choco-chips, kastengel, dan nastar dari tepung terigu (WF), modified cassava flour/mocaf (MCF), tepung beras (RF), tepung maizena (MF), isolat protein kedelai (ISP), dan hidrokoloid (xanthan gum (XG) dan guar gum (GG). Kue kering dievaluasi secara sensoris untuk menganalisa warna, aroma, tekstur, rasa dan penerimaan keseluruhan. Berdasar hasil uji sensoris, ditentukan kompisisi terbaik yang menghasilkan produk dengan tingkat kesukaan yang tidak berbeda nyata dengan produk gandum. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kue kering choco-chips dari mocaf 70%, tepung beras 25%, ISP 5% dan xanthan gum 2% basis tepung, menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris  lebih disukai daripada sampel lain, 2) kue kering kastengel dari mocaf 85%, tepung maizena 10%, ISP 5% dan xanthan gum 2,5% basis tepung, menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris    tidak berbeda nyata dengan sampel gandum, dan 3) kue kering nastar dari mocaf 75%, tepung beras 20%, ISP 5% dan guar gum 2% basis tepung, menghasilkan produk dengan karakteristik sensoris tidak berbeda nyata dengan sampel gandum.
Manajemen Pembelajaran Soft Skills Berpikir Tingkat Tinggi Berbasis PBL Bidang Patiseri Hamidah, Siti; Palupi, Sri; Yuriani, Yuriani
Home Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.974 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menemukan: perilaku soft skills berpikir tingkat tinggi (SBT), menemukan tema permasalahan patiseri, menemukan rancangan manajemen SBT berbasis PBL bidang patiseri. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development dalam bidang pendidikan yang diringkas menjadi 3 tahapan: 1) studi pendahuluan; 2) pengembangan model; dan 3) pengujian model. Penelitian ini merupakan tahap kedua berupa pegembangan rancangan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  pertama, perilaku SBT berbasis PBL terintegrasi bidang patiseri mencakup SBT berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreatifitas dan inovasi, kemauan untuk terus belajar, usaha keras mencapai sukses, strategi berpikir. Kedua, tema permasalahan patiseri meliputi: Analisis resep, analisis  karakteristik produk dilihat dari variasi bahan, analisis suhu dan produk, pengembangan produk, Ketiga, rancangan manajemen pembelajaran SBT terdiri atas 9 langkah meliputi: 1) menciptakan setting pembelajaran; 2) mahasiswa merancang usaha mewujudkan setiap perilaku SBT; 3) mengenal masalah patiseri; 4)  bekerja dalam tim untuk mengurai masalah; 5) brainstorming; 6) menemukan bukti empiris secara individu; 7) mengkaji literature; 8) diskusi dan berdebat dalam tim; dan 9) presentasi hasil.