Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keterlaksanaan Model Pembelajaran Predict Observe Explain pada Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit dan Pengaruhnya Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Nurlaili Nurlaili; Abu Bakar; Afrida Afrida
Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry Vol. 11 No. 1 (2019): Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry
Publisher : Pendidikan Kimia FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisic.v11i1.6833

Abstract

[Analysis of Implementation Predict Observe Explain Model at Electrolyte and Nonelectrolyte Solution Subject Matter and Impact to Student Science Process Skills] Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran predict observe explain dan pengaruhnya terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit di kelas X MIA SMAN 9 Kota Jambi. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan campuran (mix method) dengan menggunakan kedua data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi keterlaksanaan model oleh guru maupun siswa dan lembar observasi keterampilan proses sains siswa. Teknik analisis data kualitatif menggunakan Miles and Huberman dan teknik analisis data kuantitatif menggunakan uji korelasi product moment dan uji-t. Keterlaksanaan model POE oleh guru mengalami kenaikan setiap pertemuan, persentase keterlaksanaan model POE oleh siswa sebesar 74,56% dengan kategorikan baik, dan persentase keterampilan proses sains siswa sebesar 73,33% dikategorikan baik. Hubungan keterlaksanaan model POE oleh siswa dengan keterampilan proses sains siswa dikategorikan sangat kuat dengan nilai rxy 0,849. Uji signifikasi diperoleh thitung > ttabel (9,013>2,036) dengan dk 32 dan α = 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran POE pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa di kelas X MIA SMAN 9 Kota Jambi.
PENGARUH KARAKTERISTIK DAN KOMPETENSI PENYULUH TERHADAP KOMPETENSI PETERNAK SAPI POTONG MELALUI KINERJA PENYULUHAN DI KABUPATEN MERANGIN Nurlaili Nurlaili; Bagus Pramusintho; Nahri Idris
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1944

Abstract

Sektor peternakan sapi potong memiliki peranan strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi pedesaan. Kabupaten Merangin sebagai salah satu sentra sapi potong di Provinsi Jambi memiliki potensi besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya kompetensi peternak yang dipengaruhi oleh efektivitas penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik dan kompetensi penyuluh terhadap kinerja penyuluhan serta dampaknya terhadap kompetensi peternak sapi potong di Kabupaten Merangin.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 160 responden yang terdiri dari 80 penyuluhan peternakan dan 80 peternak sapi potong yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Merangin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penyuluh dan kompetensi penyuluh berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyuluhan. Selanjutnya, kinerja penyuluhan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi peternak sapi potong. Selain itu, kinerja penyuluhan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara karakteristik penyuluh dan kompetensi peternak, sedangkan hubungan antara kompetensi penyuluh dan kompetensi peternak tidak dimediasi oleh kinerja penyuluhan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi peternak lebih dipengaruhi oleh karakteristik penyuluh yang terimplementasi secara efektif melalui kinerja penyuluhan dibandingkan oleh kompetensi individual penyuluhan semata.