Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Ekstrak Herbal Fermentasi dalam Air Minum terhadap Penampilan Produksi Ayam Broiler Rizki Palupi; Eli Sahara; Fitri Nova Liya Lubis; Dwi Puspita Sari
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 25, No 1 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.25.1.47-56.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan produksi ayam broiler yang diberi campuran ekstrak herbal yang telah difermentasi dalam air minum selama pemeliharaan. Penelitian dilaksanakan selama 35 hari di Laboratorium Kandang Percobaan Program Studi Peternakan Jurusan Teknologi dan Industri Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan 100 ekor ayam broiler yang ditempatkan dalam kandang postal ukuran 70x70x70 cm. Ayam broiler diberi pakan starter (BR1) sampai umur 21 hari, selanjutnya diberi pakan finisher (BR2) sampai umur 35 hari. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan merupakan penambahan ekstrak herbal fermentasi dalam air minum ayam broiler dengan dosis P0 (0 ml/liter), P1 (7,5 ml/liter), P2 (10 ml/ liter) dan P4 (12,5 ml/liter). Peubah yang diamati yaitu konsumsi ransum, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Data dianalisa dengan analisis ragam (ANOVA) dan jika perlakuan berpengaruh nyata, maka dilakukan uji lanjut dengan Duncan’t Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak herbal fermentasi dalam air minum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum dan konsumsi air minum, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan dan konversi ransum ayam broiler. Kesimpulan penelitian ini bahwa penambahan ekstrak herbal fermentasi dalam air minum sampai konsentrasi 12,5 ml/liter tidak mempengaruhi konsumsi ransum dan konsumsi air minum, tetapi dapat meningkatkan pertambahan bobot badan dan menurunkan angka konversi ransum ayam broiler. Konsentrasi penambahan ekstrak herbal fermentasi yang optimum adalah pada level 10 ml/liter dalam air minum, yaitu diperoleh konsumsi ransum sebesar 80,16 g/ekor/hari, konsumsi air minum 205,81 ml/ekor/hari, pertambahan bobot badan 65,79 g/ekor/hari dan konversi ransum sebesar 1,23.
Pengaruh lama fermentasi terhadap pH, total asam, dan amonia ampas jus limbah sayur sebagai pakan Sofia Sandi; Anggriawan Naidilah Tetra Pratama; Eli Sahara; Fitra Yosi; Meisji Liana Sari; Aptriansyah Susanda Nurdin
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v6i2.3640

Abstract

Market vegetable waste is the remains of vegetables that are not sold, the result of weeding, or parts of vegetables that are not used for human consumption. This study aimed to determine the effect of fermentation time on nutrient composition, pH value, total acid, and ammonia of vegetable market waste juices. This study used a fermentation method with cabbage, mustard greens, carrots, and tomatoes as well as 8% salt fermentation additives and 7.7% molasses. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. The treatments consisted of P0 (fermentation time 0 days), P1 (fermentation time 6 days), P2 (fermentation time 12 days), and P3 (fermentation time 18 days). The observed variables included pH, total acid, and ammonia with the duration of fermentation of vegetable market waste juice. The results showed that the duration of fermentation of vegetable market waste juice had a significant effect (P<0.05) on pH, total acid, and ammonia. This research can be concluded that fermentation with a duration of 12 days can increase ammonia and total acid and reduce pH.